Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Staking Mirip Deposito? Pahami Cara Kerja Staking Crypto
shareIcon

Staking Mirip Deposito? Pahami Cara Kerja Staking Crypto

10 Aug 2026, 2:33 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
staking-crypto-mirip-deposito-cara-kerja
Staking mirip deposito dalam alur, tetapi bukan produk simpanan bank. Per 24 September 2026, tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk simpanan rupiah di bank umum adalah 3,75% (berlaku 1 Juli–30 September 2026). Reward staking di Pluang berbentuk APR (persentase reward per tahun) yang berubah mengikuti kondisi jaringan blockchain: ETH 1,19%, SOL 2,22%, dan ATOM 6,98% (halaman Crypto Staking Pluang, 24 September 2026). Staking juga tidak termasuk cakupan penjaminan LPS.Kalau istilah staking terdengar asing, bayangkan konsep yang lebih familiar: kamu menyimpan aset untuk jangka waktu tertentu, lalu aset tersebut menghasilkan imbalan. Bedanya, yang digunakan bukan rupiah di rekening deposito, melainkan crypto yang sudah kamu miliki. Melalui Crypto Staking di Pluang, aset seperti ETH, SOL, atau ATOM dapat dikunci untuk mendukung jaringan blockchain dan menghasilkan reward.

Apakah Staking Sama dengan Deposito?

Jawaban Singkat

  • Jawabannya tidak: staking bukan deposito, tetapi alurnya mirip, yaitu aset disisihkan sementara lalu menghasilkan imbalan.
  • Dasarnya berbeda: staking memakai crypto di jaringan proof-of-stake, bukan rupiah di bank.
  • Perlindungannya berbeda: staking tidak masuk cakupan penjaminan LPS, APR berubah, dan harga crypto tetap berfluktuasi.

Analogi deposito membantu karena aset disisihkan, tidak dipakai untuk sementara waktu, lalu menghasilkan imbalan, dan kamu tidak perlu trading setiap hari untuk menjalankan prosesnya. Namun, kemiripannya berhenti di situ. Simpanan bank dapat masuk cakupan penjaminan LPS bila memenuhi syarat, antara lain tercatat di pembukuan bank dan bunga yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS. Staking tidak memiliki penjaminan tersebut, sehingga staking sebaiknya tidak dipahami sebagai “deposito versi crypto” secara harfiah.

Apa Itu Staking Crypto dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Staking adalah proses mengunci aset crypto pada jaringan proof-of-stake untuk membantu memvalidasi transaksi dan menjaga integritas blockchain, dengan imbalan reward dalam coin yang sama.

Jaringan proof-of-stake memilih validator berdasarkan aset yang dikunci. Di Ethereum, mengaktifkan satu validator memerlukan minimal 32 ETH (ethereum.org, Februari 2025), sehingga pemegang dengan jumlah lebih kecil biasanya berpartisipasi lewat layanan yang mendelegasikan asetnya ke validator. Validator yang terbukti berperilaku menyimpang dapat terkena slashing, yaitu sebagian aset yang di-stake dimusnahkan dan validator dikeluarkan dari jaringan (ethereum.org, Februari 2025).

Di Pluang, proses teknis ke validator ditangani untukmu. Kamu cukup memilih aset yang didukung, menentukan jumlah yang ingin di-stake, dan mengonfirmasi transaksi. Permintaan diproses dalam batch harian pukul 09.00 WIB. Setelah periode bonding (masa tunggu wajib yang ditetapkan jaringan sebelum staking aktif) selesai, reward mulai terakumulasi sesuai APR yang berlaku.

Apa Bedanya Staking dengan Deposito Bank?

Perbedaan utamanya ada pada aset dasar, sumber imbalan, penjaminan, dan risiko harga. Tabel berikut merangkum perbandingannya per 24 September 2026.

Perbandingan deposito bank rupiah dan staking di Pluang, data per 24 September 2026
AspekDeposito bank (rupiah)Staking di Pluang
Aset yang disimpanUang rupiah di bankCrypto yang didukung jaringan proof-of-stake (ETH, SOL, ATOM)
Sumber imbalanBunga atau bagi hasil dari bankReward karena aset membantu operasional jaringan blockchain
Tingkat imbalan (% per tahun)Ditetapkan masing-masing bank. Tingkat bunga penjaminan LPS untuk rupiah di bank umum: 3,75% (1 Juli–30 September 2026)APR berubah mengikuti jaringan: ETH 2%, SOL 4,5%, ATOM 11%
Satuan imbalanRupiahCoin yang sama dengan yang di-stake
PenjaminanSimpanan bank dapat masuk cakupan penjaminan LPS bila memenuhi syaratTidak masuk cakupan penjaminan LPS
Nilai aset utamaTercatat dalam rupiahHarga crypto dapat naik atau turun
Waktu aksesMengikuti tenor dan ketentuan pencairan bankMengikuti periode bonding dan unbonding yang ditetapkan jaringan

Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 24 September 2026. Sumber: halaman Crypto Staking Pluang dan LPS.

Kedua angka tidak dapat dibandingkan langsung. Tingkat bunga penjaminan LPS adalah batas bunga simpanan yang masih masuk cakupan penjaminan, bukan bunga yang dibayarkan bank kepada setiap nasabah. Sementara itu, APR staking adalah reward dalam coin yang nilainya mengikuti harga pasar.

Berapa Reward Staking ETH, SOL, dan ATOM di Pluang?

Per 24 September 2026, APR staking untuk member reguler di Pluang adalah 1,19% untuk ETH, 2,22% untuk SOL, dan 6,98% untuk ATOM, dan angka ini dapat berubah mengikuti kondisi jaringan. Member Pluang+ mendapat APR yang lebih tinggi, jadi cek angka terbarunya di halaman Crypto Staking. Reward bersifat estimasi, bukan jaminan.

  • Akumulasi harian: reward terakumulasi setiap hari berdasarkan jumlah yang di-stake dan APR yang berlaku.
  • Dibayar dalam coin yang sama: ETH menghasilkan ETH, SOL menghasilkan SOL, dan ATOM menghasilkan ATOM.
  • Dibagikan setiap Selasa: reward yang sudah terkumpul dibagikan secara mingguan.
  • Jumlah minimum: 0,01 ETH dan 0,1 SOL, sedangkan minimum ATOM ditampilkan di aplikasi.

Bisakah Staking Memakai Crypto yang Sudah Kamu Miliki?

Bisa. Staking tidak selalu mengharuskan pembelian baru: jika kamu sudah memiliki ETH, SOL, atau ATOM dan saldonya memenuhi minimum staking, kamu dapat memakai sebagian dari kepemilikan tersebut.

  • Pilih jumlah sendiri: kamu tidak harus melakukan staking pada seluruh saldo crypto.
  • Reward dalam coin yang sama: ETH menghasilkan reward ETH, SOL menghasilkan SOL, dan ATOM menghasilkan ATOM.
  • Terakumulasi otomatis: setelah staking aktif, reward dihitung berdasarkan jumlah aset dan APR yang berlaku.
  • Tetap ada risiko harga: nilai coin yang kamu miliki dapat berubah selama periode staking.

Konsepnya sederhana: daripada seluruh aset hanya tersimpan di wallet, kamu dapat memilih sebagian untuk menghasilkan tambahan coin. Namun, aset yang di-stake tidak langsung tersedia untuk diperdagangkan, jadi sesuaikan porsinya dengan kebutuhan likuiditas dan profil risikomu.

Bagaimana Cara Mulai Staking Crypto di Pluang?

Kamu dapat memulainya lewat halaman Crypto Staking di aplikasi Pluang dalam lima langkah.

Langkah-Langkah Staking Crypto

  1. Buka halaman Staking dari halaman utama aplikasi Pluang.
  2. Pilih koin yang mau kamu stake dan ketuk tombol Stake.
  3. Masukkan jumlah coin yang ingin kamu staking.
  4. Periksa APR, jumlah minimum, dan periode bonding yang ditampilkan.
  5. Konfirmasi transaksi dan tunggu sampai staking aktif.

Reward baru mulai terakumulasi setelah periode bonding selesai. Permintaan staking hanya dapat dibatalkan sebelum batch harian pukul 09.00 WIB diproses.

Bagaimana Cara Unstaking dan Berapa Lama Periode Unbonding?

Setelah kamu mengajukan unstaking, permintaan diproses dalam batch harian pukul 09.00 WIB, lalu aset melewati periode unbonding sebelum kembali ke saldo spot. Selama unbonding, aset terkunci, tidak dapat diperdagangkan atau ditarik, dan tidak menghasilkan reward baru. Reward yang sudah terkumpul sebelum permintaan dibayarkan pada hari Selasa berikutnya. Durasi bonding dan unbonding ditetapkan masing-masing jaringan dan dapat berbeda untuk ETH, SOL, dan ATOM, sehingga Pluang tidak dapat mempersingkatnya. Cek angka spesifiknya di halaman detail staking sebelum konfirmasi.

Apa Saja Risiko Staking Crypto yang Perlu Dipahami?

Risiko utama staking adalah APR yang tidak tetap, aset yang terkunci selama bonding dan unbonding, serta harga crypto yang dapat bergerak lebih besar daripada reward yang diperoleh.

  • APR fluktuatif: APR bergantung pada kondisi blockchain masing-masing aset, sehingga dapat naik atau turun.
  • Likuiditas terbatas: aset yang terkunci tidak dapat langsung diperdagangkan atau ditarik selama bonding dan unbonding.
  • Volatilitas harga: reward dibayar dalam coin yang sama, sehingga nilai reward dan aset pokok tetap mengikuti harga pasar crypto.
  • Risiko jaringan: validator yang menyimpang dapat terkena slashing (ethereum.org, Februari 2025).
  • Pajak: reward staking dapat dikenakan PPh dan PPN sesuai ketentuan yang berlaku (halaman Crypto Staking Pluang, 24 September 2026).
  • Tanpa penjaminan LPS: staking bukan produk simpanan bank.

Di sisi lain, staking memungkinkan sebagian kepemilikan crypto menghasilkan tambahan coin tanpa trading harian. Manfaat tersebut selalu datang bersama risiko di atas.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Staking Crypto

Apakah staking crypto masuk penjaminan LPS seperti deposito bank?

Tidak. Simpanan bank dapat masuk cakupan penjaminan LPS bila memenuhi syarat, sedangkan staking crypto tidak. Per 24 September 2026, tingkat bunga penjaminan LPS untuk rupiah di bank umum adalah 3,75%, sementara harga crypto tetap dapat naik atau turun selama staking.

Kalau saya staking ETH di Pluang, reward apa yang diterima dan kapan dibayarkan?

Kamu menerima reward dalam ETH. Reward terakumulasi setiap hari berdasarkan jumlah yang di-stake dan APR yang berlaku, lalu dibagikan setiap hari Selasa. Per 24 September 2026, APR ETH untuk member reguler adalah 1,19% dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi jaringan.

Berapa minimum staking ETH dan SOL di Pluang?

Minimum staking adalah 0,01 ETH dan 0,1 SOL, sedangkan minimum ATOM ditampilkan di aplikasi. Angka minimum dan APR dapat berubah, jadi selalu periksa halaman Crypto Staking sebelum mengonfirmasi transaksi. Data ini berlaku per 24 September 2026 dan dapat diperbarui sewaktu-waktu.

Apakah crypto yang sedang di-staking bisa langsung dijual atau ditarik?

Tidak langsung. Selama periode bonding dan unbonding, aset terkunci dan tidak dapat diperdagangkan atau ditarik. Permintaan staking hanya bisa dibatalkan sebelum batch harian pukul 09.00 WIB diproses. Durasi periode ditetapkan jaringan, jadi cek angka spesifiknya di halaman detail staking aplikasi.

Apakah reward staking crypto dikenakan pajak?

Reward staking dapat dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, menurut halaman Crypto Staking per 24 September 2026. Besarnya bergantung pada situasi masing-masing, jadi konsultasikan kewajiban pajak pribadimu dengan konsultan pajak yang berizin.

Kesimpulan

Staking dan deposito sama-sama menyisihkan aset untuk menghasilkan imbalan, tetapi aset dasar, penjaminan, dan risikonya berbeda. Per 24 September 2026, simpanan rupiah di bank umum memiliki tingkat bunga penjaminan LPS sebesar 3,75%, sedangkan APR staking di Pluang berubah mengikuti jaringan dan tidak masuk cakupan penjaminan LPS. Pahami mekanismenya dan sesuaikan porsinya dengan profil risikomu. Pelajari lebih lanjut tentang Crypto Staking di Pluang.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Perbandingan dengan deposito hanya digunakan untuk menjelaskan konsep secara sederhana. Staking bukan produk simpanan bank, tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan mengandung risiko termasuk fluktuasi harga, perubahan APR, serta keterbatasan likuiditas selama periode bonding dan unbonding. Reward tidak dijamin. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Pastikan kamu memahami mekanisme staking dan profil risikomu sebelum berinvestasi. Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi.

Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.

Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.

Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.

Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Layanan Crypto Staking difasilitasi oleh PT Bumi Santosa Cemerlang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pertanyaan Lebih Lanjut

Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, Sobat Cuan bisa menghubungi Pluang Care melalui Live Chat 24/7 di aplikasi, email di tanya@pluang.com atau Call Center (021) 80630065 pada hari kerja, Senin hingga Jumat pukul 09.00–18.00 WIB. Terima kasih atas kepercayaan dan dukunganmu!

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1