Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Kamus

Apa Itu Stablecoin?
shareIcon

Apa Itu Stablecoin?

0  dilihat·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Apa Itu Stablecoin?

Stablecoin adalah jenis mata uang kripto yang nilainya dipatok ke aset lain, seperti mata uang fiat atau emas. Beli stablecoin di Pluang!

Apa itu Stablecoin?

Stablecoin adalah jenis mata uang kripto yang nilainya dipatok ke aset lain, seperti mata uang fiat atau emas. Karenanya, jenis aset ini dapat mempertahankan harga yang stabil.

Cryptocurrency jenis ini merupakan pilihan investasi alternatif daripada mata uang kripto lainnya yang memiliki volatilitas tinggi. Stabilitas nilai tukarnya membuat stablecoin lebih cocok digunakan untuk transaksi umum.

Transaksi yang menggunakan stablecoin dapat meliputi layanan keuangan berbasis blockchain hingga transaksi pembayaran barang dan jasa yang melibatkan dompet digital.

Bagaimana Cara Stablecoin Mempertahankan Nilainya?

Stabilitas nilai tukar stablecoin dijaga dengan mematokkan nilai pasar mereka kepada referensi eksternal. Referensi ini dapat berupa mata uang fiat seperti Dolar Amerika Serikat (USD), komoditas seperti emas, maupun instrumen keuangan lainnya.

Tujuan utama stablecoin adalah menyediakan alternatif terhadap volatilitas tinggi mata uang kripto populer seperti Bitcoin ($BTC), Ethereum ($ETH) bahkan memecoin. Volatilitas tinggi menjadikan aset digital kripto kurang relevan digunakan dalam transaksi sehari-hari.

Sejumlah blockchain menyediakan stablecoin khusus di jaringannya sebagai pasangan nilai tukar koin native di jaringan tersebut. Centralized maupun Decentralized Exchange (CEX/DEX) juga menyediakan pairing pool antara aset kripto konvensional dengan stablecoin untuk memudahkan transaksi pertukaran mata uang.

Mengapa Stablecoin Penting?

Stablecoin memainkan peran penting dalam ekosistem mata uang kripto. Berbeda dengan mata uang kripto konvensional yang menawarkan utilitas, kelangkaan hingga platform jaringan sebagai daya tawarnya, stabilitas nilai tukar stablecoin menjadikannya medium yang ideal bagi transaksi kripto di CEX dan DEX maupun dalam jaringan blockchain.

Keberadaan stablecoin memecahkan persoalan tingginya fluktuasi di pasar kripto yang menyulitkan proses transaksi. Dengan menyediakan pairing pool antara stablecoin dengan aset-aset kripto populer dan aset native suatu jaringan, persoalan fluktuasi dapat terselesaikan.

Stabilitas nilai tukar bertujuan untuk mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu dan mendorong adopsi kripto dalam transaksi reguler.

Apa Saja Jenis Stablecoin?

Ada tiga jenis utama stablecoin berdasarkan mekanisme yang digunakan untuk menjaga harganya tetap stabil, diantaranya adalah fiat-colaterized stablecoins, algorithmic stablecoins, dan asset-collateralized stablecoins.

1. Fiat-Collateralized Stablecoins

Jenis ini adalah jenis stablecoin yang paling umum, nilainya ditetapkan dengan mata uang fiat seperti Dolar AS, Euro, atau Yen, dengan rasio 1:1. Artinya, untuk setiap satu unit stablecoin yang beredar, ada satu unit mata uang fiat yang disimpan sebagai cadangan. Contohnya adalah Tether (USDT), USD Coin (USDC), dan Binance USD (BUSD).

2. Algorithmic Stablecoins

Tidak seperti jenis pertama, algorithmic stablecoins tidak dipatokkan dengan aset lain. Mereka menggunakan algoritma dan mekanisme smart contract untuk mengatur pasokan token dan menjaga harganya tetap stabil. Contohnya antara lain Terra USD (UST) dan Dai (DAI).

3. Asset-Collateralized Stablecoins

Stablecoin jenis ini menjaga nilainya dengan ditetapkan pada aset lain selain mata uang fiat. Aset yang dipergunakan seperti emas, minyak, atau bahkan cryptocurrency lainnya. Contohnya ialah Pax Gold (PAXG) yang dipatokkan dengan emas batangan, dan TrueUSD (TUSD) yang dipatokkan dengan keranjang mata uang fiat.

Bagaimana Regulasi Stablecoin?

Stablecoin terus diawasi oleh regulator karena pertumbuhannya yang cepat dan potensinya untuk mempengaruhi sistem keuangan yang lebih luas. Seiring dengan berkembangnya pasar stablecoin, badan regulator di seluruh dunia mengamati aset digital ini untuk memastikan mereka mematuhi undang-undang dan peraturan keuangan. Pengawasan bertujuan untuk melindungi investor dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

Bagaimana Peran Stablecoin dalam Ekosistem Mata Uang Kripto?

Stablecoin memainkan peran penting dalam ekosistem mata uang kripto. Sebab, kripto jenis ini bertujuan untuk memberikan kecepatan dan keamanan blockchain dengan mengurangi volatilitas yang dialami sebagian besar mata uang kripto.

Semula, stablecoin digunakan untuk membeli mata uang kripto pada platform perdagangan yang tidak menawarkan pasangan perdagangan mata uang fiat. Kini adopsi stablecoin telah berkembang. Saat ini, stablecoin digunakan dalam beberapa layanan keuangan berbasis blockchain, seperti platform pinjaman, dan bahkan dapat digunakan untuk membayar barang dan jasa.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Coinbase

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Fathia Nurul Haq

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

PDB Per Kapita

Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1