ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Cara Dapat Dividen BBRI 2026: Jadwal, Jumlah, dan Panduan Lengkap
shareIcon

Cara Dapat Dividen BBRI 2026: Jadwal, Jumlah, dan Panduan Lengkap

25 Jun 2026, 5:38 PM
·
Waktu baca: 8 menit
shareIcon
pohon-kota-dividen-bbri
Dividen BBRI 2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menetapkan total dividen tunai sebesar Rp 346 per lembar saham (Rp 52,10 triliun) dari laba tahun buku 2025, dengan cum date pasar reguler 20 April 2026 dan pembayaran dividen final pada 8 Mei 2026. Artikel ini merangkum seluruh jadwal, jumlah per lembar, histori lima tahun terakhir, serta panduan lengkap cara membeli saham BBRI agar berhak mendapatkan dividen — data diperbarui setiap siklus RUPS.

Apa Itu Dividen BBRI?

Dividen BBRI adalah pembagian keuntungan perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada seluruh pemegang sahamnya, dibayarkan dalam bentuk tunai sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki pada tanggal recording date. BBRI menetapkan besaran dividen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) setiap tahunnya, berdasarkan persentase tertentu dari laba bersih yang disebut dividend payout ratio.

Sebagai salah satu saham blue chip terbesar di Indonesia, BBRI dikenal konsisten membagikan dividen dengan payout ratio yang sangat tinggi — mencapai 92% untuk laba buku 2025. Hal ini menjadikan BBRI sebagai pilihan utama investor yang mencari pendapatan pasif dari dividend yield yang kompetitif dan berkelanjutan.

Berapa Dividen BBRI 2026 dan Kapan Jadwalnya?

BBRI membagikan total dividen sebesar Rp 346 per lembar saham (Rp 52,10 triliun) dari laba buku 2025, yang disetujui dalam RUPST pada 10 April 2026. Pembagian dilakukan dalam dua tahap: dividen interim yang sudah dibayarkan pada Januari 2026, dan dividen final yang dibayarkan pada Mei 2026.

Jadwal Dividen BBRI Tahun Buku 2025 (Dibagikan 2026)
KeteranganTanggal / Jumlah
RUPST (persetujuan dividen)10 April 2026
Cum Date — Pasar Reguler & Negosiasi20 April 2026
Ex-Date — Pasar Reguler & Negosiasi21 April 2026
Cum Date — Pasar Tunai22 April 2026
Ex-Date — Pasar Tunai23 April 2026
Recording Date22 April 2026
Payment Date (Pembayaran Dividen Final)8 Mei 2026
Jumlah Dividen Final per LembarRp 209
Dividen Interim (dibayar 15 Jan 2026)Rp 137 per lembar
Total Dividen Tunai Tahun Buku 2025Rp 346 per lembar
Total Nilai DividenRp 52,10 triliun
Dividend Payout Ratio92% dari laba bersih 2025

Catatan: Data mengacu pada keterbukaan informasi resmi BBRI di BEI/IDX tertanggal 13 April 2026 dan hasil RUPST 10 April 2026. Selalu cek pengumuman terbaru di situs IDX atau OJK untuk konfirmasi final.

Apa Itu Cum Date dan Ex-Date Dividen BBRI?

Dua tanggal paling kritis yang harus kamu pahami sebelum membeli saham BBRI untuk tujuan dividen adalah cum date dan ex-date. Berikut penjelasan lengkapnya:

  • Cum Date Pasar Reguler (20 April 2026): Tanggal terakhir kamu harus sudah memiliki saham BBRI di pasar reguler dan negosiasi agar berhak mendapatkan dividen final. Membeli saham pada atau sebelum tanggal ini memastikan kamu terdaftar sebagai pemegang saham yang berhak.
  • Ex-Date Pasar Reguler (21 April 2026): Mulai tanggal ini, saham BBRI di pasar reguler diperdagangkan tanpa hak dividen. Harga saham umumnya turun secara teknikal sebesar nilai dividen pada hari ex-date. Tercatat pada 21 April 2026, saham BBRI turun 4,65% ke level Rp 3.280.
  • Cum Date Pasar Tunai (22 April 2026): Bagi investor yang bertransaksi di pasar tunai, tanggal terakhir untuk berhak atas dividen adalah 22 April 2026.
  • Recording Date (22 April 2026): Tanggal BEI mencatat secara resmi daftar pemegang saham yang berhak atas dividen berdasarkan posisi portofolio pada hari tersebut.
  • Payment Date (8 Mei 2026): Tanggal dividen final ditransfer langsung ke rekening dana nasabah (RDN) investor tanpa perlu tindakan apa pun dari pihak investor.

Singkatnya: untuk mendapat dividen final BBRI 2026, kamu harus memiliki saham BBRI di pasar reguler paling lambat 20 April 2026. Transaksi beli yang selesai pada atau sebelum tanggal tersebut otomatis mencatatkan kamu sebagai pemegang saham yang berhak.

Berapa Dividend Yield BBRI 2026?

Dengan total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 346 per lembar dan harga saham BBRI saat cum date di kisaran Rp 3.450–Rp 3.470, dividend yield BBRI mencapai sekitar 6,07%–6,1% — jauh di atas rata-rata deposito bank nasional yang hanya 2–3%, dan termasuk tertinggi di kelompok saham perbankan besar Indonesia.

Rincian Dividen BBRI Tahun Buku 2025
KomponenNilai
Dividen Interim (dibayar 15 Jan 2026)Rp 137 per lembar
Dividen Final (dibayar 8 Mei 2026)Rp 209 per lembar
Total Dividen Tunai 2025Rp 346 per lembar
Laba Bersih BBRI 2025Rp 56,65–57,1 triliun
Payout Ratio92%
Dividend Yield (harga ~Rp 3.460)~6,1%

Histori Dividen BBRI: Konsistensi 5 Tahun Terakhir

BBRI adalah salah satu emiten paling konsisten dalam membagikan dividen di Bursa Efek Indonesia. Tren kenaikan dividen per lembar selama lima tahun terakhir mencerminkan pertumbuhan laba bersih yang berkelanjutan dan komitmen manajemen terhadap pemegang saham:

Histori Dividen BBRI 2021–2026
Tahun BukuTotal Dividen/LembarPayout RatioPayment Date (Final)
2025 (dibayar 2026)Rp 34692%8 Mei 2026
2024 (dibayar 2025)Rp 343,485%Mei 2025
2023 (dibayar 2024)Rp 31980%Mei 2024
2022 (dibayar 2023)Rp 288,2285%April 2023
2021 (dibayar 2022)Rp 174,2585%April 2022

Dalam lima tahun terakhir, dividen BBRI per lembar tumbuh dari Rp 174,25 (2021) menjadi Rp 346 (2025) — kenaikan hampir capai 100%. Lonjakan signifikan pada 2025 didorong oleh kenaikan payout ratio dari 80–85% menjadi 92%, mencerminkan kepercayaan diri manajemen atas kesehatan permodalan bank. BBRI juga rutin membagikan dividen interim setiap awal tahun (dibayarkan Januari), sehingga pemegang saham menerima pembayaran dividen dua kali dalam setahun.

Mengapa BBRI Bisa Membagikan Dividen Besar Setiap Tahun?

Ada lima faktor fundamental yang mendukung kemampuan BBRI membagikan dividen besar secara konsisten dari tahun ke tahun:

  1. Laba Bersih Sangat Besar: BBRI membukukan laba bersih sebesar Rp 56,65–57,1 triliun pada 2025. Basis nasabah BBRI yang sangat besar — terutama di segmen mikro dan UMKM — memberikan pendapatan bunga yang stabil dan terdiversifikasi secara geografis.
  2. Dominasi Pasar Segmen Mikro: BBRI menguasai lebih dari 35% portofolio kredit mikro nasional — segmen yang tetap bertumbuh bahkan dalam kondisi ekonomi yang menantang karena permintaan kredit mikro bersifat struktural dan tidak mudah tergantikan.
  3. Net Interest Margin (NIM) Tinggi: NIM BBRI konsisten di atas 8%, jauh melampaui rata-rata industri perbankan Indonesia (~5%), yang memungkinkan profitabilitas kuat dan berkelanjutan sebagai fondasi pembagian dividen besar.
  4. Status BUMN & Kebutuhan Setoran Negara: Sebagai bank milik negara, BBRI memiliki kewajiban untuk mendistribusikan sebagian besar laba kepada pemegang saham. Danantara Asset Management selaku pemegang saham pengendali (52,66%) menerima ~Rp 16,68 triliun dari dividen 2025, yang berkontribusi langsung ke kas negara.
  5. Payout Ratio Tinggi dan Meningkat: Manajemen BBRI meningkatkan payout ratio dari 80–85% menjadi 92% pada 2025, mencerminkan keyakinan bahwa rasio kecukupan modal (CAR) bank tetap aman meskipun sebagian besar laba dibagikan sebagai dividen.

Cara Beli Saham BBRI di Pluang untuk Dapat Dividen

Ingin ikut menikmati dividen BBRI di siklus berikutnya? Berikut panduan langkah demi langkah membeli saham BBRI melalui aplikasi Pluang:

Langkah 1 — Download dan Daftar di Aplikasi Pluang

Unduh aplikasi Pluang di App Store atau Google Play, lalu lakukan registrasi dan verifikasi identitas (KYC). Proses KYC umumnya selesai dalam 1×24 jam kerja. Setelah disetujui, rekening dana nasabah (RDN) kamu akan otomatis dibuat dan siap digunakan untuk bertransaksi saham.

Langkah 2 — Buka Fitur Saham Indonesia

Setelah akun dan RDN aktif, pilih menu Saham Indonesia di halaman utama aplikasi Pluang. Pastikan kamu telah melakukan deposit ke RDN terlebih dahulu agar siap bertransaksi saat momentum cum date tiba.

Langkah 3 — Cari Saham BBRI

Gunakan fitur pencarian, ketik "BBRI", dan pilih saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Di halaman saham BBRI, kamu bisa melihat data harga real-time, histori kinerja, hingga informasi corporate action termasuk jadwal dan besaran dividen terbaru.

Langkah 4 — Tentukan Jumlah Lot dan Beli Sebelum Cum Date

Masukkan jumlah lot saham yang ingin dibeli (1 lot = 100 lembar saham). Pastikan transaksi beli telah tereksekusi paling lambat pada tanggal cum date pasar reguler agar kamu tercatat sebagai pemegang saham yang berhak atas dividen. Ingat: untuk siklus 2026, cum date sudah lewat (20 April 2026) — pantau pengumuman dividen interim berikutnya.

Langkah 5 — Konfirmasi dan Tunggu Payment Date

Konfirmasi transaksi. Saat payment date tiba, dividen akan otomatis dikreditkan ke RDN kamu tanpa perlu tindakan tambahan apa pun dari sisi investor. Dana bisa langsung digunakan kembali untuk berinvestasi.

Di Pluang, kamu juga bisa menggunakan fitur Screeners untuk menyaring saham berdasarkan dividend yield tertinggi, serta Web Trading untuk analisis lebih mendalam sebelum memutuskan beli saham BBRI.

Risiko Investasi Saham Dividen seperti BBRI

Meski BBRI tergolong saham blue chip dengan rekam jejak dividen yang sangat konsisten, tetap ada beberapa risiko yang perlu kamu pahami sebelum berinvestasi:

  • Dividen Tidak Dijamin: Besaran dividen bergantung pada keputusan RUPS dan kinerja laba tahunan. Jika laba turun secara signifikan — misalnya akibat lonjakan kredit bermasalah (NPL) — payout ratio atau jumlah dividen absolut bisa berkurang dari tahun sebelumnya.
  • Risiko Harga Saham: Harga saham bisa turun setelah ex-date. Pada ex-date 21 April 2026, saham BBRI tercatat turun 4,65%. Capital gain tidak selalu mengimbangi besarnya dividen yang diterima, sehingga total return investasi bisa negatif jika harga turun lebih besar dari nilai dividen.
  • Risiko Makroekonomi: Kenaikan suku bunga Bank Indonesia, perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional, atau tekanan nilai tukar rupiah dapat memengaruhi kualitas kredit BBRI dan kemampuan membayar dividen secara konsisten.
  • Risiko Regulasi: Kebijakan OJK terkait kewajiban permodalan bank dapat membatasi ruang gerak distribusi dividen di masa mendatang, terutama jika regulator meminta BBRI menahan lebih banyak modal.
  • Dividend Trap: Jangan hanya mengejar dividend yield tinggi tanpa memperhatikan valuasi keseluruhan saham. Gunakan metrik PER dan PBV untuk memastikan saham tidak overvalued sebelum membeli, agar tidak terjebak membeli mahal hanya karena tergiur dividen besar.

Selalu lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko serta tujuan investasi kamu sebelum membeli saham apa pun, termasuk BBRI.

Pertanyaan Umum (FAQ) Dividen BBRI 2026

Kapan cum date dividen BBRI 2026?

Cum date dividen BBRI 2026 (laba buku 2025) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 20 April 2026. Untuk pasar tunai, cum date-nya adalah 22 April 2026. Investor yang membeli saham BBRI pada atau sebelum tanggal tersebut sesuai jenis pasarnya berhak atas dividen final Rp 209 per lembar.

Berapa jumlah dividen BBRI 2026 per lembar saham?

Total dividen BBRI dari laba buku 2025 adalah Rp 346 per lembar saham (Rp 52,10 triliun). Pembagiannya dua tahap: dividen interim Rp 137/lembar (dibayar 15 Januari 2026) dan dividen final Rp 209/lembar (dibayar 8 Mei 2026).

Kapan dividen final BBRI 2026 dibayarkan?

Dividen final BBRI dijadwalkan dibayarkan pada 8 Mei 2026, langsung ke rekening dana nasabah (RDN) investor yang namanya tercatat pada recording date (22 April 2026).

Apakah BBRI membagikan dividen setiap tahun?

Ya. Dalam lima tahun terakhir, BBRI tidak pernah melewatkan pembagian dividen. Payout ratio berkisar 80–92%, dengan kecenderungan meningkat seiring pertumbuhan laba. BBRI termasuk salah satu saham dividen paling andal di Bursa Efek Indonesia.

Apakah ada dividen interim BBRI selain dividen final tahunan?

Ya. Selain dividen final pasca-RUPST (April–Mei), BBRI rutin membagikan dividen interim setiap awal tahun berdasarkan kinerja kuartal III. Dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 137/lembar telah dibayarkan pada 15 Januari 2026. Pemegang saham BBRI dengan demikian menerima dividen dua kali dalam satu tahun kalender.

Berapa dividend yield BBRI saat ini?

Berdasarkan total dividen Rp 346/lembar dan harga saham BBRI saat cum date di kisaran Rp 3.450–3.470, dividend yield BBRI mencapai sekitar 6,07%–6,1% — jauh di atas rata-rata deposito bank nasional (2–3%) dan termasuk tertinggi di kelompok saham perbankan besar Indonesia.

Bagaimana cara mendapatkan dividen BBRI?

Miliki saham BBRI paling lambat pada tanggal cum date pasar reguler. Kamu bisa membeli saham BBRI dengan mudah melalui aplikasi Pluang — daftar, selesaikan KYC, deposit ke RDN, lalu beli saham BBRI sebelum cum date tiba. Pantau jadwal dividen interim berikutnya agar tidak ketinggalan.

Apakah pajak dividen BBRI dikenakan kepada investor?

Sesuai peraturan perpajakan Indonesia, dividen saham dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 10% untuk investor yang tidak menginvestasikan kembali dividen tersebut. Jika dividen diinvestasikan kembali ke instrumen keuangan dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku, maka dividen dapat bebas pajak. Potongan dilakukan otomatis oleh emiten sehingga tidak ada kewajiban pelaporan tambahan bagi investor ritel dalam kondisi normal.

Kesimpulan

BBRI adalah salah satu pilihan saham dividen terbaik di Indonesia berkat konsistensi pembagian dividen, yield kompetitif (~6,1%), payout ratio tertinggi di antara bank BUMN (92% untuk 2025), dan fundamental perbankan yang kokoh. Untuk tahun buku 2025: total dividen Rp 346/lembar, cum date pasar reguler 20 April 2026, pembayaran dividen final 8 Mei 2026. Data ini akan diperbarui kembali pada siklus dividen interim berikutnya.

Ingin memanfaatkan dividen BBRI ke depan? Beli saham BBRI sekarang melalui Pluang — platform investasi multi-aset yang diawasi OJK dan dipercaya jutaan investor Indonesia.


Investasi saham mengandung risiko. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1