ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Rekomendasi Saham: Cara Menilai Saham Bagus Sebelum Beli 2026
shareIcon

Rekomendasi Saham: Cara Menilai Saham Bagus Sebelum Beli 2026

30 Jun 2026, 12:09 PM
Ā·
Waktu baca: 7 menit
shareIcon
Rekomendasi Saham: Cara Menilai Saham Bagus Sebelum Beli 2026
Rekomendasi saham dari analis atau media bisa jadi titik awal yang berguna, namun tidak boleh ditelan begitu saja tanpa riset mandiri, karena setiap investor memiliki profil risiko dan tujuan yang berbeda.

Cara menilai saham bagus secara mandiri umumnya menggunakan kombinasi rasio keuangan, seperti ROE di atas 15% yang menandakan profitabilitas kuat, PER yang lebih rendah dari rata-rata industri sebagai sinyal valuasi murah, PBV yang dibandingkan dengan nilai buku perusahaan, dan EPS yang bertumbuh konsisten dari tahun ke tahun. Investor yang menggunakan pendekatan checklist mandiri tercatat memiliki tingkat kerugian 20-30% lebih rendah dibanding yang hanya mengandalkan rekomendasi publik. Artikel ini membahas cara menilai saham bagus secara lengkap sebelum mengambil keputusan investasi.

1. Rekomendasi Saham: Cara Menilai Saham Bagus, Jawaban Singkat

Rekomendasi saham yang beredar di media maupun dari analis sekuritas bisa menjadi referensi awal yang bermanfaat, tetapi tidak ada satu rekomendasi yang otomatis cocok untuk semua orang. Cara menilai saham bagus yang lebih objektif adalah dengan mempelajari sendiri rasio keuangan dasar perusahaan, bukan sekadar mengikuti rekomendasi tanpa memahami alasannya.

Beberapa indikator utama yang umum dipakai untuk menilai apakah sebuah saham tergolong bagus antara lain ROE (profitabilitas), PER (valuasi harga), PBV (perbandingan harga dengan nilai buku), dan EPS (pertumbuhan laba per saham). Kombinasi keempatnya memberi gambaran yang lebih lengkap dibanding hanya mengandalkan satu angka saja.

2. Kenapa Tidak Bisa Asal Ikut Rekomendasi Saham

Banyak investor pemula tergoda untuk langsung membeli saham hanya karena direkomendasikan oleh analis, influencer, atau komunitas tertentu, tanpa memahami alasan di balik rekomendasi tersebut. Padahal, rekomendasi saham biasanya dibuat dengan asumsi profil risiko dan jangka waktu investasi tertentu yang mungkin tidak sesuai dengan kondisi setiap investor.

Riset menunjukkan bahwa investor yang menggunakan pendekatan checklist analisis mandiri cenderung memiliki tingkat kerugian 20-30% lebih rendah dibanding mereka yang hanya mengandalkan intuisi atau rekomendasi publik tanpa verifikasi lebih lanjut. Ini menegaskan pentingnya riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi pada saham apa pun.

3. Apa Itu Analisis Fundamental dan Kenapa Penting

Analisis fundamental adalah metode penilaian saham berdasarkan kondisi keuangan dan kinerja bisnis perusahaan, bukan sekadar pergerakan harga di grafik. Metode ini membantu investor memahami apakah harga saham saat ini mencerminkan nilai sebenarnya dari bisnis perusahaan tersebut.

Bagi investor jangka panjang, analisis fundamental menjadi dasar utama untuk menilai saham bagus, karena kinerja keuangan perusahaan dalam jangka panjang biasanya lebih menentukan pergerakan harga saham dibanding sentimen pasar jangka pendek.

4. Rasio ROE (Return on Equity): Mengukur Profitabilitas

ROE mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari modal yang dimiliki pemegang saham. ROE di atas 15% umumnya dianggap kuat dan efisien, sementara ROE yang konsisten naik selama 3 hingga 5 tahun menjadi sinyal positif terhadap kualitas manajemen perusahaan.

Cara menganalisis ROE yang tepat adalah dengan membandingkannya terhadap ROE perusahaan lain di industri sejenis, serta membandingkan ROE perusahaan yang sama dari periode ke periode, bukan hanya melihat angka ROE secara terpisah pada satu titik waktu saja.

5. Rasio PER (Price to Earnings Ratio): Mengukur Valuasi Harga

PER menunjukkan berapa rupiah yang bersedia dibayar investor untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan perusahaan. PER yang relatif rendah dibanding rata-rata industri sejenis bisa menjadi sinyal bahwa saham tersebut berpotensi undervalued atau dihargai murah oleh pasar.

Namun, PER yang rendah tidak selalu berarti saham tersebut otomatis bagus, karena bisa juga mencerminkan ekspektasi pasar yang pesimis terhadap prospek bisnis perusahaan ke depan, sehingga PER perlu dibaca bersamaan dengan rasio lain seperti ROE.

6. Rasio PBV (Price to Book Value): Membandingkan Harga vs Nilai Buku

PBV membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku (book value) perusahaan per lembar saham, di mana nilai buku dihitung dari total aset dikurangi total kewajiban perusahaan. PBV membantu investor menilai apakah harga saham wajar dibanding aset bersih yang dimiliki perusahaan.

Investor umumnya disarankan mencari saham dengan PBV yang lebih rendah dibanding rata-rata PBV industri sejenisnya, karena ini bisa menandakan saham tersebut dihargai relatif murah dibandingkan aset bersih yang sebenarnya dimiliki perusahaan.

7. EPS (Earnings Per Share) dan Pertumbuhan Laba

EPS adalah laba bersih perusahaan yang dibagi dengan jumlah saham yang beredar, sehingga menunjukkan berapa besar laba yang dihasilkan untuk setiap lembar saham. EPS yang bertumbuh secara konsisten dari tahun ke tahun menjadi indikator positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan.

Investor sebaiknya memeriksa tren EPS selama beberapa tahun terakhir, bukan hanya angka EPS pada satu periode saja, untuk memastikan pertumbuhan laba perusahaan bersifat berkelanjutan dan bukan hanya kenaikan sesaat akibat faktor non-operasional.

8. Tabel: Rangkuman Rasio Keuangan untuk Menilai Saham Bagus

Berikut tabel ringkas yang merangkum keempat rasio utama yang umum digunakan dalam analisis fundamental saham beserta indikasi yang perlu diperhatikan investor.

Rasio

Mengukur Apa

Indikasi Saham Bagus

ROE

Profitabilitas terhadap modal pemegang saham

Di atas 15% dan konsisten naik 3-5 tahun

PER

Valuasi harga terhadap laba perusahaan

Lebih rendah dari rata-rata industri sejenis

PBV

Harga saham terhadap nilai buku perusahaan

Lebih rendah dari rata-rata PBV industri

EPS

Laba bersih per lembar saham

Bertumbuh konsisten dari tahun ke tahun

9. Cara Membaca Kombinasi Rasio Secara Bersamaan

Tidak ada satu rasio tunggal yang cukup untuk menyimpulkan apakah sebuah saham bagus atau tidak. Bagi pemula, kombinasi PER rendah dan ROE tinggi sering dijadikan sinyal awal yang cukup kuat, karena menggabungkan aspek valuasi harga dengan aspek profitabilitas perusahaan sekaligus.

Selain itu, rasio Debt to Equity Ratio (DER) juga perlu diperhatikan untuk melihat seberapa besar perusahaan mengandalkan utang dalam operasionalnya. Perusahaan dengan DER yang terlalu tinggi cenderung lebih rentan terhadap risiko di kondisi ekonomi yang menantang.

šŸ“Œ Catatan

Tidak ada kombinasi rasio yang menjamin saham pasti naik. Rasio keuangan hanya membantu menilai kualitas bisnis secara historis, bukan memprediksi pergerakan harga di masa depan secara pasti.

10. Faktor Non-Finansial yang Juga Perlu Diperhatikan

Selain rasio keuangan, ada sejumlah faktor non-finansial yang juga ikut menentukan apakah sebuah saham layak disebut saham bagus dalam jangka panjang. Faktor-faktor ini tidak selalu tercermin langsung dalam laporan keuangan, tetapi dapat memengaruhi kinerja perusahaan secara signifikan di masa depan.

ā–ø Kualitas dan Track Record Manajemen: Manajemen yang kompeten dan transparan cenderung mampu menjaga kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

ā–ø Posisi Perusahaan dalam Industrinya: Perusahaan dengan posisi dominan atau keunggulan kompetitif biasanya lebih tahan terhadap persaingan.

ā–ø Prospek Sektor Secara Keseluruhan: Kinerja sektor tempat perusahaan beroperasi turut memengaruhi peluang pertumbuhan bisnis ke depan.

ā–ø Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance): Perusahaan dengan tata kelola yang baik cenderung lebih dipercaya investor dalam jangka panjang.

ā–ø Konsistensi Kebijakan Dividen: Perusahaan yang rutin membagikan dividen secara konsisten sering menjadi sinyal bahwa arus kas bisnisnya cukup sehat dan stabil.

Menggabungkan faktor non-finansial ini dengan analisis rasio keuangan akan memberikan gambaran yang lebih utuh dibanding hanya mengandalkan salah satu aspek saja, sehingga keputusan investasi yang diambil menjadi lebih matang dan terukur.

11. Kesalahan Umum Saat Menilai Saham

  • Hanya melihat satu rasio keuangan tanpa membandingkannya dengan rasio lain atau rata-rata industri.

  • Membeli saham hanya karena rekomendasi tanpa memahami alasan fundamental di baliknya.

  • Mengabaikan tren rasio dari waktu ke waktu dan hanya melihat angka pada satu periode saja.

  • Tidak memperhitungkan profil risiko pribadi saat memutuskan mengikuti suatu rekomendasi saham.

āš ļøĀ  Disclaimer

Setiap rekomendasi atau ulasan saham dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan saran investasi personal. Lakukan riset mandiri sesuai profil risiko sebelum mengambil keputusan.

12. Cara Riset dan Pantau Saham di Pluang

  • Unduh aplikasi Pluang dan selesaikan pendaftaran serta verifikasi e-KYC.

  • Gunakan fitur pencarian saham untuk melihat data fundamental seperti ROE, PER, PBV, dan EPS suatu emiten.

  • Bandingkan data fundamental beberapa saham sejenis sebelum menentukan pilihan investasi.

  • Pantau perkembangan kinerja keuangan perusahaan secara berkala melalui laporan yang tersedia di aplikasi.

  • Mulai investasi dengan nominal yang sesuai kemampuan setelah melakukan riset mandiri yang memadai.

šŸ“Œ Catatan

Pluang menyediakan data dan fitur riset saham dalam satu aplikasi yang berizin dan diawasi OJK, membantu investor melakukan analisis mandiri sebelum memutuskan membeli saham tertentu.

13. Pertanyaan Umum (FAQ)

ā“ Apa itu rekomendasi saham?

Rekomendasi saham adalah saran pembelian atau penjualan saham tertentu yang biasanya dibuat oleh analis sekuritas, media, atau komunitas investasi berdasarkan analisis tertentu.

ā“ Bagaimana cara menilai saham bagus?

Cara menilai saham bagus umumnya menggunakan kombinasi rasio keuangan seperti ROE, PER, PBV, dan EPS, dibandingkan dengan rata-rata industri sejenis dan tren historis perusahaan tersebut.

ā“ Apakah aman mengikuti rekomendasi saham dari analis?

Rekomendasi saham bisa jadi referensi awal yang bermanfaat, namun tetap perlu diverifikasi dengan riset mandiri karena rekomendasi tersebut belum tentu sesuai dengan profil risiko setiap investor.

ā“ Berapa ROE yang dianggap bagus untuk sebuah saham?

ROE di atas 15% umumnya dianggap kuat dan efisien, terutama jika nilainya konsisten naik dalam periode 3 hingga 5 tahun terakhir.

ā“ Apa itu PER dan kenapa penting?

PER atau Price to Earnings Ratio menunjukkan berapa rupiah yang dibayar investor untuk setiap Rp1 laba perusahaan, dan membantu menilai apakah harga saham relatif mahal atau murah.

ā“ Apakah PER rendah selalu berarti saham bagus untuk dibeli?

Tidak selalu. PER rendah bisa juga mencerminkan ekspektasi pasar yang pesimis terhadap prospek perusahaan, sehingga perlu dibaca bersamaan dengan rasio lain seperti ROE.

ā“ Bagaimana cara riset fundamental saham di Pluang?

Investor bisa menggunakan fitur pencarian saham di aplikasi Pluang untuk melihat data fundamental seperti ROE, PER, PBV, dan EPS, lalu membandingkannya dengan saham sejenis sebelum berinvestasi.

14. Kesimpulan

Rekomendasi saham memang bisa menjadi titik awal yang berguna, tetapi cara menilai saham bagus yang lebih objektif tetap memerlukan riset mandiri menggunakan rasio keuangan seperti ROE, PER, PBV, dan EPS, dibandingkan dengan rata-rata industri dan tren historis perusahaan.

Investor yang membiasakan diri melakukan analisis fundamental sendiri, bukan hanya mengandalkan rekomendasi publik, terbukti memiliki tingkat kerugian yang lebih rendah dalam jangka panjang. Platform yang berizin dan diawasi OJK seperti Pluang dapat membantu investor mengakses data fundamental saham secara praktis untuk mendukung keputusan investasi yang lebih matang.

āš ļøĀ  Disclaimer

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi untuk membeli saham tertentu. Investasi saham mengandung risiko, termasuk potensi kehilangan modal. Lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi Ā #1