
1. DOGE Merah Setelah Gantikan Logo Twitter, Elon Musk Jualan? (Sumber: CNBC Indonesia)
Kebanyakan mata uang kripto telah mencatat kenaikan harian dan mingguan, dengan perubahan logo Twitter Elon Musk kepada anjing Shiba Inu menyebabkan banyak orang memperkuat nilai ini. Bitcoin meningkat sebesar 2,83% dalam satu hari terakhir dan 4,89% dalam satu minggu terakhir, sementara Ethereum mengalami kenaikan sebesar 5,67% dalam satu hari terakhir dan 7,55% dalam satu minggu terakhir. BNB rebounded sebesar 1,61%, sedangkan XRP turun sebesar 3,44% dalam satu minggu terakhir. DOGE melihat kenaikan mingguan sebesar 30,55%. Bursa saham Amerika Serikat mengalami koreksi ringan, sementara pasar tempat penampungan aman meningkat. Laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan kelemahan ekonomi, yang dapat menyebabkan resesi. Angka non-farm payroll dapat mempengaruhi Bitcoin mencapai $30.000.
2. Staking Vs Mining Kripto, Lebih Untung Mana? (Sumber: CNBC Indonesia)
Kebanyakan kriptocurrency dengan kapitalisasi tinggi mengalami koreksi harian, tetapi metode investasi staking di kripto hanya memerlukan modal untuk memperoleh keuntungan, berbeda dengan pertambangan yang memerlukan peralatan yang canggih. Bitcoin melemah sebesar 1,80% menjadi harga US$28.073,76 per koin, Ethereum melemah sebesar 0,73%, dan BNB turun sebesar 0,30%. Namun, DOGE, ETH, dan ADA mengalami peningkatan signifikan dalam seminggu terakhir. Menyediakan likuiditas token untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi melalui staking dapat lebih menguntungkan daripada hanya memegang token tersebut. Transisi penuh Ethereum ke jaringan proof-of-stake akan memungkinkan ETH staking untuk menarik dana dan meningkatkan keamanan dengan imbalan, mendorong aliran likuiditas token. Ini akan positif bagi kripto, terutama Ethereum, dalam hal peningkatan likuiditas di pasar dan aksesibilitas bagi pedagang Ethereum yang dipatok.
3. Harga Emas Rekor Tertinggi Setahun, Yuk Pesta Pora Lagi! (Sumber: CNBC Indonesia)
Harga emas meningkat setelah terjadi penurunan data pekerjaan di Amerika Serikat, tanda-tanda ekonomi melemah. Jumlah tenaga kerja baru di sektor swasta di AS meningkat sebesar 145.000 pada Maret 2023, turun dari 261.000 pada Februari dan di bawah ekspektasi pasar. Selain itu, hanya ada 9,93 juta pekerjaan baru yang tersedia pada Februari 2023, turun sebesar 632.000 dari Januari dan di bawah ekspektasi pasar. Data-data ini menunjukkan perlambatan inflasi dan melemahnya ekonomi AS, memberikan kesempatan bagi Federal Reserve AS untuk meredakan kebijakan. Emas ditutup pada $2.020,35 per ons Troy, yang tertinggi sejak 8 Maret 2022.
4. Pakar proyeksi suku bunga Fed akan capai puncak di level 5,25 persen (Sumber: Antara News)
Seorang ekonom memprediksi bahwa suku bunga Federal Reserve di AS akan mencapai puncaknya pada tahun ini sekitar 5,25 persen sebelum kemungkinan menurun menjelang akhir 2023. Suku bunga saat ini berkisar antara 4,75 persen hingga 5 persen, dengan hanya satu kenaikan lagi yang diprediksi sebelum mencapai puncaknya. Ekonom memprediksi bahwa suku bunga kemudian akan perlahan-lahan turun menjadi 3,5 persen pada tahun 2024, dan Federal Reserve berharap hal ini juga akan menyebabkan inflasi di AS turun menjadi 2 persen pada tahun 2025.
5. Harga Emas Masih Perkasa, Tapi Kok 6 Sahamnya di RI Loyo? (Sumber: CNBC Indonesia)
Meskipun harga emas patokan dunia cenderung naik, sebagian besar perusahaan pertambangan emas di Indonesia mengalami koreksi dalam sesi perdagangan Kamis. Pukul 09:56 WIB, tiga dari enam saham perusahaan pertambangan emas Indonesia mengalami penurunan lebih dari 1%, dua saham stagnan, dan hanya satu saham yang meningkat nilainya. Harga emas masih naik sebagai respons terhadap terus berlanjutnya pelemahan data pekerjaan Amerika Serikat (AS), yang dianggap positif untuk pasar emas.
Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.


