ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Kamus
Nilai Intrinsik
shareIcon

Nilai Intrinsik

0  dilihat·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Nilai Intrinsik
Nilai intrinsik adalah nilai sesungguhnya dari suatu aset berdasarkan analisa fundamental, terlepas dari harga pasar yang berlaku saat ini.

Apa itu Nilai Intrinsik dalam Investasi Saham?

Konsep nilai intrinsik adalah fondasi dari value investing. Setiap bisnis memiliki nilai riil yang dapat diestimasi berdasarkan kemampuannya menghasilkan arus kas di masa depan. Harga pasar berfluktuasi karena sentimen, namun nilai intrinsik bergerak lebih lambat mengikuti perkembangan fundamental bisnis. Ketika harga pasar jauh di bawah nilai intrinsik, muncul peluang investasi yang menarik.

Metode Menghitung Nilai Intrinsik

Metode

Konsep Dasar

Cocok Untuk

DCF (Discounted Cash Flow)

Estimasi FCF masa depan, diskon ke nilai sekarang

Perusahaan dengan arus kas stabil dan terprediksi

Relative Valuation (PER/PBV)

Bandingkan dengan peer dan historis

Cepat, cocok untuk perbandingan antar emiten

Graham Number

√(22,5 × EPS × BVPS)

Value investing konservatif, cocok untuk saham defensif

SOTP (Sum of the Parts)

Valuasi tiap segmen bisnis terpisah

Konglomerasi dengan banyak anak usaha

Dividend Discount Model

PV dari semua dividen masa depan

Emiten dengan dividen konsisten dan terprediksi

Contoh Perhitungan Graham Number

Graham Number  =  √(22,5 × EPS × Book Value Per Share)

Contoh: EPS = Rp 500  |  BVPS = Rp 4.000

Graham Number  =  √(22,5 × 500 × 4.000)
              =  √45.000.000
              ≈  Rp 6.708 per lembar saham

Jika harga pasar < Rp 6.708 → potensi undervalued

Keterbatasan Estimasi Nilai Intrinsik

Nilai intrinsik bukanlah angka pasti — ini adalah estimasi yang bergantung pada asumsi. Perubahan kecil dalam asumsi pertumbuhan atau tingkat diskonto bisa menghasilkan nilai intrinsik yang sangat berbeda. Itulah mengapa Warren Buffett menekankan Margin of Safety — membeli di harga yang jauh di bawah estimasi nilai intrinsik untuk mengakomodasi kesalahan estimasi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nilai Intrinsik

Apakah nilai intrinsik bisa berubah? Ya. Nilai intrinsik berubah seiring perkembangan bisnis — laba yang meningkat, ekspansi ke segmen baru, atau perubahan kondisi industri semua mempengaruhi estimasi nilai intrinsik.

Istilah Terkait:  DCF Valuation  •  Overvalued/Undervalued  •  Margin of Safety  •  Graham Number  •  Value Investing
Ditulis oleh
channel logo
Marcella Kusuma
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1