Berita & Analisis
Apa Itu Saham NVDA? Harga, Profil, dan Cara Beli 2026

Saham NVDA adalah saham dari Nvidia Corporation, perusahaan semikonduktor yang didirikan oleh Jensen Huang pada 1993 di California, Amerika Serikat. Awalnya dikenal sebagai produsen kartu grafis (GPU) untuk kebutuhan gaming, Nvidia kini berkembang menjadi penyedia infrastruktur inti bagi industri kecerdasan buatan global — mulai dari chip pemrosesan data center, platform komputasi AI, hingga perangkat lunak pendukung machine learning.
Saham NVDA tercatat dan diperdagangkan di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat, dengan simbol ticker "NVDA". Karena skala bisnis dan valuasinya yang besar, NVDA kerap masuk dalam kelompok "Magnificent Seven" — sebutan untuk tujuh perusahaan teknologi AS dengan kapitalisasi pasar terbesar yang banyak diikuti investor di seluruh dunia, termasuk investor ritel di Indonesia.
Bagi investor Indonesia, memiliki saham NVDA berarti memiliki sebagian kecil kepemilikan atas Nvidia Corporation sebagai entitas bisnis, sama seperti investor Amerika Serikat. Karena diperdagangkan dalam Dolar AS di bursa Nasdaq, transaksi saham NVDA dari Indonesia dilakukan melalui platform yang menjembatani akses ke pasar modal Amerika Serikat, bukan melalui rekening efek domestik yang hanya melayani saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebagai gambaran umum, berikut profil singkat Nvidia Corporation yang perlu diketahui sebelum mempelajari saham NVDA lebih jauh:
Bisnis inti Nvidia berpusat pada penjualan chip GPU untuk tiga segmen utama: gaming (kartu grafis untuk PC dan konsol), data center (chip untuk pelatihan dan inferensi model AI), serta professional visualization dan otomotif. Segmen data center menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Nvidia dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan infrastruktur AI dari perusahaan teknologi besar seperti penyedia layanan cloud dan pengembang model bahasa besar (LLM).
Selain memproduksi chip, Nvidia juga mengembangkan platform perangkat lunak pendukung seperti CUDA, yang memungkinkan pengembang membangun dan menjalankan aplikasi AI di atas GPU Nvidia. Kombinasi antara perangkat keras (hardware) dan ekosistem perangkat lunak inilah yang sering disebut analis sebagai salah satu alasan sulitnya pesaing menggantikan posisi Nvidia dalam waktu singkat. Pelanggan utama Nvidia mencakup penyedia layanan cloud besar, produsen perangkat elektronik, hingga institusi riset yang membutuhkan komputasi berskala besar untuk mengembangkan model kecerdasan buatan.
Per penutupan pasar 7 Juli 2026 waktu Amerika Serikat, saham NVDA ditutup di harga US$196,93 per lembar, naik sekitar 0,71% (US$1,38) dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Karena saham NVDA diperdagangkan di bursa Amerika Serikat, harga dan volumenya bergerak secara real-time mengikuti jam bursa Nasdaq, sehingga angka ini dapat berubah setiap hari perdagangan.
Investor yang ingin memantau harga NVDA secara langsung disarankan mengecek data real-time melalui aplikasi investasi, bukan mengandalkan angka statis dari artikel edukasi seperti ini. Di Pluang, pergerakan harga saham NVDA dapat dipantau langsung melalui halaman aset dengan grafik dan data pasar yang diperbarui berkala.
Dalam periode 52 minggu terakhir hingga awal Juli 2026, saham NVDA tercatat bergerak pada rentang harga terendah sekitar US$158,24 dan tertinggi sekitar US$235,75. Rentang ini mencerminkan tingkat volatilitas yang cukup tinggi, sebagaimana umum terjadi pada saham teknologi dengan valuasi besar yang sensitif terhadap sentimen pasar terkait suku bunga, hasil laporan keuangan kuartalan, serta perkembangan industri AI secara global.
Artikel ini tidak dimaksudkan untuk memprediksi arah harga NVDA ke depan maupun memberikan rekomendasi beli atau jual. Pergerakan harga historis semata-mata disajikan sebagai konteks, dan setiap keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada riset mandiri serta kesesuaian dengan profil risiko masing-masing investor.
Beberapa faktor yang membuat saham NVDA menjadi salah satu saham AS paling banyak dicari oleh investor global, termasuk investor Indonesia, antara lain:
Perlu dicatat bahwa daya tarik sebuah saham bukan jaminan kinerja harga di masa depan. Setiap calon investor tetap perlu memahami model bisnis perusahaan dan risikonya sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
Seperti investasi saham individual pada umumnya, saham NVDA memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami investor, di antaranya:
Investasi saham individual seperti NVDA umumnya lebih cocok untuk investor yang sudah memahami karakteristik risiko saham tunggal, bukan sekadar mengikuti tren atau berita pasar semata. Sebelum membeli, ada baiknya calon investor mempelajari laporan keuangan perusahaan, memahami siklus bisnis industri semikonduktor, serta menetapkan alokasi dana yang sesuai dengan toleransi risiko dan jangka waktu investasi masing-masing, alih-alih memutuskan hanya berdasarkan sentimen pasar jangka pendek.
Investor di Indonesia tidak perlu membuka rekening broker luar negeri secara terpisah untuk memiliki saham NVDA. Melalui platform multi-aset yang menyediakan akses ke Saham AS, proses pembelian saham NVDA dapat dilakukan langsung dari aplikasi di ponsel. Berikut langkah umumnya:
Karena bursa saham Amerika Serikat beroperasi pada zona waktu yang berbeda dari WIB, penting bagi investor untuk memahami jadwal bursa tersebut agar dapat menyesuaikan waktu transaksi, termasuk sesi pre-market dan after-hours. Pluang juga menyediakan fitur transaksi saham & ETF AS 24 jam untuk memberikan opsi lebih kepada investor Indonesia.
Untuk transaksi saham AS termasuk NVDA, Pluang memfasilitasinya melalui PT PG Berjangka dengan izin Perantara Pedagang Derivatif Keuangan (PPDK) yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana transaksi tercatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI).
Pluang adalah platform investasi multi-aset yang telah digunakan lebih dari 13 juta pengguna di Indonesia, dengan akses ke 2.000+ produk investasi dalam satu aplikasi — mulai dari 950+ saham Indonesia, saham dan ETF Amerika Serikat, crypto, emas digital, hingga reksa dana. Beberapa fitur yang tersedia khusus untuk investor saham NVDA dan saham AS lainnya di Pluang meliputi:
Catatan risiko: meski beroperasi di bawah pengawasan regulator, produk saham AS termasuk NVDA tetap memiliki risiko fluktuasi harga dan nilai tukar, sehingga pengguna perlu menyesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing sebelum menggunakan fitur leverage atau membeli dalam jumlah besar.
NVDA adalah kode ticker resmi untuk saham Nvidia Corporation yang diperdagangkan di bursa Nasdaq, Amerika Serikat.
NVDA adalah saham dari Nvidia Corporation, perusahaan teknologi Amerika Serikat yang bergerak di bidang produksi chip GPU dan infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI).
Bisa. Warga Negara Indonesia dapat membeli saham NVDA melalui platform investasi yang menyediakan akses ke saham Amerika Serikat dan telah mendapatkan izin dari regulator terkait, seperti Pluang, tanpa perlu membuka rekening broker luar negeri secara terpisah.
Melalui fitur saham fraksional di Pluang, investor dapat membeli sebagian dari satu lembar saham NVDA mulai dari US$1, sehingga tidak perlu memiliki dana sebesar harga satu lembar saham penuh.
Nvidia Corporation tercatat sebagai perusahaan yang membagikan dividen dalam jumlah kecil kepada pemegang saham, meski nilainya relatif minim dibandingkan potensi capital gain dari pergerakan harga saham. Investor yang mengutamakan pendapatan dividen sebaiknya membandingkan dividend yield NVDA dengan saham lain sebelum memutuskan.
Saham NVDA tercatat dan diperdagangkan di bursa Nasdaq, Amerika Serikat, dengan mata uang transaksi dalam Dolar AS (USD).
Transaksi saham AS termasuk NVDA di Pluang difasilitasi oleh PT PG Berjangka melalui izin Perantara Pedagang Derivatif Keuangan (PPDK) yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan transaksi tercatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI).
Sesi reguler bursa Amerika Serikat berlangsung pukul 09.30–16.00 waktu setempat (ET), yang jika dikonversi ke WIB dapat berubah tergantung musim (EST/EDT). Sejumlah platform seperti Pluang juga menyediakan akses tambahan di luar jam bursa reguler melalui fitur trading 24 jam untuk saham dan ETF AS tertentu.
Saham NVDA merupakan bukti kepemilikan atas perusahaan Nvidia Corporation yang beroperasi di sektor riil dan diatur oleh regulator pasar modal Amerika Serikat, sedangkan crypto adalah aset digital yang berjalan di atas teknologi blockchain dan memiliki karakteristik risiko serta regulasi yang berbeda.
Bisa. Melalui fitur saham fraksional di Pluang, investor Indonesia dapat memiliki sebagian lembar saham NVDA tanpa harus membeli satu lembar penuh, sehingga lebih terjangkau bagi investor pemula.
NVDA adalah kode ticker saham Nvidia Corporation, perusahaan chip AI asal Amerika Serikat yang diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kapitalisasi pasar mencapai triliunan dolar AS. Bagi investor di Indonesia, memiliki saham NVDA kini dapat dilakukan langsung dari aplikasi ponsel tanpa perlu membuka rekening broker luar negeri, salah satunya melalui Pluang yang menyediakan akses saham AS secara fraksional mulai dari US$1 dengan pengawasan OJK. Seperti investasi saham individual pada umumnya, calon investor tetap perlu memahami profil risiko masing-masing serta melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat harga saham individual dapat bergerak fluktuatif dari waktu ke waktu.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


