Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Emas Putih vs Emas Kuning: Beda Kadar, Nilai Jual, dan Perawatan
shareIcon

Emas Putih vs Emas Kuning: Beda Kadar, Nilai Jual, dan Perawatan

17 Sep 2026, 11:52 AM
·
Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Emas Putih vs Emas Kuning: Beda Kadar, Nilai Jual, dan Perawatan
Emas putih dan emas kuning dengan karat yang sama memiliki kandungan emas yang sama. Yang membedakan keduanya adalah logam campurannya: emas kuning dicampur tembaga dan perak, sedangkan emas putih dicampur logam berwarna pucat seperti paladium, nikel, atau perak, lalu dilapisi rodium agar warnanya rata. Karena kadar emasnya identik, nilai kandungan emasnya juga identik — perbedaan harga di toko dan selisih buyback muncul dari komponen non-emas, bukan dari emasnya.

Perbedaan yang Sebenarnya Ada di Logam Campuran

Emas murni berwarna kuning dan terlalu lunak untuk dibentuk menjadi perhiasan yang tahan pakai, sehingga selalu dicampur logam lain. Pilihan logam campuran inilah yang menentukan warna akhir, bukan kadar emasnya.

Karat mengukur berapa banyak emas dalam campuran. Warna menunjukkan dengan apa emas itu dicampur. Dua pertanyaan berbeda, dan mencampurkannya adalah sumber kekeliruan yang umum saat membandingkan harga di toko.

Komposisi emas kuning

Emas kuning dicampur tembaga dan perak dalam proporsi yang mempertahankan warna kuning alami emas. Semakin tinggi kadarnya, semakin pekat warna kuningnya. Emas 24 karat berwarna kuning lebih tua, sedangkan emas 375 tampak jauh lebih pucat karena kandungan emasnya hanya 37,5%.

Karena warnanya berasal dari logamnya sendiri, emas kuning tidak memerlukan lapisan pewarna. Bila permukaannya kusam, warnanya tetap kuning.

Komposisi emas putih dan peran lapisan rodium

Emas putih dicampur logam berwarna pucat — paladium, nikel, perak, atau seng. Campuran ini menghasilkan warna keputihan yang cenderung keabu-abuan atau sedikit kekuningan, belum seperti warna emas putih yang biasa terlihat di etalase.

Warna putih terang yang dikenal konsumen berasal dari lapisan rodium, logam grup platina yang disepuh di permukaan. Lapisan ini tipis dan akan menipis karena gesekan pemakaian, sehingga perlu pelapisan ulang secara berkala. Cincin yang dipakai harian umumnya perlu pelapisan lebih sering daripada perhiasan yang jarang dipakai.

Satu klarifikasi penting: emas putih bukan platina. Platina adalah logam yang berbeda, dijual dengan acuan harga tersendiri, dan tidak dihitung dengan skala karat emas. Perhiasan berlabel platina tidak setara dengan emas putih meski warnanya mirip.

Perbandingan Kandungan Emas pada Kadar yang Sama

Kadar

Kandungan emas

Emas kuning

Emas putih

375 / 9K

37,5%

Tembaga + perak

Nikel/perak/paladium + rodium

750 / 18K

75,0%

Tembaga + perak

Paladium/nikel + rodium

875 / 21K

87,5%

Tembaga + perak

Jarang diproduksi

999 / 24K

99,9%

Emas murni

Tidak mungkin dibuat

 

Dua hal yang terlihat dari tabel ini. Pertama, pada kadar yang sama, kandungan emasnya persis sama — 18K putih dan 18K kuning sama-sama 75% emas. Kedua, emas putih tidak ada pada kadar 24K, karena emas murni tanpa campuran akan berwarna kuning.

Nilai Jual Kembali

Perhitungan nilai kandungan emas untuk keduanya memakai rumus yang sama: kadar dibagi 24, dikalikan harga emas murni per gram, dikalikan berat logam. Untuk 18K, pengalinya 0,75 baik untuk emas putih maupun emas kuning.

Yang membuat harga buyback riil berbeda:

  • Ongkos pembuatan tidak dihitung dalam buyback. Perhiasan emas putih sering memiliki ongkos pembuatan lebih tinggi karena ada proses pelapisan rodium. Biaya tambahan ini tidak kembali saat dijual.

  • Sebagian toko lebih selektif terhadap emas putih. Kadar harus diuji setelah lapisan permukaannya diperhitungkan, dan tidak semua toko melayani pembelian kembali emas putih dari toko lain.

  • Kondisi lapisan mempengaruhi penawaran. Lapisan rodium yang sudah terkikis membuat barang tampak lebih tua, dan penilaian toko sering ikut terpengaruh meski kadar emasnya tidak berubah.

  • Sertifikat dan cap kadar menentukan. Barang bercap kadar dan bersertifikat lebih mudah dinilai, untuk kedua jenis warna.

Kesimpulan praktisnya: pada kadar yang sama, nilai emasnya setara, tetapi biaya yang tidak kembali cenderung lebih besar pada emas putih. Selisih ini perlu dihitung sebelum membeli, bukan saat menjual.

Perawatan Sehari-hari

Emas kuning

  • Cukup dibersihkan dengan air hangat, sabun lembut, dan sikat berbulu sangat halus.

  • Hindari kontak dengan pemutih dan bahan pembersih berbasis klorin, yang dapat merusak logam campuran.

  • Kusam pada permukaan biasanya bisa diatasi dengan pemolesan; warnanya tidak berubah karena warna berasal dari logamnya.

  • Simpan terpisah dari perhiasan lain agar tidak tergores, terutama untuk kadar tinggi yang lebih lunak.

Emas putih

  • Lepaskan sebelum berenang di kolam berklorin, mandi dengan produk bersulfur, atau menggunakan pembersih rumah tangga.

  • Hindari pemolesan abrasif. Memoles emas putih justru mengikis lapisan rodium dan mempercepat kebutuhan pelapisan ulang.

  • Warna yang mulai menguning atau keabu-abuan menandakan lapisan rodium menipis, bukan tanda barangnya palsu. Solusinya pelapisan ulang di toko atau bengkel perhiasan.

  • Perhitungkan biaya pelapisan berkala sebagai biaya kepemilikan, terutama untuk barang yang dipakai setiap hari.

Pertimbangan Bahan Campuran

Sebagian emas putih menggunakan nikel sebagai logam campuran, dan nikel adalah pemicu reaksi kulit yang cukup umum pada perhiasan. Emas putih dengan campuran paladium tidak mengandung nikel dan biasanya dijual dengan harga lebih tinggi karena harga paladium sendiri lebih mahal. Jika hal ini menjadi pertimbangan, komposisi campuran bisa ditanyakan ke penjual sebelum membeli — informasi ini tidak selalu tercantum pada cap kadar, yang hanya menunjukkan kandungan emas.

Posisi Keduanya untuk Tujuan Menyimpan Nilai

Perhiasan, baik putih maupun kuning, memiliki dua komponen nilai: kandungan emas dan nilai jasa pembuatan. Komponen pertama mengikuti harga emas; komponen kedua tidak kembali saat dijual. Karena itu selisih antara harga beli dan harga buyback pada perhiasan umumnya lebih lebar dibandingkan emas berkadar 999 dalam bentuk batangan atau emas digital, yang nilainya hampir seluruhnya berupa kandungan emas.

Untuk membandingkan, harga acuan emas murni per gram bisa dilihat di halaman harga emas Pluang, sementara mekanisme kepemilikan emas berkadar 999 dijelaskan di halaman produk emas digital. Pembahasan kadar dan sertifikasi emas batangan ada di ulasan mengenai emas LM dan kadarnya.

Kedua bentuk emas tetap mengandung risiko. Harga emas berfluktuasi dan dapat turun sehingga nilai kepemilikan berada di bawah harga perolehan, emas tidak menghasilkan arus kas berupa bunga atau dividen, dan perhiasan menambah risiko kehilangan fisik serta biaya perawatan. Kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mana yang lebih mahal, emas putih atau emas kuning?

Pada kadar dan berat yang sama, kandungan emasnya bernilai sama. Harga jual emas putih sering lebih tinggi karena ongkos pembuatan dan proses pelapisan rodium, bukan karena emasnya lebih banyak.

Apakah emas putih bisa berubah menjadi kuning?

Bisa tampak menguning ketika lapisan rodiumnya menipis dan warna asli campuran emas mulai terlihat. Ini proses normal dan diatasi dengan pelapisan ulang.

Apakah emas putih 18K sama nilainya dengan emas kuning 18K?

Nilai kandungan emasnya sama, yaitu 75% dari berat logam. Harga transaksi bisa berbeda karena komponen ongkos dan kebijakan buyback penjual.

Bagaimana membedakan emas putih dari platina dan perak?

Dari cap pada barang. Emas putih bercap kadar emas seperti 375 atau 750, platina bercap PT atau Plat dengan angka kemurnian tersendiri, dan perak bercap 925. Bila tidak ada cap, kadar perlu diuji di toko emas atau laboratorium.

Kesimpulan

Emas putih dan emas kuning pada kadar yang sama mengandung emas dalam jumlah yang sama; perbedaannya ada pada logam campuran, lapisan akhir, dan biaya perawatan. Emas kuning lebih sederhana dari sisi perawatan karena warnanya melekat pada logamnya. Emas putih menawarkan tampilan berbeda dengan tambahan biaya pelapisan berkala dan selisih beli–jual yang cenderung lebih lebar. Untuk keperluan menyimpan nilai, membandingkan keduanya sebaiknya dilakukan pada dasar yang sama: nilai kandungan emas per gram, bukan harga per potong.


Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi.

Pluang merupakan aplikasi milik PT Bumi Santosa Cemerlang yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Emas Sejahtera yang telah memiliki izin sebagai Pedagang Fisik Emas Digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Seluruh transaksi tercatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

 

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1