Harga Saham Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Hari Ini
Statistik Pasar
- 39,08 TMarket Cap
- 1,97 jtVolume
- 19,75 rbLot
- 3,1 MTurnover
- 1.571,02Rata-Rata
- 3,1 MNilai
- 1.575IEP
- 202IEV
Pantau harga saham BNGA hari ini di Pluang, diperbarui secara real-time dengan grafik live dan data pasar. Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memiliki kapitalisasi pasar sebesar 39,08 T, dengan total nilai perdagangan sebesar 3,1 M pada periode tersebut. Saham ini mencatat volume perdagangan sebesar 1,97 jt lembar (atau 19,75 rb lot, di mana 1 lot = 100 lembar), yang mencerminkan aktivitas pasarnya. Harga rata-rata perdagangan berada di 1.571,02, sementara total turnover mencapai 3,1 M, menunjukkan tingkat likuiditas. Indikator valuasi utama seperti IEP (Harga Keseimbangan Indikatif) sebesar 1.575 dan IEV (Volume Keseimbangan Indikatif) sebesar 202 lembar memberikan wawasan tambahan mengenai penemuan harga pra-pembukaan dan keseimbangan penawaran-permintaan. Statistik utama ini membantu investor menilai likuiditas, perilaku perdagangan, dan sentimen pasar terhadap BNGA di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beli dan jual saham BNGA di Pluang dengan data pasar real-time — aman dan diawasi OJK.
Profil Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank) was established in accordance with laws applicable in Indonesia by Notarial Deed No. 90 made by said Raden Meester Soewandi, Notary in Jakarta. For over forty four years since Bank Niaga was founded by Indonesia’s first generation of pioneers, entrepreneurs and intellectuals on 26 September 1955, it has pursued a solid course of growth by relying consistently on quality banking products and services, rigorous management, prudent allocation of earning assets, innovative technology and, above all, a work ethics that value integrity and the pursuits of excellence. With these foundation, Bank Niaga achieved several milestone : licensed as a foreign exchange bank in 1974, initiated an in-house executive development program in 1977, pioneered the ATM service in Indonesia in 1987, listed its shares on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges in 1989, and in 1997 launched the development of the Niaga 2001 operating system, which was fully implemented in 1999, to from the backbone of Bank Niaga’s operations into the 21st century. The Asian financial crisis of 1997 has adversely affected the business of Bank Niaga and those of its subsidiaries in life insurance, securities, financial services and investment management. Bank Niaga has restructured its subsidiary and affiliate holdings, by which it hopes to be able to focus more on its core banking services in order to survive crisis. With this strategy in place, and the full roll out of the Niaga 2001 information technology platform, Bank Niaga aims to commit its substantial resources to creating growth opportunities for its stakeholders in the Indonesian economic recovery.
Kabar
Cimb niaga dorong pengelolaan finansial keluarga lewat aplikasi octo
Cimb niaga akan bagikan dividen pada 13 mei 2026
Cimb niaga dirikan anak usaha baru
Bank cimb niaga raih pendapatan bunga bersih rp13,47 triliun
Cimb niaga (bnga) segera ajukan izin bus usai rampungkan akta pemisahan syariah
Cimb niaga perkuat literasi keuangan pelajar 2026
Banyak orang juga membeli
Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return, dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi.