Nilai Intrinsik
Nilai intrinsik adalah nilai sesungguhnya dari suatu aset berdasarkan analisa fundamental, terlepas dari harga pasar yang berlaku saat ini.
Apa itu Nilai Intrinsik dalam Investasi Saham?
Konsep nilai intrinsik adalah fondasi dari value investing. Setiap bisnis memiliki nilai riil yang dapat diestimasi berdasarkan kemampuannya menghasilkan arus kas di masa depan. Harga pasar berfluktuasi karena sentimen, namun nilai intrinsik bergerak lebih lambat mengikuti perkembangan fundamental bisnis. Ketika harga pasar jauh di bawah nilai intrinsik, muncul peluang investasi yang menarik.
Metode Menghitung Nilai Intrinsik
Metode | Konsep Dasar | Cocok Untuk |
DCF (Discounted Cash Flow) | Estimasi FCF masa depan, diskon ke nilai sekarang | Perusahaan dengan arus kas stabil dan terprediksi |
Relative Valuation (PER/PBV) | Bandingkan dengan peer dan historis | Cepat, cocok untuk perbandingan antar emiten |
Graham Number | √(22,5 × EPS × BVPS) | Value investing konservatif, cocok untuk saham defensif |
SOTP (Sum of the Parts) | Valuasi tiap segmen bisnis terpisah | Konglomerasi dengan banyak anak usaha |
Dividend Discount Model | PV dari semua dividen masa depan | Emiten dengan dividen konsisten dan terprediksi |
Contoh Perhitungan Graham Number
Graham Number = √(22,5 × EPS × Book Value Per Share) |
Keterbatasan Estimasi Nilai Intrinsik
Nilai intrinsik bukanlah angka pasti — ini adalah estimasi yang bergantung pada asumsi. Perubahan kecil dalam asumsi pertumbuhan atau tingkat diskonto bisa menghasilkan nilai intrinsik yang sangat berbeda. Itulah mengapa Warren Buffett menekankan Margin of Safety — membeli di harga yang jauh di bawah estimasi nilai intrinsik untuk mengakomodasi kesalahan estimasi.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nilai Intrinsik
Apakah nilai intrinsik bisa berubah? Ya. Nilai intrinsik berubah seiring perkembangan bisnis — laba yang meningkat, ekspansi ke segmen baru, atau perubahan kondisi industri semua mempengaruhi estimasi nilai intrinsik.
Istilah Terkait: DCF Valuation • Overvalued/Undervalued • Margin of Safety • Graham Number • Value Investing
Ditulis oleh
Marcella Kusuma





