ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Berapa Total Pasokan XRP? Supply Lengkap dan Konversi Rupiah 2026
shareIcon

Berapa Total Pasokan XRP? Supply Lengkap dan Konversi Rupiah 2026

7 Jul 2026, 2:44 PM
·
Waktu baca: 8 menit
shareIcon
bridge-xrp-total-pasokan-xrp-konversi-rupiah
Total pasokan XRP adalah maksimum 100 miliar token, jauh lebih besar dibanding Bitcoin yang dibatasi 21 juta koin. Berdasarkan candle penutupan 6 Juli 2026, harga 1 XRP setara Rp20.584.000. Artikel ini membahas rincian total supply, jumlah XRP yang sudah beredar (circulating supply), cara kerja mekanisme penguncian (escrow) Ripple, serta cara mengonversi dan membeli XRP di Indonesia secara lengkap.

Apa Itu XRP dan Bagaimana Total Pasokannya Ditentukan?

XRP adalah crypto asli dari XRP Ledger, jaringan blockchain yang dirancang Ripple Labs untuk mempercepat transfer nilai lintas negara, khususnya untuk pembayaran lintas batas antarbank dan lembaga keuangan. Berbeda dari Bitcoin yang pasokannya bertambah lewat proses mining, seluruh 100 miliar token XRP sudah dicetak sejak awal peluncuran jaringan pada 2012. Tidak ada mekanisme mining tambahan yang bisa menambah jumlah token di masa depan — ini adalah salah satu perbedaan struktural paling mendasar antara XRP dan Bitcoin.

Karena seluruh token sudah ada sejak awal, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor bukan "berapa total pasokan XRP" saja, tapi juga "berapa yang benar-benar beredar di pasar saat ini" — karena sebagian besar token XRP masih dikunci dan belum ikut memengaruhi harga di pasar terbuka. Memahami perbedaan ini penting supaya investor tidak salah menafsirkan data pasokan saat membandingkan XRP dengan aset crypto lain.

XRP Ledger sendiri dikenal karena kecepatan settlement transaksinya yang hanya membutuhkan waktu sekitar 3-5 detik, jauh lebih cepat dibanding transfer bank konvensional lintas negara yang bisa memakan waktu berhari-hari. Biaya transaksinya juga tergolong sangat kecil dibanding banyak jaringan blockchain lain, yang membuat XRP sering disebut-sebut sebagai "jembatan likuiditas" dalam ekosistem pembayaran digital. Karakteristik inilah yang membedakan use case XRP dari sebagian besar aset crypto lain yang lebih berfokus pada penyimpanan nilai atau kontrak pintar. Beberapa lembaga keuangan dan penyedia layanan remitansi di berbagai negara juga telah menjajaki penggunaan teknologi XRP Ledger untuk mempercepat proses settlement lintas mata uang, meski adopsi dalam skala besar masih terus berkembang seiring waktu.

Berapa Total Supply dan Circulating Supply XRP?

MetrikJumlah (Token)Keterangan
Total Supply (Maksimum)100.000.000.000 XRPJumlah maksimum yang pernah dan akan pernah dicetak
Circulating SupplySekitar 58-60 miliar XRPJumlah yang benar-benar beredar dan diperdagangkan di pasar
Token Terkunci (Escrow)Sisanya, dilepas bertahapDikunci Ripple lewat smart contract escrow, dirilis maksimum 1 miliar per bulan

Selisih antara total supply dan circulating supply ini penting untuk dipahami karena market cap yang sering ditampilkan di aplikasi crypto biasanya dihitung dari circulating supply, bukan total supply. Kalau kamu melihat dua angka market cap yang berbeda untuk XRP di sumber yang berbeda, kemungkinan besar itu karena perbedaan metrik supply yang dipakai oleh masing-masing penyedia data.

Sebagai perbandingan sederhana, bila seluruh 100 miliar token XRP sudah beredar bebas tanpa mekanisme escrow, tekanan jual berpotensi jauh lebih besar dan harga bisa lebih volatil. Karena itu, mekanisme penguncian bertahap menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga stabilitas pasokan XRP di pasar. Beberapa analis crypto bahkan secara rutin memantau rasio circulating supply terhadap total supply sebagai salah satu indikator tambahan untuk menilai potensi tekanan jual jangka panjang, meskipun indikator ini tetap harus dikombinasikan dengan analisis fundamental dan teknikal lain sebelum mengambil keputusan investasi.

Bagaimana Mekanisme Escrow XRP Bekerja?

Ripple mengunci puluhan miliar token XRP dalam smart contract escrow di XRP Ledger sejak akhir 2017 untuk menjaga prediktabilitas pasokan. Setiap awal bulan, maksimum 1 miliar XRP dilepas dari escrow untuk mendukung operasional bisnis, kemitraan, dan pengembangan ekosistem. Token yang tidak digunakan pada bulan tersebut akan dikembalikan ke escrow baru dengan jadwal rilis yang diperpanjang ke bulan-bulan berikutnya.

Mekanisme ini dirancang supaya tidak ada lonjakan pasokan mendadak yang bisa menekan harga secara ekstrem dalam waktu singkat. Bagi investor, memantau jadwal rilis escrow bisa menjadi salah satu indikator tambahan untuk memahami dinamika pasokan XRP, meski bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi pergerakan harga di pasar.

Mekanisme escrow XRP juga sering dibandingkan dengan skema unlock token proyek crypto lain, seperti jadwal vesting token untuk tim dan investor awal pada banyak proyek blockchain baru. Bedanya, escrow XRP sudah berjalan konsisten selama bertahun-tahun dengan pola yang relatif dapat diprediksi, sehingga risikonya cenderung lebih mudah diantisipasi dibanding proyek yang jadwal unlock tokennya baru berjalan atau masih berubah-ubah. Konsistensi jadwal rilis ini juga menjadi salah satu alasan mengapa XRP sering dianggap memiliki profil pasokan yang relatif transparan dibanding banyak proyek crypto lain yang jadwal unlock-nya kurang terbuka ke publik.

Berapa 1 XRP ke Rupiah Hari Ini?

Berdasarkan candle penutupan 6 Juli 2026, harga 1 XRP dikonversi ke rupiah berada di angka Rp20.584.000. Karena harga crypto bergerak dinamis 24 jam nonstop tanpa mengenal jam bursa tutup, angka ini bisa berubah signifikan dalam hitungan menit akibat sentimen pasar global, berita regulasi, maupun pergerakan Bitcoin sebagai aset crypto dengan kapitalisasi terbesar yang sering memengaruhi arah pasar secara keseluruhan.

Untuk konversi real-time yang paling akurat, gunakan fitur cek harga langsung di aplikasi Pluang alih-alih mengandalkan angka statis dari artikel manapun, termasuk artikel ini. Harga yang tertera di sini adalah snapshot pada satu titik waktu tertentu dan tidak mencerminkan harga saat kamu membaca artikel ini. Sebagai gambaran, pergerakan harga XRP dalam satu hari perdagangan saja bisa mencapai beberapa persen ke atas maupun ke bawah, sehingga penting untuk selalu mengacu pada harga real-time, bukan angka historis, setiap kali akan bertransaksi.

Cara Menghitung Konversi XRP ke IDR

Rumus konversinya sederhana:

Jumlah XRP × Harga 1 XRP dalam Rupiah = Nilai dalam Rupiah

Contoh: jika kamu memiliki 0,5 XRP dan harga acuan 1 XRP adalah Rp20.584.000, maka nilai kepemilikanmu adalah 0,5 × Rp20.584.000 = Rp10.292.000. Perhitungan ini berlaku untuk jumlah XRP berapa pun, tinggal sesuaikan dengan harga terkini saat transaksi. Contoh lain, jika kamu memiliki 2 XRP dengan harga acuan yang sama, nilai kepemilikanmu menjadi 2 × Rp20.584.000 = Rp41.168.000. Rumus yang sama ini bisa kamu pakai untuk pecahan XRP berapa pun, karena XRP — seperti kebanyakan aset crypto lain — bisa dibeli secara fraksional, tidak harus dalam kelipatan satu token utuh.

Cara Membeli dan Konversi XRP di Pluang

  1. Buka aplikasi Pluang dan pastikan akun sudah terverifikasi KYC.
  2. Masuk ke menu Crypto dan cari XRP menggunakan fitur pencarian.
  3. Lihat harga XRP dalam Rupiah secara real-time di halaman detail aset, lengkap dengan grafik pergerakan harga historisnya.
  4. Masukkan nominal Rupiah atau jumlah XRP yang ingin dibeli sesuai kemampuan finansial kamu.
  5. Konfirmasi transaksi — XRP akan langsung masuk ke portofolio crypto kamu di Pluang dan bisa dipantau kapan saja.

Selain membeli secara spot, kamu juga bisa memanfaatkan fitur Screeners di Pluang untuk membandingkan performa XRP dengan aset crypto lain sebelum memutuskan alokasi portofolio, sehingga keputusan investasi lebih berdasar data ketimbang sekadar mengikuti tren sesaat di media sosial.

Kenapa Harga XRP Bisa Berbeda di Setiap Platform?

Harga XRP yang tampil di satu exchange bisa sedikit berbeda dari exchange lain karena beberapa faktor: likuiditas pasangan trading, volume order book, dan waktu update harga masing-masing platform. Selisihnya biasanya kecil dan cepat menyempit kembali karena mekanisme arbitrase pasar, tapi tetap penting untuk selalu mengecek harga langsung di aplikasi tempat kamu bertransaksi, seperti di Pluang, sebelum mengonfirmasi order — terutama saat volatilitas pasar sedang tinggi. Perbedaan harga antarplatform juga bisa lebih terasa saat volume perdagangan sedang rendah, misalnya di jam-jam sepi pasar global, sehingga selisih harga sesaat bukan berarti ada kesalahan sistem, melainkan dinamika normal dari pasar yang terdesentralisasi.

Risiko dan Keuntungan Investasi XRP di Pluang

XRP termasuk aset crypto dengan volatilitas tinggi. Harga dapat naik atau turun tajam dalam hitungan jam akibat sentimen regulasi, perkembangan kemitraan Ripple dengan institusi keuangan, maupun sentimen pasar crypto secara umum. Selain itu, jadwal rilis escrow bulanan juga berpotensi memengaruhi persepsi pasokan di pasar, meski dampaknya terhadap harga tidak selalu instan atau proporsional. Investor sebaiknya tidak mengalokasikan dana dalam jumlah besar ke satu aset crypto saja dan selalu menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Di sisi lain, Pluang menyediakan akses ke XRP dan ribuan pilihan crypto lain dalam satu aplikasi yang sudah digunakan lebih dari 13 juta pengguna di Indonesia. Selain trading spot, Pluang juga menyediakan crypto perpetual dengan leverage hingga 25x bagi trader yang ingin strategi lebih agresif, lengkap dengan Screeners untuk membantu analisis teknikal dan fundamental sebelum mengambil posisi. Seluruh layanan crypto di Pluang berjalan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan Bank Indonesia (BI).

Bagi investor yang ingin diversifikasi lebih luas, Pluang juga menyediakan akses ke saham Indonesia, saham AS, reksa dana, dan emas dalam satu ekosistem yang sama, sehingga portofolio XRP kamu bisa diseimbangkan dengan kelas aset lain tanpa harus membuka rekening di banyak platform berbeda. Pendekatan diversifikasi lintas kelas aset ini sering direkomendasikan sebagai salah satu cara mengelola risiko, mengingat setiap kelas aset punya karakteristik volatilitas dan siklus pasar yang berbeda-beda.

Penting juga dicatat bahwa meskipun XRP memiliki use case yang cukup jelas di sektor pembayaran lintas negara, harga pasar aset crypto secara umum tetap sangat dipengaruhi sentimen makro, termasuk kebijakan suku bunga bank sentral global dan regulasi crypto di berbagai yurisdiksi. Investor pemula disarankan untuk memulai dengan nominal kecil, memahami risikonya terlebih dahulu, dan tidak menggunakan dana kebutuhan pokok untuk berinvestasi di aset yang volatilitasnya tinggi seperti XRP.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa total pasokan XRP yang akan pernah beredar?

Total pasokan maksimum XRP adalah 100 miliar token, seluruhnya sudah dicetak sejak peluncuran XRP Ledger pada 2012 dan tidak akan bertambah lagi di masa depan.

Berapa circulating supply XRP saat ini?

Circulating supply XRP berada di kisaran 58-60 miliar token, sementara sisanya masih dikunci dalam mekanisme escrow Ripple dan dilepas bertahap maksimum 1 miliar token per bulan.

Apakah XRP bisa ditambang seperti Bitcoin?

Tidak. Berbeda dari Bitcoin yang pasokannya bertambah lewat mining, seluruh token XRP sudah dicetak di awal dan tidak ada mekanisme penambangan yang bisa menambah jumlahnya.

Berapa harga 1 XRP dalam Rupiah?

Berdasarkan candle penutupan 6 Juli 2026, harga 1 XRP setara Rp20.584.000. Harga ini bergerak dinamis, jadi selalu cek harga real-time di aplikasi sebelum bertransaksi.

Kenapa Ripple mengunci sebagian token XRP di escrow?

Escrow dibuat untuk menjaga prediktabilitas pasokan dan mencegah lonjakan token beredar secara mendadak yang berpotensi menekan harga secara ekstrem dalam waktu singkat.

Apakah aman membeli XRP secara online?

Aman, selama dibeli melalui platform yang berizin dan diawasi regulator resmi seperti Bappebti dan OJK, dengan sistem keamanan dana dan data yang jelas dan transparan. Selalu waspadai penipuan yang mengatasnamakan platform resmi, dan pastikan kamu hanya mengunduh aplikasi resmi dari sumber terpercaya.

Bagaimana cara cek harga XRP secara real-time?

Kamu bisa membuka menu Crypto di aplikasi Pluang dan mencari XRP untuk melihat harga terkini dalam Rupiah, lengkap dengan grafik pergerakan harga historisnya.

Apakah harga XRP di semua exchange selalu sama?

Tidak selalu persis sama. Selisih kecil bisa terjadi akibat perbedaan likuiditas dan volume order book di masing-masing platform, meski selisihnya biasanya cepat menyempit karena arbitrase pasar.

Apakah total pasokan XRP bisa bertambah di masa depan?

Tidak bisa. Seluruh 100 miliar token XRP sudah dicetak sejak peluncuran jaringan pada 2012 dan protokolnya tidak dirancang untuk mencetak token tambahan di kemudian hari.

Kesimpulan

Total pasokan XRP dibatasi maksimum 100 miliar token, dengan sekitar 58-60 miliar di antaranya sudah beredar di pasar dan sisanya masih dikunci lewat mekanisme escrow Ripple yang dilepas bertahap maksimum 1 miliar token per bulan. Berdasarkan candle penutupan 6 Juli 2026, harga 1 XRP setara Rp20.584.000, meski angka ini bisa berubah signifikan setiap saat karena sifat pasar crypto yang bergerak 24 jam nonstop. Memahami struktur pasokan ini — total supply, circulating supply, dan mekanisme escrow — membantu investor menilai XRP secara lebih objektif, terlepas dari sentimen jangka pendek yang sering mewarnai pasar crypto.

Untuk memantau harga XRP secara real-time sekaligus membeli dengan proses yang mudah dan aman, kamu bisa menggunakan aplikasi Pluang yang sudah berizin dan diawasi OJK, Bappebti, dan Bank Indonesia. Dengan satu aplikasi yang sama, kamu juga bisa mendiversifikasi portofolio ke aset crypto lain, saham, reksa dana, hingga emas sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1