Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Pluang vs IPOT 2026: Biaya, Regulasi & Fitur
shareIcon

Pluang vs IPOT 2026: Biaya, Regulasi & Fitur

18 Sep 2026, 3:41 PM
·
Waktu baca: 5 menit
shareIcon
pluang-vs-ipot
Secara singkat, Pluang dan IPOT sama-sama beroperasi melalui entitas yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk transaksi saham Indonesia, namun berbeda pada struktur biaya dan cakupan produk. IPOT milik PT Indo Premier Sekuritas berfokus pada saham, ETF, reksa dana, dan obligasi lewat aplikasi IPOT/IPOTGO, sementara Pluang menggabungkan saham Indonesia, saham AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu ekosistem. Artikel ini membandingkan keduanya berdasarkan data biaya dan status regulasi resmi per September 2026.

Jawaban Singkat

  • Legalitas: IPOT (PT Indo Premier Sekuritas, izin PPE OJK) dan Pluang (bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas) sama-sama berizin dan diawasi OJK.
  • Biaya: fee IPOT tercatat sekitar 0,19% (beli) dan 0,29% (jual) dari nilai transaksi (Rankia, Mei 2026); biaya broker saham Indonesia di Pluang sebesar 0,15% (beli) dan 0,25% (jual).
  • Cakupan aset: IPOT menyediakan saham & ETF Indonesia, reksa dana, dan obligasi; Pluang menambahkan saham & ETF AS, crypto, dan emas dalam satu akun.

Apa Perbedaan Utama Pluang dan IPOT?

IPOT adalah aplikasi investasi milik PT Indo Premier Sekuritas yang menyediakan perdagangan saham, ETF, reksa dana, dan obligasi lewat platform IPOT (desktop) dan IPOTGO (mobile), sementara Pluang adalah aplikasi investasi multi-aset yang menyediakan akses ke saham Indonesia, saham AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu platform. Perbedaan cakupan produk obligasi dan ETF di IPOT dibanding fokus multi-aset lintas kelas di Pluang ini penting dipahami sejak awal.

IPOT menjalankan bisnis sahamnya melalui PT Indo Premier Sekuritas yang memegang izin Perantara Pedagang Efek (PPE) dari OJK. Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II untuk saham Indonesia, dengan entitas berizin terpisah untuk produk lain seperti crypto dan emas.

Bagaimana Metodologi Perbandingan Ini Disusun?

Perbandingan ini disusun berdasarkan empat kriteria: (1) status lisensi dan regulasi dari OJK serta sumber resmi masing-masing platform, (2) struktur biaya transaksi dari halaman biaya resmi dan sumber independen yang dapat diverifikasi, (3) cakupan aset dan fitur yang tersedia di aplikasi, dan (4) kelebihan-kekurangan berdasarkan dokumentasi resmi maupun ulasan pihak ketiga yang bertanggal. Data diambil dari halaman resmi Indo Premier (indopremier.com), ulasan independen bertanggal, dan Pluang (pluang.com) per September 2026. Artikel ini tidak menobatkan satu platform sebagai pilihan mutlak untuk semua orang, karena kecocokan bergantung pada profil risiko dan kelas aset yang ingin diakses masing-masing pengguna.

Bagaimana Perbandingan Legalitas dan Regulasi OJK?

IPOT menjalankan transaksi saham dan ETF melalui PT Indo Premier Sekuritas, perusahaan efek yang berizin dan diawasi OJK dengan nomor izin PPE KEP-11/PM/PPE/1996 (Rankia, Mei 2026). Reksa dana di IPOT dipasarkan lewat platform IPOTFUND yang bekerja sama dengan puluhan manajer investasi berizin OJK.

Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua platform tunduk pada pengawasan OJK untuk aktivitas jual-beli saham, namun harga saham, unit reksa dana, maupun ETF tetap dapat berfluktuasi terlepas dari status lisensi masing-masing platform.

Bagaimana Perbandingan Biaya Transaksi Saham?

Berdasarkan dokumentasi Indo Premier dan pengujian independen, fee transaksi saham di IPOT tercatat sekitar 0,19% untuk beli dan 0,29% untuk jual dari nilai transaksi, sudah termasuk komponen pajak (Rankia, Mei 2026; Cermati, 2026). IPOT juga menyediakan beberapa jenis akun (Reguler, ODT, Margin) dengan struktur fee yang berbeda-beda sesuai jenis akun.

Struktur biaya saham Indonesia di Pluang (0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual) terdiri dari biaya regulasi pihak ketiga (levy dan pajak) yang besarannya mengikuti ketentuan bursa.

Bagaimana Perbandingan Fitur dan Cakupan Aset?

IPOT menyediakan eksekusi real-time dengan otomatisasi RoboTrading, fitur Go Robo untuk investasi reksa dana otomatis, Go Instant Switching antar reksa dana, serta akses ke lebih dari 200 produk reksa dana lewat IPOTFUND (Cermati, 2026). IPOT juga menyediakan akses ke obligasi pemerintah dan korporasi, namun tidak menyediakan akses langsung ke saham Amerika Serikat maupun crypto dalam ekosistem yang sama.

Pluang menggabungkan saham Indonesia, saham AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu akun. Fitur yang tersedia meliputi Web Trading, Screeners untuk menyaring saham berdasarkan kriteria finansial, dan Auto Invest untuk investasi berkala otomatis di berbagai kelas aset, bukan hanya reksa dana.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Pluang?

Kelebihan utama Pluang adalah kemampuannya menyatukan saham Indonesia, saham AS, crypto, dan emas dalam satu aplikasi, sehingga diversifikasi lintas kelas aset tidak memerlukan rekening di platform terpisah. Auto Invest juga berlaku untuk berbagai kelas aset, bukan hanya reksa dana.

Kekurangannya, Pluang saat ini tidak menyediakan akses langsung ke obligasi pemerintah maupun korporasi seperti yang dimiliki IPOT. Selain itu, karena mencakup banyak kelas aset, setiap produk memiliki entitas penyedia dan tingkat risiko berbeda yang perlu dipahami satu per satu, dan komponen biaya broker saham bersifat dinamis sehingga perlu dicek berkala.

Apa Kelebihan dan Kekurangan IPOT?

Kelebihan IPOT terletak pada cakupan produknya yang mencakup saham, ETF, reksa dana, dan obligasi dalam satu platform, lengkap dengan fitur otomatisasi seperti RoboTrading dan Go Robo yang memudahkan investasi berkala di reksa dana (Cermati, 2026).

Kekurangannya, berdasarkan pengujian independen, fee transaksi saham IPOT (0,19% beli/0,29% jual) tercatat lebih tinggi dibanding sejumlah broker lain untuk nilai transaksi bulanan di atas Rp10 juta (Rankia, Mei 2026). IPOT juga tidak menyediakan akses ke saham Amerika Serikat atau crypto dalam ekosistem yang sama, sehingga pengguna yang ingin aset tersebut perlu membuka rekening di platform lain.

FAQ

Apakah Pluang dan IPOT sama-sama berizin OJK?

Ya. IPOT beroperasi melalui PT Indo Premier Sekuritas yang memegang izin Perantara Pedagang Efek (PPE) dari OJK, sementara Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek yang juga berizin dan diawasi OJK.

Mana yang biaya transaksi sahamnya lebih murah, Pluang atau IPOT?

Fee IPOT tercatat sekitar 0,19% untuk beli dan 0,29% untuk jual dari nilai transaksi (Rankia, Mei 2026). Biaya broker saham Indonesia di Pluang tercatat sebesar 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual.

Apakah IPOT menyediakan akses ke obligasi?

Ya, IPOT menyediakan akses ke obligasi pemerintah dan korporasi lewat platformnya (Cermati, 2026). Pluang saat ini tidak menyediakan produk obligasi, namun menyediakan saham Indonesia, saham & ETF AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu akun.

Apa fitur otomatisasi yang tersedia di IPOT dibanding Pluang?

IPOT menyediakan RoboTrading untuk eksekusi otomatis dan Go Robo untuk investasi reksa dana berkala (Cermati, 2026). Pluang menyediakan Auto Invest yang dapat digunakan untuk investasi berkala di berbagai kelas aset, termasuk saham, crypto, dan emas.

Apakah IPOT bisa digunakan untuk trading saham Amerika Serikat atau crypto?

Tidak. IPOT saat ini berfokus pada saham Indonesia, ETF, reksa dana, dan obligasi. Pluang menyediakan saham Indonesia, saham AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu akun.

Kesimpulan

IPOT dan Pluang sama-sama beroperasi di bawah entitas yang berizin dan diawasi OJK untuk transaksi saham Indonesia, tetapi melayani kebutuhan yang berbeda. IPOT cocok untuk investor yang membutuhkan akses ke obligasi dan reksa dana dalam satu ekosistem dengan fitur otomatisasi. Pluang lebih sesuai untuk investor yang ingin mengakses saham Indonesia, saham AS, crypto, emas, dan reksa dana dalam satu aplikasi tanpa berpindah platform. Sebelum memutuskan, pastikan kamu mencocokkan biaya transaksi terkini, cakupan aset, dan profil risikomu dengan masing-masing platform.

Pelajari lebih lanjut produk Saham Indonesia di Pluang, dan pastikan memahami risiko pasar sebelum berinvestasi.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan, dan setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan risiko pengguna. Investasi saham mengandung risiko fluktuasi harga yang dapat menyebabkan nilai investasi naik maupun turun.  

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1