Berita & Analisis
Jam Bursa Saham Indonesia dan Amerika: Jadwal Lengkap dan Terkini 2026

Sebagai salah satu bursa saham terbesar di Asia Tenggara, BEI menetapkan jadwal perdagangan yang konsisten setiap hari kerja untuk menjaga keteraturan dan transparansi transaksi bagi seluruh pelaku pasar, mulai dari investor ritel hingga institusi besar.
Perdagangan saham di BEI / IDX terbagi dalam beberapa sesi setiap hari kerja (Senin–Jumat), sebagai berikut:
Jadwal ini berlaku untuk perdagangan reguler saham yang tercatat di IHSG. Waktu bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan resmi BEI, misalnya saat bulan Ramadan, di mana jam perdagangan biasanya dipersingkat.
Sesi pre-closing dan post-closing memiliki fungsi khusus: pre-closing digunakan untuk menentukan harga penutupan resmi (closing price) berdasarkan mekanisme lelang, sedangkan post-closing memungkinkan transaksi negosiasi di luar mekanisme pasar reguler untuk volume tertentu.
Selain jadwal reguler di atas, BEI juga memiliki mekanisme perdagangan khusus seperti pasar negosiasi dan pasar tunai yang berjalan dengan aturan waktu tersendiri, biasanya digunakan untuk transaksi volume besar atau penyelesaian transaksi tertentu di luar mekanisme pasar reguler.
Bursa saham utama Amerika Serikat, yaitu New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq, memiliki jam operasional reguler sebagai berikut:
Perbedaan ini terjadi karena Amerika Serikat menerapkan daylight saving time, sehingga selisih waktu dengan WIB berubah dua kali setahun. Bagi investor Indonesia, memahami perbedaan EST dan EDT ini penting agar tidak salah memperkirakan waktu buka-tutup bursa AS, terutama menjelang periode pergantian musim di sekitar bulan Maret dan November.
| Sesi | Waktu (ET) | Konversi WIB (EDT/musim panas) |
|---|---|---|
| Pre-market | 04.00–09.30 | 15.00–20.30 |
| Jam Reguler | 09.30–16.00 | 20.30–03.00 |
| After-hours | 16.00–20.00 | 03.00–07.00 |
Perlu diingat, tabel di atas berdasarkan konversi EDT (musim panas AS). Saat AS memasuki EST (musim dingin), seluruh jam di atas mundur satu jam lebih malam dari WIB.
Meski keduanya sama-sama pasar saham, ada beberapa aspek operasional yang membedakan BEI dari bursa saham Amerika Serikat, tidak hanya soal zona waktu semata.
Selain zona waktu yang berbeda, ada beberapa perbedaan mendasar antara BEI dan bursa saham AS:
Perbedaan-perbedaan ini membuat strategi trading di kedua bursa perlu disesuaikan, terutama dari sisi waktu pemantauan dan manajemen likuiditas modal dalam dua mata uang berbeda. Investor yang terbiasa dengan mekanisme Auto Rejection di BEI, misalnya, perlu memahami bahwa bursa AS memiliki pendekatan berbeda dalam menangani volatilitas ekstrem, sehingga pergerakan harga saham AS berpotensi lebih tajam dalam kondisi pasar tertentu dibanding saham Indonesia.
Kabar baik bagi investor Indonesia yang tidak ingin terikat jam malam bursa AS: di Pluang, saham Amerika kini bisa ditradingkan hingga 24 jam, tidak terbatas pada jam reguler NYSE maupun Nasdaq. Artinya, pengguna bisa membeli maupun menjual saham AS kapan saja sesuai kenyamanan waktu masing-masing, tanpa harus menunggu bursa AS resmi buka.
Pluang menghadirkan akses ke saham Amerika secara fractional mulai dari US$1, lengkap dengan fasilitas leverage hingga 4x untuk saham Amerika. Selain saham AS, Pluang juga menyediakan akses ke 950+ saham Indonesia (IDX) dalam ekosistem yang sama, sehingga investor bisa memantau dan bertransaksi di kedua pasar — Indonesia dan Amerika — hanya lewat satu aplikasi.
Kemampuan trading 24 jam ini sangat membantu investor yang memiliki keterbatasan waktu di malam hari, misalnya karena pekerjaan atau rutinitas harian, namun tetap ingin merespons pergerakan berita maupun sentimen pasar saham AS secara real-time tanpa perlu menunggu jam bursa reguler dibuka kembali keesokan harinya.
Cara mulai trading saham AS 24 jam di Pluang:
Di pasar Amerika, aktivitas jual-beli tetap bisa berlangsung di luar jam reguler melalui sesi pre-market dan after-hours, meski dengan likuiditas dan volume transaksi yang lebih rendah dibanding jam reguler. Harga saham pada sesi ini bisa lebih volatil karena jumlah partisipan pasar yang lebih sedikit. Di BEI, tidak ada sesi pre-market atau after-hours resmi untuk investor ritel — perdagangan hanya berlangsung pada sesi I dan II yang telah ditetapkan.
Sesi pre-market dan after-hours biasanya dimanfaatkan trader untuk merespons berita penting yang keluar sebelum atau setelah jam bursa reguler, misalnya rilis laporan keuangan kuartalan (earnings) yang umumnya diumumkan di luar jam bursa. Karena spread harga bisa lebih lebar pada sesi ini, investor pemula disarankan untuk lebih berhati-hati dan memahami risikonya sebelum bertransaksi di luar jam reguler.
Meski demikian, akses trading 24 jam yang ditawarkan Pluang untuk saham Amerika berbeda dari sesi pre-market dan after-hours resmi bursa AS. Fitur ini dirancang agar pengguna tetap bisa membeli maupun menjual saham AS kapan saja sesuai kenyamanan waktu, dengan tetap memperhatikan bahwa likuiditas dan pergerakan harga di luar jam bursa reguler AS dapat berbeda karakteristiknya dibanding jam pasar utama.
Selain jam operasional harian, penting juga bagi investor untuk mengetahui kapan masing-masing bursa benar-benar tutup sepanjang hari karena libur resmi.
BEI tutup pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) serta hari libur nasional Indonesia, termasuk libur keagamaan dan libur bersama pemerintah. Bursa saham AS tutup pada akhir pekan serta hari libur federal Amerika Serikat seperti Thanksgiving, Natal, dan Tahun Baru. Jadwal libur bursa biasanya diumumkan resmi oleh masing-masing otoritas bursa di awal tahun.
Investor yang aktif bertransaksi di kedua pasar sebaiknya mencatat kalender libur masing-masing bursa, karena tanggal liburnya sering kali tidak sama antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kesalahan menempatkan order pada hari libur bursa bisa menyebabkan transaksi tertunda hingga hari bursa berikutnya dibuka kembali.
Sebagai catatan tambahan, beberapa hari libur nasional Indonesia seperti libur Lebaran atau libur Natal bisa berlangsung lebih dari satu hari berturut-turut, sehingga penting untuk merencanakan strategi trading beberapa hari sebelum libur panjang dimulai, terutama jika memiliki posisi terbuka yang perlu dipantau.
Mengetahui jam bursa bukan sekadar informasi teknis, melainkan berdampak langsung pada strategi trading maupun investasi jangka panjang. Investor yang memahami jam-jam paling likuid bisa menghindari eksekusi order pada waktu spread harga sedang lebar, sementara investor jangka panjang bisa memanfaatkan waktu tenang di luar jam bursa untuk melakukan riset tanpa terburu-buru oleh pergerakan harga real-time.
Bagi investor yang aktif memantau dua bursa sekaligus — Indonesia dan Amerika — pemahaman jam bursa yang tepat juga membantu mengatur waktu tidur dan produktivitas harian, terutama jika memilih untuk memantau berita maupun pergerakan pasar AS yang jatuh pada malam hari waktu Indonesia.
Selain itu, memahami jam bursa juga membantu investor menghindari kesalahan umum, seperti menempatkan order saat pasar sedang tutup dan baru tereksekusi keesokan harinya dengan harga yang mungkin sudah berbeda jauh dari perkiraan awal. Kesadaran waktu ini menjadi bagian penting dari manajemen risiko, terutama bagi investor yang aktif bertransaksi di kedua pasar dalam waktu bersamaan.
Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan agar aktivitas trading Anda di kedua bursa berjalan lebih optimal.
BEI buka pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 15.50 WIB pada hari kerja, dengan jeda istirahat siang antara sesi I dan sesi II. Pada hari Jumat, jeda istirahat berlangsung sedikit lebih lama dibanding hari kerja lainnya.
Bursa saham Amerika buka sekitar pukul 21.30 atau 20.30 WIB tergantung musim (EST/EDT) dan tutup sekitar pukul 04.00 atau 03.00 WIB keesokan harinya. Selisih waktu ini berubah dua kali setahun mengikuti penerapan daylight saving time di Amerika Serikat.
Bisa. Di Pluang, saham Amerika dapat ditradingkan hingga 24 jam, tidak terbatas pada jam reguler NYSE maupun Nasdaq, sehingga investor Indonesia tidak perlu menyesuaikan jadwal tidur untuk memantau pasar AS.
Tidak. BEI hanya buka pada hari kerja (Senin–Jumat) dan tutup pada akhir pekan serta hari libur nasional, termasuk libur keagamaan dan libur bersama yang ditetapkan pemerintah setiap tahunnya.
Karena Amerika Serikat menerapkan daylight saving time, sehingga selisih waktu antara zona waktu ET dan WIB berubah dua kali dalam setahun — sekitar bulan Maret dan November.
Pre-closing adalah sesi singkat setelah sesi II berakhir, digunakan untuk menentukan harga penutupan resmi saham sebelum sesi post-closing dimulai.
Ketersediaan trading 24 jam berlaku untuk saham Amerika yang didukung oleh Pluang, namun tetap disarankan untuk memeriksa ketersediaan masing-masing saham secara langsung di aplikasi sebelum bertransaksi.
Perbedaan harga terjadi karena volume dan jumlah partisipan pasar yang jauh lebih sedikit pada sesi after-hours, sehingga harga lebih rentan bergerak signifikan meski dengan volume transaksi yang kecil.
BEI buka pukul 09.00–15.50 WIB pada hari kerja, sementara bursa saham Amerika beroperasi malam hari waktu Indonesia mengikuti jam ET. Bagi investor yang ingin fleksibilitas penuh tanpa terikat jam malam, Pluang menghadirkan akses trading saham Amerika hingga 24 jam sekaligus akses ke 950+ saham Indonesia dalam satu aplikasi, sehingga jadwal trading bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing investor.
Memahami jam bursa dengan baik membantu investor mengambil keputusan yang lebih tepat waktu, baik untuk strategi jangka pendek maupun investasi jangka panjang di dua pasar terbesar yang bisa diakses investor Indonesia saat ini.
Dengan mencatat jadwal sesi, hari libur, dan perbedaan zona waktu kedua bursa, investor bisa merancang rutinitas trading yang lebih terstruktur — baik untuk memantau saham Indonesia di pagi hingga sore hari, maupun saham Amerika kapan saja lewat akses 24 jam yang ditawarkan Pluang.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


