ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
AI Dongkrak Saham Oracle Melesat 9%
shareIcon

AI Dongkrak Saham Oracle Melesat 9%

19 hours ago
Ā·
Waktu baca: 4 menit
shareIcon
AI Dongkrak Saham Oracle Melesat 9%
Saham Oracle ($ORCL) mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 9% setelah merilis laporan keuangan yang melampaui ekspektasi pasar. Di tengah kekhawatiran utang dan perlambatan sektor software, Oracle membuktikan bahwa infrastruktur cloud mereka justru sedang berada di atas angin berkat demam AI.

Oracle baru saja membalikkan sentimen negatif pasar. Setelah sahamnya sempat merosot lebih dari 50% dari titik tertingginya pada September lalu, perusahaan besutan Larry Ellison ini memberikan kejutan pada laporan kuartal ketiga tahun fiskal (berakhir 28 Februari 2026).

Beli Call Option ORCL di Sini!

Transaksi Saham ORCL di Sini!

Ā Key Takeaways

  • Kinerja Cloud Meledak: Pendapatan infrastruktur cloud (OCI) melonjak 84%, jauh melampaui pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 68%.
  • Kontrak Masa Depan (RPO): Remaining Performance Obligations (RPO) meroket lebih dari empat kali lipat menjadi $553 miliar, menandakan permintaan AI yang masif.
  • Efisiensi Berbasis AI: Oracle menggunakan alat pengodean AI untuk membangun perangkat lunak lebih cepat dengan tim yang lebih ramping, mengoptimalkan margin di tengah restrukturisasi.
  • Target 2027 Naik: Manajemen menaikkan panduan pendapatan tahun fiskal 2027 menjadi $90 miliar, naik $1 miliar dari estimasi sebelumnya.

Quick Facts Table

Indikator

Hasil Q3 FY2026

Estimasi Analis (LSEG)

Status

Pendapatan (Revenue)

$17,19 Miliar

$16,91 Miliar

🟢 Beat

EPS (Adjusted)

$1,79

$1,70

🟢 Beat

Cloud Revenue (Total)

$8,9 Miliar

$8,85 Miliar

🟢 Beat

Pertumbuhan OCI

84% (YoY)

-

🟢 Strong

Dividen / Saham

$0,40

-

Tetap

Berikut adalah poin-poin penting yang membuat investor kembali melirik sang raksasa database ini:

1. Kinerja Finansial Oracle Lampaui Estimasi

Oracle mencatatkan pendapatan sebesar $17,19 miliar, lebih tinggi dari ekspektasi analis LSEG sebesar $16,91 miliar. Keuntungan per saham (EPS) yang disesuaikan juga mencapai $1,79, mengalahkan prediksi di angka $1,70.

Pertumbuhan pendapatan total secara tahunan (YoY) mencapai 22%, didorong kuat oleh unit bisnis cloud yang tumbuh agresif.

2. Cloud Infrastructure: Pertumbuhan 84% yang Fantastis

Salah satu kejutan terbesar datang dari pendapatan Cloud Infrastructure (OCI) yang mencapai $4,9 miliar, melonjak 84%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal sebelumnya (68%).

Layanan cloud Oracle kini menjadi pilihan bagi nama-nama besar seperti Air France-KLM, Lockheed Martin, hingga anak usaha Microsoft, Activision Blizzard. Keberhasilan ini mempertegas posisi Oracle sebagai pesaing serius bagi dominasi Amazon (AWS) dan Microsoft (Azure).

Comparison Table: Cloud Infrastructure Growth

Perusahaan

Pertumbuhan Cloud Terbaru

Fokus Utama

Oracle (OCI)

84%

AI Model Training, Database, Enterprise SaaS

Microsoft (Azure)

~30% - 35%

Integrasi Copilot, AI Services, Office 365

Amazon (AWS)

~17% - 19%

Skalabilitas Umum, E-commerce, Machine Learning

3. "The SaaS Apocalypse": Strategi Berbasis AI

Pendiri Oracle, Larry Ellison, menanggapi kekhawatiran pasar mengenai efisiensi tenaga kerja dengan optimisme tinggi. Oracle mengakui adanya restrukturisasi tim pengembangan produk menjadi kelompok yang lebih kecil berkat bantuan AI untuk pengodean (AI code generation).

"Teknologi AI ini memungkinkan kami membangun lebih banyak software dalam waktu lebih singkat dengan lebih sedikit orang," ungkap manajemen Oracle.

Hal ini sekaligus menjawab isu mengenai PHK yang sempat beredar, dengan menegaskan bahwa Oracle sedang bertransformasi menjadi lebih efisien dan kompetitif.

4. Komitmen Ekspansi Kapasitas Data Center

Oracle tidak main-main dalam mendukung permintaan AI yang meledak. Perusahaan berencana mengumpulkan dana sekitar $45 miliar hingga $50 miliar tahun ini untuk memperluas kapasitas infrastruktur cloud.

Salah satu proyek ambisinya adalah pusat data Stargate di Abilene, Texas, yang dikembangkan bersama Crusoe untuk kebutuhan OpenAI. Oracle menargetkan daya komputasi hingga 10 gigawatt akan aktif dalam tiga tahun ke depan.

5. Backlog Jumbo: Masa Depan yang Cerah?

Indikator masa depan Oracle terlihat sangat solid lewat Remaining Performance Obligations (RPO) atau kontrak tertunda yang belum diakui sebagai pendapatan. Angka RPO Oracle melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi $553 miliar dibandingkan tahun lalu.

Meskipun Oracle memiliki cadangan kas yang lebih sedikit dibandingkan raksasa teknologi lainnya, manajemen menyatakan bahwa sebagian besar kontrak AI skala besar didanai di muka oleh pelanggan atau melalui penyediaan GPU langsung dari pelanggan, sehingga Oracle tidak perlu menambah beban utang baru untuk mendukung kontrak tersebut.

Risks & Considerations (Mandatory for Finance)

  • Beban Utang: Oracle memiliki beban utang yang tinggi untuk mendanai pembangunan pusat data (AI buildout).
  • Margin Keuntungan: Menyewakan chip Nvidia (GPU) memiliki margin laba yang lebih tipis dibandingkan menjual lisensi perangkat lunak tradisional.
  • Arus Kas Bebas (Free Cash Flow): Oracle mencatatkan arus kas bebas negatif sebesar $13,18 miliar selama 12 bulan terakhir karena belanja modal (Capex) yang sangat besar.
  • Persaingan Ketat: Meskipun tumbuh cepat, Oracle masih tertinggal dalam total pangsa pasar dibandingkan raksasa seperti AWS dan Azure.

Analisis untuk Investor

Lonjakan 9% ini menjadi angin segar bagi pemegang saham ORCL setelah tahun 2026 yang cukup berat (turun 23% year-to-date hingga penutupan Selasa). Keberhasilan Oracle meningkatkan panduan pendapatan (revenue guidance) tahun fiskal 2027 menjadi $90 miliar menunjukkan kepercayaan diri manajemen bahwa permintaan terhadap infrastruktur AI bukan sekadar tren sesaat.

Bagi investor Pluang, Oracle kini bukan lagi sekadar perusahaan database konvensional, melainkan pemain kunci dalam rantai pasok infrastruktur AI global.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Mengapa saham Oracle naik meski pasar umum sedang stagnan? Karena hasil kinerja dan panduan masa depan Oracle membuktikan bahwa mereka berhasil menangkap peluang dari permintaan infrastruktur AI yang sangat tinggi.
  2. Apa itu RPO dan mengapa penting bagi investor? Remaining Performance Obligations adalah nilai total kontrak yang sudah ditandatangani namun belum diakui sebagai pendapatan. RPO yang tinggi ($553 miliar) menjamin pendapatan masa depan.
  3. Apakah Oracle sedang melakukan PHK? Laporan menyebutkan adanya restrukturisasi. Oracle menyatakan bahwa AI membuat tim pengembangan mereka lebih produktif, sehingga mereka bisa membangun lebih banyak aplikasi dengan tim yang lebih kecil.
  4. Siapa saja pelanggan utama cloud Oracle? Termasuk OpenAI, Microsoft (Activision Blizzard), Lockheed Martin, dan SoftBank.
  5. Bagaimana prospek Oracle di tahun 2027? Oracle optimis mencapai pendapatan $90 miliar pada tahun fiskal 2027, didukung oleh kapasitas pusat data yang mencapai 10 gigawatt.
  6. Apakah investasi Oracle di AI berisiko bagi arus kas? Ya, belanja modal yang besar membuat arus kas bebas menjadi negatif, namun Oracle menyatakan model pembayaran di muka dari pelanggan membantu memitigasi risiko ini.

Sources & Methodology

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi Ā #1