Berita & Analisis
Saham Marvell Technology (MRVL) 2026: Profil, Potensi $1 Triliun, Risiko, dan Cara Beli

Marvell Technology (MRVL) adalah perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat yang merancang chip khusus untuk infrastruktur AI, jaringan data center, dan konektivitas optik. Pada Juni 2026, saham MRVL menjadi sorotan global setelah CEO Nvidia Jensen Huang menyebutnya sebagai “kandidat perusahaan $1 triliun berikutnya” — membuat harganya melonjak 32,52% dalam satu hari, kenaikan harian terbesar sejak tahun 2000.
Tanggal 2 Juni 2026, di atas panggung Computex, Taipei, CEO Nvidia Jensen Huang menunjuk langsung ke CEO Marvell Technology, Matt Murphy, lalu berkata:
“The next trillion-dollar company, ladies and gentlemen.”
Pasar langsung bereaksi. Saham MRVL ditutup naik 32,52% ke harga $290,79 — kenaikan harian terbesar dalam 26 tahun. Market cap perusahaan melonjak dari ~$192 miliar menjadi $254,4 miliar hanya dalam hitungan jam.
Konteksnya penting: ini bukan sekadar pujian. Tiga bulan sebelumnya, Nvidia sudah menaruh $2 miliar sebagai investasi ke Marvell dalam kemitraan strategis di bidang optical interconnect. Ketika seseorang sudah taruh $2 miliar, kata-katanya di panggung adalah konfirmasi — bukan basa-basi.
Tidak banyak yang tahu bahwa Marvell Technology didirikan pada 1995 oleh Sehat Sutardja, seorang insinyur kelahiran Jakarta (1961). Bersama istrinya, Weili Dai, dan adiknya, Pantas Sutardja, Sehat membangun Marvell — konon dari sebuah meja dapur.
Tiga dekade kemudian, perusahaan yang lahir dari meja makan itu kini disebut sebagai kandidat perusahaan senilai $1 triliun oleh CEO perusahaan paling berharga di dunia. Sehat sendiri berpulang pada 2024 — tapi namanya kini kembali bergema dalam percakapan semikonduktor global.
Bagi investor Indonesia, ada rasa bangga tersendiri di balik saham MRVL ini.
Marvell Technology adalah perusahaan fabless semiconductor — artinya mereka mendesain chip sendiri, tapi produksinya diserahkan ke pabrik seperti TSMC. Marvell tidak membuat HP, laptop, atau GPU seperti Nvidia. Marvell bermain di “balik layar”: mereka bikin komponen yang membuat data center AI bisa bekerja dengan cepat, efisien, dan dalam skala besar.
Tiga lini bisnis utama Marvell:
Marvell merancang chip AI custom untuk perusahaan raksasa seperti Amazon, Microsoft, dan Google. Bayangkan ini seperti tukang jahit premium yang bikin baju sesuai ukuran — bukan pakai produk jadi. Chip ini disebut XPU, dan bisnis ini ditargetkan mencapai $10 miliar pada 2029. Klien utama Marvell di segmen ini adalah tiga hyperscaler terbesar di dunia.
Chip jaringan Marvell mengatur “lalu lintas data” di dalam data center — memastikan ribuan chip AI bisa berkomunikasi satu sama lain tanpa bottleneck. Produk terbarunya, Teralynx T100, diklaim 25% lebih hemat energi dari kompetitor dan menjadi salah satu chip switch paling canggih di kelasnya.
Teknologi yang menghubungkan ribuan chip AI agar bisa saling “bicara” dengan kecepatan sangat tinggi (800G hingga 1,6 terabit per detik). Segmen ini dipandu tumbuh 70% di FY27, menjadi salah satu motor pertumbuhan tercepat Marvell.
Kalau AI adalah jalan tol, Marvell yang bangun sistem persimpangan, rambu, dan pengatur lalu lintasnya.
Berinvestasi di saham MRVL memberikan eksposur ke tiga tema besar sekaligus:
MRVL bukan kompetitor Nvidia — mereka mitra strategis. Membeli MRVL berarti kamu ikut menikmati booming AI dari sisi infrastruktur, dengan profil valuasi yang berbeda dari Nvidia.
Manajemen sudah menaikkan panduan revenue selama 4 kuartal berturut-turut — sinyal bahwa bisnis berjalan sesuai atau melampaui ekspektasi internal maupun konsensus analis.
Nvidia, Amazon, Microsoft, Google — semua ada di ekosistem Marvell. Ini bukan spekulasi; ini adalah kemitraan yang sudah kontraktual dan berjalan aktif.
Jensen Huang tidak asal bicara. Ada data keuangan yang mendukung pernyataannya.
Kinerja keuangan terkini (Q1 FY27):
| Metrik | Nilai |
| Harga saham | $290,79 |
| Market cap | $254,4 miliar |
| Forward P/E | ~47,6x |
| Forward EPS | $6,11 |
| 52-week range | $61,15 – $291,30 |
| Rating analis | Strong Buy (41 analis) |
| Data center % of sales | >75% |
| Investasi Nvidia | $2 miliar (Maret 2026) |
41 analis merating MRVL sebagai Strong Buy dengan target harga median $235 sebelum Computex — angka ini kemungkinan besar akan direvisi naik setelah pernyataan Jensen Huang.
Sebelum semangat masuk, ada beberapa risiko penting yang wajib dipahami:
MRVL diperdagangkan di ~16,8x forward EV/Sales — sekitar 375% di atas rata-rata sektor semikonduktor, dan 61% di atas rata-rata 5 tahunnya sendiri. Kalau pertumbuhan ke depan meleset dari ekspektasi, koreksi bisa tajam.
Entry setelah lonjakan seperti ini selalu lebih berisiko. Harga sudah mencerminkan banyak ekspektasi positif. Upside jangka pendek lebih terbatas dibanding sebelum Computex.
Marvell sangat bergantung pada belanja infrastruktur AI dari Amazon, Microsoft, dan Google. Kalau hyperscaler memangkas capex, pertumbuhan Marvell terdampak langsung.
Tiga klien utama menyumbang porsi besar revenue. Kehilangan satu kontrak besar bisa berdampak signifikan terhadap kinerja keseluruhan perusahaan.
Jim Cramer di CNBC mengingatkan bahwa lonjakan seperti ini bisa sangat volatile. Ini bukan sinyal untuk tidak beli, tapi untuk berhati-hati soal timing dan sizing posisi.
| Level | Harga |
| Harga terakhir | $290,79 |
| Zona entry ideal (tunggu pullback) | $280 – $290 |
| Stop loss | $255 |
| Target 1 | $310 |
| Target 2 | $330 |
Sinyal saat ini: Pause-and-reload. Saham ini baru saja melakukan “lompatan parabolik” — naik hampir sepertiga dalam satu hari. Strategi yang lebih bijak adalah menunggu harga sedikit turun (pullback) ke zona $280–$290 sebelum masuk, daripada mengejar harga di puncak. Kalau kamu suka masuk bertahap, bisa cicil posisi kecil sambil tunggu konsolidasi.
Marvell bukan satu-satunya yang terbawa euforia AI di Computex 2026. SK Hynix, Arm Holdings, dan STMicro juga ikut melonjak. Goldman Sachs memperkirakan belanja capex hyperscaler global di 2026 mencapai $527 miliar — dan Marvell ada di jantung infrastruktur itu.
Dengan market cap $254 miliar dan target $1 triliun versi Jensen Huang, potensi kenaikan dari level saat ini masih ada ~4x — tapi perjalanan ke sana tidak akan lurus, dan tidak ada jaminan target itu akan tercapai dalam jangka waktu tertentu.
Kamu bisa mulai trading saham Marvell Technology (MRVL) langsung di aplikasi Pluang — platform investasi yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Investasi saham AS di Pluang bisa dimulai dari nominal kecil, tanpa perlu buka rekening broker luar negeri secara langsung.
Cara beli saham MRVL di Pluang:
Disarankan untuk tidak menaruh seluruh modal di satu saham. Atur porsi sesuai toleransi risiko kamu — terutama mengingat MRVL baru saja mengalami lonjakan besar dan volatilitasnya sedang tinggi.
Marvell Technology (MRVL) adalah saham perusahaan semikonduktor yang terdaftar di NASDAQ. Perusahaan ini mengembangkan chip khusus untuk data center AI, jaringan, dan konektivitas optik. Didirikan pada 1995 oleh Sehat Sutardja, insinyur asal Jakarta.
Pada 2 Juni 2026 di acara Computex Taipei, CEO Nvidia Jensen Huang menyebut Marvell sebagai “perusahaan $1 triliun berikutnya” di depan umum. Pernyataan ini, dikombinasikan dengan fundamental kuat dan kemitraan $2 miliar dengan Nvidia, memicu lonjakan besar dalam satu hari.
Pertanyaan ini tergantung pada profil risiko masing-masing investor. Fundamentalnya kuat — revenue tumbuh 50% YoY dan didukung klien seperti Amazon, Microsoft, dan Google. Namun valuasinya sudah sangat premium dan harga sudah naik 32% dalam sehari. Strategi yang lebih aman adalah menunggu pullback ke zona $280–$290 sebelum masuk. Konten ini bukan rekomendasi investasi — selalu lakukan riset mandiri.
Sebelum Computex, median target harga analis adalah $235 dari 41 analis dengan rating Strong Buy. Angka ini kemungkinan akan direvisi naik setelah pernyataan Jensen Huang di Computex 2026.
Nvidia membuat GPU — chip komputasi AI yang dipakai langsung untuk training dan inference. Marvell membuat chip infrastruktur: switch jaringan, optical interconnect, dan custom ASIC yang membuat ribuan GPU bisa bekerja bersama dalam skala data center. Mereka bukan kompetitor, melainkan mitra strategis.
Ya. Marvell Technology didirikan pada 1995 oleh Sehat Sutardja, kelahiran Jakarta 1961, bersama istrinya Weili Dai dan adiknya Pantas Sutardja. Sehat berpulang pada 2024, namun warisannya kini kembali jadi perbincangan global setelah Jensen Huang menyebut Marvell sebagai kandidat perusahaan senilai $1 triliun.
Kamu bisa beli saham MRVL melalui platform saham AS yang terdaftar di OJK, salah satunya Pluang. Cukup buka aplikasi Pluang, pilih menu Saham AS, cari ticker MRVL, dan tentukan nominal investasi.
Konten ini bersifat edukatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investasi di pasar saham mengandung risiko, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal. Pluang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selalu lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko kamu sebelum berinvestasi.
Sumber: Bloomberg, CNBC, Yahoo Finance


