ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
DSSA: Satu-Satunya Rantai Infrastruktur AI Terintegrasi di Indonesia
shareIcon

DSSA: Satu-Satunya Rantai Infrastruktur AI Terintegrasi di Indonesia

22 Jun 2026, 11:08 AM
·
Waktu baca: 2 menit
shareIcon
DSSA: Satu-Satunya Rantai Infrastruktur AI Terintegrasi di Indonesia
DSSA bukan lagi sekadar emiten batu bara. Dengan DANA, SMX01, dan geothermal 480MW, DSSA membangun ekosistem AI paling lengkap di Indonesia. Inisiasi BUY, TP Rp1.145/saham.

REKOMENDASI: BELI (INITIATE BUY)

Target Harga (TP): Rp1.145/saham (+34,7% upside)

Batu bara yang membangun rumahnya, AI yang akan mengubah total growth engine DSSA.

Baca lebih lanjut terkait DSSA:  https://bit.ly/AI_Infra_Indonesia

Beli Saham DSSA Di Sini!

Plot twist: Perusahaan batu bara ini diam-diam bertransformasi menjadi "tuan tanah" AI di Indonesia. DSSA menguasai pasokan listrik, jalur konektivitas (pipes), pusat data (data center), hingga datanya itu sendiri. Ibaratnya, mereka memiliki perkebunan, dapur, sekaligus restorannya. Raksasa teknologi (Big Tech) saja hanya bisa memimpikan integrasi vertikal sekelas ini.

Senjata Rahasia & Ekosistem Terintegrasi

  • Kekuatan Utama dari DANA: Memiliki lebih dari 200 juta dompet digital, mencakup 78% populasi dewasa Indonesia. Ditambah rekam jejak data pembayaran dan kredit selama 6 tahun yang tidak bisa ditiru atau diambil lewat jalan pintas oleh siapa pun.

  • Sinergi Global: Dikombinasikan dengan iFLYTEK dan joint venture (JV) bersama China Mobile, ekosistem ini sudah menghabiskan sekitar 131 juta jam GPU per tahun — bahkan sebelum ada satu pun perusahaan hyperscaler yang menandatangani kontrak.

Infrastruktur Masa Depan: SMX01

Lalu ada SMX01, sebuah "hotel AI" Tier IV berkapasitas 60MW di CBD Jakarta yang digarap bersama LG CNS. Fasilitas ini menyediakan 2.400 rak GPU, dengan 18MW pertama siap beroperasi pada semester kedua tahun 2026 (2H26).

Hebatnya, proyek ini ditenagai oleh pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) 480MW milik DSSA sendiri (JV dengan First Gen, proyeksi tahun 2029). Jadi, pada tahun 2030 nanti, mereka bisa meyakinkan para hyperscaler tanpa ragu: "Ya, kami bebas karbon." Silakan coba bersaing dengan keunggulan ini jika kompetitor masih mengandalkan genset diesel dan sewa kabel serat optik (leased fiber).

Performa Finansial yang Solid

Angka-angka berikut membuktikan bahwa ini bukan sekadar tren sesaat:

  • Pendapatan Non-Batu Bara: Diproyeksikan melonjak dari US$303 juta → US$1,7 miliar pada FY30F (Proyeksi Tahun Fiskal 2030).

  • Margin Keuntungan: Naik dari 8,3% → 13,6%.

  • Mesin Uang Stabil: Bisnis batu bara tetap aktif menyokong pendanaan operasional (paying the bills), sementara ekspansi home pass MoraRepublic memberikan landasan pacu yang panjang untuk pertumbuhan jangka panjang.

Beli Saham DSSA Di Sini!

Ditulis oleh
channel logo
Marcella Kusuma
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1