Berita & Analisis
Harga Emas 100 Gram Hari Ini: Investasi Aman dan Cerdas 2026

Berbeda dari pembelian gram kecil yang sering menjadi titik awal seseorang mulai berinvestasi emas, denominasi 100 gram biasanya dipilih investor yang sudah punya pengalaman dan ingin mengalokasikan porsi kekayaan yang cukup besar ke emas — baik untuk warisan, dana pensiun jangka panjang, maupun proteksi nilai aset dari inflasi dalam skala yang lebih signifikan.
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak PPh 0,25% | Harga per Gram (Dasar) |
|---|---|---|---|
| 50 gram | Rp129.195.000 | Rp129.517.988 | Rp2.583.900 |
| 100 gram | Rp258.312.000 | Rp258.957.780 | Rp2.583.120 |
| 250 gram | Rp645.515.000 | Rp647.128.788 | Rp2.582.060 |
| 500 gram | Rp1.290.820.000 | Rp1.294.047.050 | Rp2.581.640 |
| 1.000 gram | Rp2.581.600.000 | Rp2.588.054.000 | Rp2.581.600 |
Catatan: Harga di atas adalah harga referensi emas batangan fisik Antam pada 08 Juli 2026 dan berubah setiap hari mengikuti pergerakan harga emas dunia serta kurs rupiah. Untuk harga emas digital Pluang secara real-time, cek langsung di aplikasi Pluang.
Sebagai perbandingan, harga Emas Digital Pluang per 8 Juli 2026 berada di Rp2.364.937,5 per gram — sekitar 8,45% lebih murah dibanding harga dasar emas fisik Antam 100 gram (Rp2.583.120 per gram). Untuk pembelian setara 100 gram, selisih ini setara sekitar Rp21.818.250 — nilai yang cukup signifikan untuk investor bernilai besar, bahkan sebelum memperhitungkan biaya penyimpanan tambahan yang biasanya menyertai kepemilikan emas fisik dalam jumlah ini.
Selain sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, emas dalam jumlah besar seperti 100 gram sering dipilih karena beberapa alasan spesifik:
Untuk transaksi bernilai ratusan juta rupiah, memahami komponen perhitungan harga menjadi lebih penting dibanding denominasi kecil, karena selisih kecil dalam persentase bisa berarti selisih jutaan rupiah dalam nominal absolut.
Rumus perhitungannya:
Harga Beli = Harga Dasar per Gram × 100 + Pajak Penghasilan (PPh)
Perhatikan bahwa harga per gram untuk 100 gram (Rp2.583.120) hanya sedikit lebih murah dibanding 10 gram (Rp2.590.500) atau 50 gram (Rp2.583.900). Artinya, efisiensi biaya cetak emas fisik mulai melandai di atas denominasi 50–100 gram — pada titik ini, faktor yang lebih menentukan bagi investor bukan lagi harga per gram, melainkan biaya penyimpanan, likuiditas, dan pajak.
Sebagai gambaran, selisih harga per gram antara 10 gram (Rp2.590.500) dan 100 gram (Rp2.583.120) hanya sekitar Rp7.380, atau kurang dari 0,3%. Untuk nilai transaksi ratusan juta rupiah, selisih sekecil ini jauh lebih kecil dampaknya dibanding biaya penyimpanan tahunan safe deposit box, potensi risiko keamanan, atau perbedaan skema pajak antarinstrumen yang akan dibahas lebih lanjut di bawah.
Membeli emas fisik senilai ratusan juta rupiah membawa pertimbangan yang berbeda dari pembelian gram kecil:
Faktor-faktor di atas membuat sebagian besar investor bernilai besar mulai mempertimbangkan bentuk kepemilikan emas non-fisik, terutama jika tujuan investasinya adalah eksposur terhadap harga emas — bukan kepemilikan fisik itu sendiri untuk keperluan koleksi atau warisan berbentuk benda.
Untuk eksposur emas senilai 100 gram atau lebih, Pluang menyediakan dua alternatif non-fisik yang menghindari masalah penyimpanan di atas:
| Aspek | Emas Fisik 100 Gram | Emas Digital Pluang | Crypto Gold (PAXG/XAUT) di Pluang |
|---|---|---|---|
| Harga per gram (08 Juli 2026) | Rp2.583.120 | Rp2.364.937,5 | Mengikuti harga emas dunia real-time |
| Penyimpanan | Perlu brankas/safe deposit box | Tersimpan otomatis di akun, tanpa biaya penyimpanan tambahan | Tersimpan otomatis di akun/dompet digital |
| Likuiditas jual-beli | Perlu verifikasi fisik di toko emas | Bisa dijual kapan saja lewat aplikasi | Bisa dijual kapan saja lewat aplikasi |
| Regulasi | Bappebti | Bappebti (Pedagang Fisik Emas Digital) | OJK (aset crypto) |
| Skema pajak transaksi | PPh saat beli; capital gain umumnya mengikuti tarif pajak penghasilan umum saat dilaporkan | PPh saat beli; capital gain umumnya mengikuti tarif pajak penghasilan umum saat dilaporkan | PPh final dipotong langsung oleh penyelenggara pada setiap transaksi, sesuai ketentuan pajak aset crypto yang berlaku |
Poin skema pajak ini penting untuk investor bernilai besar. Pada aset crypto termasuk crypto gold seperti PAXG (PAX Gold) dan XAUT (Tether Gold), pemerintah menerapkan Pajak Penghasilan (PPh) final yang dipotong langsung oleh penyelenggara/pedagang aset crypto pada setiap transaksi jual-beli — sehingga kewajiban pajak transaksi tersebut relatif lebih sederhana dan sudah "selesai" saat itu juga. Sebaliknya, keuntungan (capital gain) dari penjualan emas fisik maupun emas digital pada umumnya termasuk penghasilan yang perlu dihitung dan dilaporkan mengikuti tarif pajak penghasilan yang berlaku bagi wajib pajak, karena belum ada skema pemotongan final khusus seperti pada aset crypto.
Karena semakin besar nilai transaksi, semakin besar pula potensi dampak dari perbedaan skema pajak ini, investor yang mempertimbangkan eksposur emas dalam jumlah besar disarankan mengonsultasikan strukturnya — termasuk pilihan antara emas fisik, Emas Pluang, atau crypto gold — dengan konsultan pajak agar sesuai dengan kondisi dan kewajiban pajak masing-masing. Keputusan ini sebaiknya tidak hanya didasarkan pada selisih harga per gram semata, melainkan mempertimbangkan gambaran biaya dan kewajiban secara menyeluruh dalam jangka panjang.
Masuk ke aplikasi Pluang dan pilih menu Emas Pluang untuk melihat harga real-time.
Bandingkan kebutuhan penyimpanan dan preferensi pajak, lalu tentukan apakah alokasi akan ditempatkan di emas digital atau crypto gold seperti PAXG/XAUT.
Untuk nilai besar seperti setara 100 gram, investor bisa membeli bertahap menggunakan Auto Invest / Recurring agar risiko harga tersebar, atau membeli sekaligus jika sudah yakin dengan timing pasar.
Pantau nilai portofolio emas secara berkala melalui aplikasi Pluang, dan lakukan penjualan kapan saja tanpa proses verifikasi fisik.
Untuk investasi bernilai besar, ada baiknya juga mempertimbangkan untuk tidak menempatkan seluruh alokasi emas pada satu bentuk kepemilikan saja. Kombinasi antara sebagian emas digital untuk likuiditas dan sebagian crypto gold untuk efisiensi pajak, misalnya, bisa menjadi pendekatan yang lebih seimbang dibanding menempatkan seluruh dana pada satu instrumen.
Kegiatan investasi emas di Pluang terjamin legalitasnya karena beroperasi di bawah pengawasan otoritas berwenang. Transaksi emas digital dikelola oleh PT Pluang Emas Sejahtera yang berizin Bappebti, sedangkan perdagangan aset keuangan digital seperti crypto gold dijalankan melalui PT Bumi Santosa Cemerlang di bawah pengawasan OJK. Sebagai langkah kehati-hatian, pastikan Anda selalu memeriksa legalitas platform investasi di OJK atau Bappebti sebelum melakukan transaksi bernilai besar.
Per 8 Juli 2026, harga Emas Digital Pluang berada di Rp2.364.937,5 per gram, sekitar 8,45% lebih murah dibanding harga dasar emas fisik Antam 100 gram — setara selisih sekitar Rp21.818.250 untuk pembelian senilai 100 gram. Harga ini terus berubah setiap hari, jadi selalu cek harga real-time di aplikasi Pluang sebelum bertransaksi.
Per 8 Juli 2026, harga emas 100 gram berada di kisaran Rp258.312.000 (harga dasar) atau Rp258.957.780 setelah PPh 0,25%. Harga ini berubah setiap hari, jadi selalu cek harga real-time di aplikasi Pluang sebelum bertransaksi.
Sedikit lebih murah per gram, namun selisihnya tidak besar (sekitar Rp7.000–8.000 per gram dibanding 10 gram). Untuk emas fisik dalam jumlah besar, faktor penyimpanan dan likuiditas biasanya lebih penting dipertimbangkan dibanding selisih harga per gram tersebut.
Tergantung prioritas investor. Emas fisik cocok untuk yang ingin kepemilikan fisik langsung namun perlu penyimpanan aman. Emas digital dan crypto gold di Pluang menghindari masalah penyimpanan dan bisa dicairkan kapan saja, dengan skema pajak yang berbeda antara keduanya.
Transaksi crypto gold seperti PAXG dan XAUT dikenakan PPh final yang dipotong langsung oleh penyelenggara pada setiap transaksi. Sementara itu, capital gain dari emas fisik maupun emas digital pada umumnya dihitung mengikuti tarif pajak penghasilan yang berlaku dan perlu dilaporkan wajib pajak. Untuk kepastian sesuai kondisi masing-masing, disarankan berkonsultasi dengan konsultan pajak.
Pluang menyediakan emas digital melalui PT Pluang Emas Sejahtera yang berizin dan diawasi Bappebti sebagai Pedagang Fisik Emas Digital, sehingga aset investor tercatat dan diawasi sesuai regulasi yang berlaku.
Investor dapat menjual emas digital senilai 100 gram atau berapa pun kapan saja melalui aplikasi Pluang pada harga buyback yang berlaku, tanpa perlu proses verifikasi fisik seperti pada emas batangan.
Membeli bertahap menggunakan fitur Auto Invest dapat membantu meratakan risiko fluktuasi harga (strategi Dollar Cost Averaging), dibanding membeli seluruh nominal besar sekaligus pada satu titik harga.
Tidak ada angka baku yang berlaku untuk semua orang, karena alokasi ideal tergantung profil risiko, tujuan keuangan, dan jangka waktu investasi masing-masing. Banyak perencana keuangan menyarankan diversifikasi dan tidak menempatkan seluruh dana hanya pada satu jenis aset, termasuk emas. Konsultasi dengan perencana keuangan independen dapat membantu menentukan porsi yang sesuai dengan kondisi finansial masing-masing individu.
Untuk nilai sebesar ini, banyak pemilik emas fisik mempertimbangkan asuransi tambahan di luar fasilitas safe deposit box bank, karena polis standar rumah tangga umumnya memiliki batas ganti rugi untuk barang berharga seperti emas.
Bisa. Karena Emas Pluang memungkinkan pembelian fraksional dengan nominal rupiah, investor bisa mulai mengalokasikan dana secara rutin lewat Auto Invest hingga mencapai nilai setara 100 gram, tanpa harus menunggu modal besar terkumpul di muka.
Harga emas 100 gram hari ini berada di kisaran Rp258.312.000–Rp258.957.780, dengan efisiensi harga per gram yang mulai melandai dibanding denominasi 10–50 gram. Untuk nilai investasi sebesar ini, pertimbangan penyimpanan, likuiditas, dan pajak menjadi lebih penting dibanding sekadar harga per gram. Emas Digital Pluang dan crypto gold seperti PAXG dan XAUT menawarkan alternatif tanpa risiko penyimpanan fisik, dengan skema pajak yang berbeda satu sama lain — sehingga struktur alokasi yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi dan dikonsultasikan dengan penasihat keuangan atau pajak jika diperlukan. Mulai kelola alokasi emas bernilai besar secara lebih efisien di Pluang.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


