ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Screener Saham Terbaik untuk Analisis Fundamental & Teknikal 2026
shareIcon

Screener Saham Terbaik untuk Analisis Fundamental & Teknikal 2026

6 Jul 2026, 1:56 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
Screener Saham Terbaik untuk Analisis Fundamental & Teknikal 2026
Screener saham adalah alat digital yang menyaring ribuan saham di bursa berdasarkan kriteria yang kamu tentukan — seperti PER rendah, ROE tinggi, atau harga yang menembus resistance.

Ada dua jenis utama: screener fundamental (menyaring berdasarkan rasio keuangan) dan screener teknikal (menyaring berdasarkan pola harga & indikator). Platform screener terbaik di Indonesia mencakup IDX Stock Screener (gratis, resmi BEI), TradingView, Stockbit, dan RTI Business. Artikel ini mengulas cara kerja, kriteria screening, dan panduan memilih platform yang sesuai kebutuhanmu.

1. Apa Itu Screener Saham?

Screener saham adalah fitur atau platform yang memungkinkan investor menyaring saham-saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan parameter tertentu secara otomatis. Alih-alih menganalisis satu per satu dari lebih dari 900 emiten yang tersedia, screener mempersempit pilihan hanya ke saham yang memenuhi kriteria yang kamu cari.

Bayangkan screener seperti mesin pencari khusus saham. Kamu memasukkan kriteria: misalnya 'PER di bawah 15, ROE di atas 15%, kapitalisasi pasar di atas Rp1 triliun, dan harga di atas MA50' — lalu screener menampilkan hanya saham yang memenuhi semua kriteria tersebut dalam hitungan detik.

2. Dua Jenis Screener: Fundamental vs Teknikal

Memahami perbedaan screener fundamental dan screener teknikal adalah kunci memilih alat yang tepat. Keduanya melengkapi satu sama lain dan bisa digunakan bersama untuk proses cara menilai saham bagus yang lebih terstruktur.

▸ Screener Fundamental: Menyaring saham berdasarkan data keuangan perusahaan: rasio valuasi (PER, PBV), profitabilitas (ROE, ROA, NPM), kesehatan keuangan (DER, current ratio), dan pertumbuhan (revenue growth, EPS growth). Cocok untuk investor jangka menengah-panjang.

▸ Screener Teknikal: Menyaring saham berdasarkan pergerakan harga dan sinyal indikator: posisi harga terhadap moving average (MA20, MA50, MA200), RSI (overbought/oversold), MACD crossover, volume spike, dan pola candlestick. Cocok untuk trader jangka pendek.

3. Kriteria Screener Saham Fundamental yang Efektif

Berikut parameter screener analisis fundamental yang paling banyak digunakan investor value dan growth di pasar saham Indonesia:

▸ Price to Earnings Ratio (PER): Mengukur valuasi harga relatif terhadap laba per saham. PER < 15 umumnya dianggap murah untuk saham Indonesia, namun benchmark ideal berbeda per sektor.

▸ Price to Book Value (PBV): Rasio harga terhadap nilai buku per saham. PBV < 1 menunjukkan saham diperdagangkan di bawah nilai aset bersihnya — sering menjadi sinyal saham undervalued.

▸ Return on Equity (ROE): Mengukur efisiensi perusahaan menggunakan modal sendiri untuk menghasilkan profit. ROE > 15% konsisten selama 3+ tahun adalah indikator kualitas manajemen yang baik.

▸ Debt to Equity Ratio (DER): Mengukur proporsi utang terhadap modal sendiri. DER < 1 menunjukkan struktur keuangan yang sehat, meski threshold berbeda tiap industri.

▸ Earnings Per Share Growth (EPS Growth): Pertumbuhan laba per saham secara year-on-year. EPS yang tumbuh konsisten 10-20% per tahun adalah indikator bisnis yang berkembang sehat.

4. Kriteria Screener Saham Teknikal yang Populer

Untuk trader yang menerapkan cara trading saham aktif, screener teknikal membantu menemukan saham yang sedang dalam momentum yang tepat:

▸ Golden Cross MA: Ketika MA50 memotong ke atas MA200 (golden cross) — sinyal bullish kuat yang sering digunakan sebagai kriteria entry. Screener teknikal bisa menyaring semua saham yang baru mengalami golden cross.

▸ RSI Oversold (< 30): RSI di bawah 30 menandakan saham mungkin sudah oversold dan berpotensi rebound. Banyak swing trader menggunakan ini sebagai filter awal sebelum konfirmasi lebih lanjut.

▸ Volume Spike: Lonjakan volume transaksi yang signifikan (2-3x rata-rata 20 hari) mengindikasikan adanya akumulasi besar oleh institusi atau berita material yang memengaruhi saham.

▸ Harga di Atas MA50: Saham yang diperdagangkan di atas MA50 berada dalam tren jangka menengah yang masih bullish — filter sederhana namun efektif untuk menghindari saham downtrend.

▸ MACD Bullish Crossover: Ketika garis MACD memotong ke atas garis sinyal di bawah level zero — salah satu sinyal momentum bullish yang paling banyak digunakan dalam analisis teknikal.

5. Tabel: Perbandingan Platform Screener Saham Terbaik di Indonesia

Platform

Jenis Screener

Gratis?

Keunggulan

Cocok Untuk

IDX Stock Screener
(idx.co.id)

Fundamental

✅ Gratis

Data resmi BEI, lengkap

Investor fundamental pemula

TradingView

Teknikal + Fundamental

✅ Gratis (dasar)

Visualisasi chart terbaik, 100+ indikator

Trader teknikal, swing trader

Stockbit

Fundamental + Teknikal

✅ Gratis (dasar)

Social investing, data IDX lengkap

Investor semua level

RTI Business

Fundamental

✅ Gratis

Data real-time, laporan keuangan

Investor fundamental serius

Bloomberg Terminal

Fundamental + Teknikal

❌ Berbayar

Data global paling lengkap

Institusi, profesional

 

6. Cara Menggunakan Screener Saham Langkah demi Langkah

Berikut cara memanfaatkan screener saham gratis secara efektif untuk menemukan kandidat investasi yang layak dianalisis lebih lanjut:

▸ Langkah 1: Tentukan tujuan screening: apakah kamu mencari saham value (murah secara fundamental), growth (pertumbuhan tinggi), atau saham dalam momentum teknikal tertentu?

▸ Langkah 2: Pilih platform screener yang sesuai — untuk pemula di Indonesia, mulai dengan IDX Stock Screener di idx.co.id atau Stockbit yang antarmukanya ramah pengguna.

▸ Langkah 3: Masukkan kriteria filter sesuai strategi: mulai dengan 2-3 kriteria utama, jangan terlalu banyak filter di awal karena bisa menghasilkan daftar yang terlalu pendek.

▸ Langkah 4: Review daftar hasil screening: perhatikan jumlah saham yang lolos filter. Jika terlalu banyak (>50), tambahkan 1-2 kriteria. Jika terlalu sedikit (<5), longgarkan beberapa filter.

▸ Langkah 5: Lakukan analisis mendalam pada shortlist: screener hanya alat penyaring awal — setiap kandidat tetap perlu analisis lebih lanjut sebelum keputusan investasi dibuat.

▸ Langkah 6: Pantau dan update screening secara berkala: kondisi pasar berubah, begitu pula saham yang lolos filter. Lakukan screening ulang setidaknya setiap bulan.

7. Contoh Kombinasi Kriteria Screener yang Efektif

Berikut beberapa kombinasi kriteria yang sering digunakan investor dan trader di pasar saham Indonesia:

▸ Value Investing Classic: PER < 12, PBV < 1,5, ROE > 12%, DER < 1, EPS growth positif 3 tahun terakhir. Menargetkan saham yang diperdagangkan murah secara fundamental.

▸ Growth at Reasonable Price (GARP): PER < 25, ROE > 20%, revenue growth > 15% YoY, profit margin meningkat. Menargetkan perusahaan tumbuh namun tidak overvalued.

▸ Swing Trading Technical: Harga di atas MA50, RSI antara 40-60 (momentum netral menuju bullish), volume meningkat 50% dari rata-rata, MACD baru crossover bullish.

▸ Dividend Hunting: Dividend yield > 4%, DER < 1,5, ROE > 10%, pembayaran dividen konsisten 5 tahun terakhir, payout ratio < 70%.

⚠️ Penting Diingat

Hasil screener adalah titik awal, bukan keputusan final. Selalu lakukan analisis mendalam terhadap laporan keuangan, prospek bisnis, dan kondisi makroekonomi sebelum memutuskan untuk membeli saham apapun.

8. Keterbatasan Screener Saham yang Harus Dipahami

▸ Data Historis, Bukan Prediksi: Screener menyaring berdasarkan data masa lalu dan saat ini. PER rendah hari ini tidak menjamin saham akan naik — bisa jadi pasar sudah mengantisipasi penurunan laba ke depan.

▸ Tidak Menangkap Faktor Kualitatif: Kualitas manajemen, keunggulan kompetitif (moat), risiko regulasi, dan sentimen pasar tidak bisa diukur dengan angka di screener.

▸ Garbage In, Garbage Out: Screener hanya sebaik kriteria yang kamu masukkan. Kriteria yang salah menghasilkan daftar yang menyesatkan.

9. Tips Memaksimalkan Penggunaan Screener Saham

  • Mulai dengan parameter yang lebih longgar, lalu persempit secara bertahap — lebih baik punya 20 kandidat untuk dianalisis daripada 2 yang sudah sangat tersaring.

  • Simpan kombinasi filter yang terbukti efektif sebagai template untuk digunakan ulang secara berkala.

  • Kombinasikan screener fundamental dan teknikal: gunakan fundamental untuk seleksi saham berkualitas, lalu teknikal untuk menentukan timing entry yang optimal.

  • Bandingkan hasil screener di beberapa platform untuk validasi silang data dan mengurangi risiko data error.

10. Mulai Investasi Saham di Pluang

Setelah menemukan kandidat saham menarik lewat screener, langkah selanjutnya adalah mulai berinvestasi melalui platform yang terpercaya. Pluang menyediakan akses ke pasar saham Indonesia dalam satu aplikasi yang mudah digunakan. Baca panduan cara menilai saham bagus untuk memperdalam analisis fundamental sebelum membeli.

  • Unduh aplikasi Pluang dan selesaikan verifikasi e-KYC untuk membuka akun investasi.

  • Akses fitur saham dan gunakan data yang tersedia untuk memvalidasi hasil screening.

  • Mulai dengan investasi kecil untuk membangun pengalaman sambil terus mengembangkan kemampuan analisis.

11. Pertanyaan Umum (FAQ)

❓ Apa itu screener saham?

Screener saham adalah alat digital yang menyaring saham-saham di bursa berdasarkan kriteria yang ditentukan pengguna, seperti rasio keuangan (fundamental) atau indikator teknikal, untuk mempermudah proses seleksi dari ratusan hingga ribuan saham yang tersedia.

❓ Screener saham apa yang gratis di Indonesia?

Beberapa screener saham gratis terbaik di Indonesia: IDX Stock Screener di idx.co.id (resmi BEI), Stockbit (gratis fitur dasar), TradingView (gratis untuk fitur dasar), dan RTI Business untuk data fundamental.

❓ Apa bedanya screener fundamental dan teknikal?

Screener fundamental menyaring berdasarkan data keuangan perusahaan (PER, ROE, DER, dll) cocok untuk investor jangka panjang. Screener teknikal menyaring berdasarkan indikator harga dan volume (MA, RSI, MACD) cocok untuk trader jangka pendek.

❓ Apakah hasil screener saham langsung bisa dibeli?

Tidak. Hasil screener hanya daftar kandidat awal yang memenuhi kriteria filter. Setiap saham dalam daftar masih perlu dianalisis lebih dalam melalui laporan keuangan, prospek bisnis, dan kondisi pasar sebelum diputuskan untuk dibeli.

❓ Berapa kriteria screener yang ideal untuk pemula?

Untuk pemula, mulai dengan 2-4 kriteria utama yang kamu pahami dengan baik. Terlalu banyak filter bisa menghasilkan daftar yang sangat pendek atau tidak relevan. Tingkatkan kompleksitas seiring bertambahnya pengalaman.

❓ Apakah screener saham cocok untuk trading harian?

Screener teknikal bisa digunakan untuk day trading, namun perlu menggunakan data real-time (bukan delayed). Banyak screener gratis menggunakan data delayed 15-20 menit yang kurang ideal untuk keputusan trading intraday.

❓ Bagaimana cara membaca hasil screener saham?

Hasil screener menampilkan daftar saham yang memenuhi semua kriteria filter yang kamu tetapkan. Baca kolom data yang ditampilkan, bandingkan nilai antar saham, dan shortlist 5-10 kandidat terbaik untuk dianalisis lebih mendalam.

12. Kesimpulan

Screener saham adalah senjata produktivitas yang wajib dimiliki setiap investor dan trader yang serius. Dengan ribuan saham yang tersedia di Bursa Efek Indonesia, melakukan analisis satu per satu adalah pekerjaan yang tidak efisien. Screener memungkinkan kamu mempersempit universe saham hanya ke kandidat yang memenuhi kriteria strategimu dalam hitungan detik.

Mulai dari platform screener saham gratis seperti IDX Stock Screener atau Stockbit, kuasai 2-3 kriteria filter dasar, dan selalu lakukan analisis mendalam sebelum keputusan beli. Kombinasikan dengan pemahaman mendalam tentang cara menilai saham bagus untuk proses seleksi yang lebih komprehensif.

⚠️  Disclaimer

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi investasi. Kinerja historis tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi saham mengandung risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal. Konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1