Berita & Analisis
GOTO Anjlok 7% Gara-gara Perpres Ojol — Tapi Pasar Salah Baca Situasinya










Senin, 4 Mei 2026 — IDX buka di tengah guncangan regulasi. Prabowo menandatangani Perpres 27/2026 pada 1 Mei lalu — tepat di hari libur nasional saat bursa tutup. Hasilnya? Pasar tidak sempat mencerna informasi ini secara bertahap. Begitu bel pembukaan berbunyi hari ini, GOTO langsung tertekan 5–7% dari harga penutupan Kamis. GRAB di NASDAQ sudah lebih dulu turun 3,9% pada Jumat malam sebagai sinyal awal.
Tapi sebelum ikut panik dan tekan tombol jual, ada dua hal yang perlu Sobat Cuan baca sampai habis.
Perpres 27/2026 menetapkan batas atas komisi ojek online (ojol) di angka 8% — turun signifikan dari praktik sebelumnya yang bisa mencapai 20%. Regulasi ini langsung menyentuh segmen mobility GOTO, yakni Gojek, yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama perseroan.
Reaksi pasar yang negatif memang bisa dimaklumi. Tapi ada yang perlu dicermati: regulasi ini ditandatangani saat libur, sehingga pasar tidak punya waktu untuk melakukan price discovery secara bertahap. Selloff hari ini bukan cerminan perubahan fundamental bisnis — melainkan reaksi emosional terhadap berita yang tiba-tiba muncul tanpa buffer waktu.
Narasi "GOTO hancur karena Perpres" terdengar dramatis, tapi tidak akurat. Ada tiga alasan mengapa ini bukan sinyal exit:
GOTO bukan sekadar aplikasi ojol. Ada tiga engine pertumbuhan yang tetap berjalan kencang meski segmen mobility terkena headwind regulasi:
Hasilnya? GOTO mencapai EBITDA positif pertama kali di Q3 2025 — milestone yang butuh empat tahun dan beberapa putaran restrukturisasi untuk dicapai. Revenue Q1 2026 tumbuh +26,3% YoY, membuktikan bisnis tetap ekspansif meski tengah merestrukturisasi model monetisasinya.
Di tengah selloff hari ini, ada satu narasi yang mulai beredar di kalangan pelaku pasar: GRAB tengah menjajaki kemungkinan akuisisi terhadap GOTO. Belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak, dan informasi ini masih berstatus rumor. Tapi ada beberapa hal yang membuat rumor ini layak untuk dicermati — bukan diabaikan.
⚠️ Penting: Rumor akuisisi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh GRAB maupun GOTO. Jangan jadikan ini satu-satunya alasan untuk masuk. Tapi jika terkonfirmasi, ini bisa menjadi premium akuisisi di atas target analis yang sudah ada.
Secara historis, akuisisi super-app di Asia Tenggara datang dengan premium 30–50% di atas harga pasar. Dari harga saat ini di kisaran Rp 52–56, premium tersebut bisa membawa GOTO ke rentang Rp 68–84 — bahkan sebelum memperhitungkan pertumbuhan organik.
Di harga Rp 54, GOTO diperdagangkan pada valuasi yang tidak masuk akal murahnya dibandingkan peers regional. Lihat perbandingannya:
| Platform | Price/Sales (Trailing) |
| GOTO | 0,71x |
| Grab (GRAB) | 3,2x |
| Sea Limited (SE) | 4,1x |
| Rata-rata platform digital Asia Tenggara | 2,5x |
Diskon GOTO terhadap peers-nya bukan karena bisnisnya buruk — melainkan karena pasar selama ini memprice-in risiko regulasi yang sekarang sudah bisa dikuantifikasi. Setelah Perpres resmi ditandatangani, overhang regulasi itu justru menjadi lebih jelas dan terukur. Dan 22 analis tetap mempertahankan rekomendasi Strong Buy dengan median target harga Rp 79,50 — setara potensi kenaikan +47% dari harga saat ini.
Kalau Sobat Cuan tertarik untuk memanfaatkan momen ini, berikut parameter yang perlu diperhatikan:
| Parameter | Detail |
| Entry Zone | Rp 52–56 |
| Target 1 | Rp 65 |
| Target 2 | Rp 75 |
| Stop Loss | Rp 46 |
| Sinyal | BUY (Build) |
| Strategi | Cicil dalam 3 sesi, bukan all-in sekaligus |
Strategi cicil dalam 3 sesi penting di sini. Ada kemungkinan GOTO memberikan guidance yang lebih konservatif di earnings call berikutnya akibat dampak Perpres. Jika itu terjadi dan harga tertekan ke Rp 48–50, itu justru menjadi entry point yang lebih kuat untuk tranche kedua dan ketiga — bukan sinyal untuk lari.
| 🟢 Argumen Beli | 🔴 Risiko |
|
|
Koreksi 5–7% akibat Perpres 27/2026 adalah reaksi emosional pasar terhadap regulasi yang — jika dibaca lebih dalam — sebenarnya sudah diantisipasi manajemen GOTO sejak lama. Dampaknya nyata, tapi terbatas dan sudah bisa dikuantifikasi. Di atas thesis fundamental yang sudah menarik itu, beredarnya rumor akuisisi oleh GRAB menambahkan lapisan katalis yang sulit diabaikan.
Dua faktor ini — valuasi yang sudah sangat diskon dibanding peers, plus potensi aksi korporasi berskala besar — menjadikan dip GOTO hari ini sebagai setup yang layak dicermati dengan serius. Bukan untuk all-in sekaligus, tapi untuk mulai membangun posisi secara terukur.
Artikel ini bukan merupakan rekomendasi investasi. Informasi mengenai rumor akuisisi belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.


