Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Performa dan Prospek dari XRP
shareIcon

Performa dan Prospek dari XRP

19 Aug 2026, 4:13 PM
·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
Performa dan Prospek dari XRP
XRP adalah aset kripto yang dikembangkan Ripple Labs dan berjalan di atas XRP Ledger, sebuah buku besar terdistribusi yang dirancang untuk menyelesaikan transaksi pembayaran lintas negara dalam hitungan detik dengan biaya sangat kecil. Per 18 Agustus 2026, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,00 (sekitar Rp17.889) dengan kapitalisasi pasar US$62,86 miliar dan menempati peringkat ke-6 berdasarkan kapitalisasi pasar aset kripto. Berbeda dari Bitcoin yang memakai Proof of Work, XRP Ledger memakai mekanisme konsensus tersendiri tanpa penambangan.

 

Apa itu XRP dan apa bedanya dengan Ripple?

Jawaban Singkat

  • XRP adalah aset kriptonya — token digital yang beredar dan diperdagangkan di bursa.

  • XRP Ledger (XRPL) adalah jaringan blockchain tempat XRP berjalan, bersifat open-source.

  • Ripple Labs adalah perusahaan swasta di AS yang membangun produk pembayaran di atas XRPL. Ripple bukan XRP, dan XRPL tetap berjalan tanpa Ripple.

Tiga istilah ini sering dipakai bergantian, padahal berbeda. Ripple Labs memegang sebagian besar pasokan XRP yang belum beredar dalam skema escrow, tetapi tidak mengendalikan XRP Ledger, yang divalidasi oleh jaringan validator independen.

Satu hal yang kerap disalahpahami: sebagian besar produk perbankan Ripple tidak mewajibkan penggunaan XRP. Jaringan pesan antarbank Ripple bisa dipakai tanpa menyentuh token XRP sama sekali. XRP baru berperan pada layanan likuiditas — dulu bernama On-Demand Liquidity (ODL), kini berada di bawah payung Ripple Payments — di mana XRP dipakai sebagai mata uang jembatan.

Berapa harga XRP hari ini?

Data pasar per 18 Agustus 2026:

Indikator

Nilai (USD)

Perkiraan (IDR)*

Harga XRP

US$1,003

Rp17.889

Kapitalisasi pasar

US$62,86 miliar

± Rp1.121 kuadriliun

Volume perdagangan 24 jam

US$845,83 juta

± Rp15,09 triliun

Perubahan 24 jam

+0,10%

Rentang 24 jam

US$0,9887 – US$1,007

Peringkat kapitalisasi pasar

#6

*Konversi memakai kurs tengah Bank Indonesia Rp17.836/US$ per 18 Agustus 2026. Kurs dan harga aset kripto berubah setiap saat; angka di atas adalah potret pada tanggal tersebut, bukan harga saat kamu membaca.

Harga XRP Ripple Hari Ini

Pasokan XRP yang beredar berada di kisaran 62 miliar token dari pasokan maksimum 100 miliar. Sisa sekitar 38 miliar XRP ditahan Ripple dalam escrow dengan jadwal pelepasan hingga 1 miliar token per bulan, dan sebagian besar biasanya dikunci kembali. Pada 1 Juli 2026, 1 miliar XRP dilepas dari escrow (crypto.news, Juli 2026).

Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan. Periode data: 18 Agustus 2026.

Bagaimana cara kerja XRP Ledger?

XRP Ledger memakai XRP Ledger Consensus Protocol, bukan Proof of Work seperti Bitcoin. Alih-alih penambang yang berlomba memecahkan teka-teki kriptografis, sekelompok validator independen menyepakati urutan transaksi setiap beberapa detik.

Konsekuensi teknisnya:

  1. Waktu penyelesaian 3–5 detik. Blok baru (disebut ledger) tertutup setiap 3–5 detik, jauh lebih cepat dibanding Bitcoin yang rata-rata 10 menit per blok.

  2. Biaya transaksi sangat kecil. Biaya minimum jaringan adalah 0,00001 XRP per transaksi — pecahan sen. Biaya ini dibakar, bukan dibayarkan ke validator, sehingga total pasokan XRP menyusut sangat perlahan dari waktu ke waktu.

  3. Konsumsi energi rendah. Tanpa penambangan, kebutuhan komputasi XRPL jauh di bawah jaringan Proof of Work.

Kecepatan dan biaya rendah adalah sifat teknis jaringan, bukan jaminan atas nilai token. Harga XRP ditentukan pasar dan bisa turun meski jaringannya berfungsi normal.

Apa fungsi XRP dalam pembayaran lintas negara?

XRP dirancang sebagai mata uang jembatan (bridge currency). Dalam pengiriman uang antarnegara konvensional, bank perlu memarkir dana di rekening nostro di negara tujuan — modal yang menganggur. Skema likuiditas Ripple menggantinya: mata uang asal ditukar ke XRP, dikirim melalui XRPL dalam hitungan detik, lalu ditukar ke mata uang tujuan.

Volume kumulatif Ripple Payments — yang mencakup layanan likuiditas berbasis XRP maupun jalur lain — dilaporkan melampaui US$95 miliar per Januari 2026 (Ripple, Januari 2026). Perlu dicatat bahwa angka ini berasal dari perusahaan penerbitnya sendiri, bukan auditor independen, dan tidak seluruhnya menggunakan XRP.

Ripple juga menerbitkan RLUSD, stablecoin dolar AS di bawah limited-purpose trust charter NYDFS, yang sebagian beredar di XRP Ledger. Kapitalisasinya sekitar US$1,78 miliar per akhir Mei 2026 (CoinGape, Mei 2026). RLUSD adalah produk terpisah dari XRP dan pertumbuhannya tidak otomatis berarti permintaan XRP naik.

Bank apa saja yang benar-benar menggunakan XRP?

Bagian ini sering dilebih-lebihkan di internet, jadi perlu dipisahkan secara tegas:

Yang terverifikasi:

  • Lebih dari 300 institusi keuangan tercatat pernah bergabung dengan jaringan Ripple. Namun keanggotaan jaringan tidak sama dengan penggunaan XRP — sebagian besar produk Ripple berjalan tanpa token XRP.

  • SBI Holdings (Jepang) adalah pemegang saham Ripple Labs dan mitra yang secara konsisten mengintegrasikan produk berbasis XRP di kawasan Asia.

Yang tidak terverifikasi — jangan dikutip sebagai fakta:

  • Klaim bahwa Bank of America menggunakan XRP untuk 100% transaksi internalnya beredar luas sejak awal 2025. Klaim ini berasal dari pernyataan seorang narasumber di sebuah acara televisi dan tidak pernah dikonfirmasi Bank of America maupun Ripple. Bank of America tercatat sebagai anggota jaringan Ripple; tidak ada pengumuman resmi penggunaan XRP.

  • Sejumlah kemitraan bank yang sering dikutip berasal dari 2018–2019 dan statusnya kini tidak dikonfirmasi ulang. Beberapa bank Eropa dan AS diberitakan telah menghentikan atau mengubah kerja samanya.

Daftar nama bank spesifik selain SBI Holdings ditahan sampai ada sumber primer bertanggal ≤2 tahun (siaran pers bank atau Ripple, bukan agregator kripto). Draf lama memuat Santander, Bank of America, Standard Chartered, PNC, MoneyTap, dan Volante — semuanya bersumber sekunder dan sebagian besar berasal dari 2018–2023.

Bagaimana akhir kasus Ripple vs SEC?

Kasus Ripple Labs melawan U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) telah berakhir pada Agustus 2025. Kedua pihak mencabut banding masing-masing, dan Pengadilan Banding Sirkuit Kedua AS mengonfirmasi penutupan perkara pada 22 Agustus 2025.

Linimasa ringkas:

Waktu

Peristiwa

Desember 2020

SEC menggugat Ripple Labs, Brad Garlinghouse, dan Chris Larsen atas penawaran efek tak terdaftar

Juli 2023

Hakim Analisa Torres memutuskan penjualan XRP di bursa kepada investor ritel bukan penawaran efek; penjualan institusional dinilai melanggar

Oktober 2023

SEC mengajukan banding

Agustus 2025

Kedua pihak mencabut banding; putusan Torres berlaku final, denda perdata US$125 juta tetap

22 Agustus 2025

Sirkuit Kedua resmi menutup perkara

Artinya, status hukum XRP di AS kini relatif jelas untuk perdagangan ritel di bursa. Perlu diingat bahwa ini adalah putusan pengadilan tingkat distrik di satu yurisdiksi — bukan preseden yang otomatis berlaku di negara lain, termasuk Indonesia.

Apakah ETF XRP sudah disetujui?

Sudah. ETF spot XRP mulai diperdagangkan di bursa AS sejak November 2025, diterbitkan antara lain oleh Bitwise, Grayscale, 21Shares, dan Franklin Templeton, dan tercatat di NYSE Arca, Nasdaq, serta Cboe BZX. SEC menyetujui gelombang produk tambahan pada Maret 2026.

Data arus dana (sumber: laporan pasar, Maret–April 2026):

  • Hari pertama perdagangan mencatat arus masuk sekitar US$164 juta.

  • Arus masuk kumulatif melampaui US$1 miliar pada 16 Desember 2025 — tercepat sejak peluncuran ETF Ethereum pada 2024.

  • Per awal Maret 2026, arus masuk kumulatif melampaui US$1,50 miliar, dengan lebih dari 769 juta XRP tersimpan dalam kustodi ETF.

Yang perlu dicatat: arus masuk ETF yang kuat tidak berjalan seiring dengan kenaikan harga. Sepanjang paruh pertama 2026, XRP justru tertekan dan bertahan di sekitar level US$1,00 meski arus masuk ETF berlanjut. Ini contoh konkret bahwa permintaan institusional pada satu instrumen tidak serta-merta menentukan harga aset dasarnya.

Apa saja risiko berinvestasi di XRP?

Aset kripto adalah instrumen berisiko tinggi. Risiko spesifik XRP mencakup:

  1. Volatilitas harga. XRP pernah diperdagangkan jauh di atas dan jauh di bawah level saat ini dalam rentang waktu singkat. Nilai investasimu bisa turun signifikan, termasuk kehilangan sebagian besar modal.

  2. Konsentrasi pasokan. Sekitar 38 miliar XRP masih ditahan Ripple dalam escrow. Pelepasan bulanan hingga 1 miliar token menciptakan potensi tekanan pasokan yang tidak dimiliki aset dengan distribusi lebih tersebar.

  3. Ketergantungan pada satu entitas. Meski XRPL bersifat terdesentralisasi secara teknis, sebagian besar narasi permintaan XRP bertumpu pada keberhasilan produk Ripple Labs.

  4. Adopsi yang belum terbukti dalam angka. Volume yang dilaporkan berasal dari perusahaan penerbit sendiri dan tidak seluruhnya menggunakan XRP.

  5. Risiko regulasi lintas yurisdiksi. Berakhirnya kasus SEC menyelesaikan pertanyaan di AS, bukan di seluruh dunia.

Bagaimana cara membeli XRP di Indonesia?

Di Indonesia, perdagangan aset kripto diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak kewenangannya beralih dari Bappebti pada 10 Januari 2025. Sebelum bertransaksi, pastikan platform yang kamu pakai terdaftar pada daftar penyelenggara aset keuangan digital berizin OJK.

Langkah umumnya:

  1. Pilih platform aset kripto yang berizin dan diawasi OJK.

  2. Selesaikan verifikasi identitas (KYC).

  3. Setor dana ke akunmu.

  4. Cari pasangan perdagangan XRP dan tentukan nominal pembelian.

  5. Simpan catatan transaksi untuk keperluan pelaporan pajak.

Sebelum memutuskan, lakukan analisis mandiri atas profil risikomu. Aset kripto tidak cocok untuk semua kalangan konsumen dan masyarakat.

Pelajari produk aset kripto di Pluang

Perdagangan aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan seluruh dana yang kamu investasikan. Pastikan kamu memahami produk sebelum bertransaksi.

Beli Coin XRP di Sini!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah XRP sama dengan Ripple?

Tidak. XRP adalah asetnya, XRP Ledger adalah jaringannya, dan Ripple Labs adalah perusahaan yang membangun produk di atas jaringan tersebut.

Berapa jumlah maksimum XRP?

100 miliar token, seluruhnya sudah dibuat sejak awal. Tidak ada penambangan XRP baru. Pasokan justru menyusut sangat perlahan karena biaya transaksi dibakar.

Apakah XRP masih peringkat ketiga?

Tidak. Per 18 Agustus 2026, XRP berada di peringkat ke-6 berdasarkan kapitalisasi pasar (CoinGecko).

Apakah kasus SEC masih berjalan?

Tidak. Perkara ditutup pada Agustus 2025 setelah kedua pihak mencabut banding.

Apakah ETF XRP tersedia di Indonesia?

ETF spot XRP diperdagangkan di bursa Amerika Serikat. Ketersediaannya bagi investor Indonesia bergantung pada platform dan ketentuan yang berlaku.

Kesimpulan

XRP adalah aset kripto berumur panjang dengan fungsi teknis yang jelas — penyelesaian pembayaran lintas negara dalam hitungan detik dengan biaya minimal — dan status hukum yang jauh lebih jelas di AS setelah kasus SEC ditutup pada Agustus 2025. Persetujuan ETF spot pada November 2025 membuka akses institusional yang sebelumnya tidak ada.

Pada saat yang sama, data 2026 menunjukkan bahwa kepastian regulasi dan arus masuk ETF tidak otomatis diterjemahkan menjadi kenaikan harga: XRP bertahan di sekitar US$1,00 sepanjang pertengahan 2026 dan turun ke peringkat ke-6. Konsentrasi pasokan di escrow Ripple dan ketergantungan pada adopsi produk satu perusahaan tetap menjadi risiko struktural.


Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Seluruh keputusan investasi dilakukan secara mandiri dan menjadi risiko kamu sepenuhnya.

 

Ditulis oleh
channel logo
Marcella Kusuma
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1