Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Cara Dapat Dividen Saham 2026: Syarat, Jadwal, dan Klaim Aman
shareIcon

Cara Dapat Dividen Saham 2026: Syarat, Jadwal, dan Klaim Aman

15 Jul 2026, 4:51 PM
·
Waktu baca: 8 menit
shareIcon
bei-saham-indonesia-apa-itu-dividen
Dividen saham adalah bagian laba bersih perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham secara tunai atau saham tambahan, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Supaya dividen saham benar-benar cair ke rekeningmu, ada syarat kepemilikan, empat tanggal penting, dan proses transfer yang wajib dipahami lebih dulu. Berikut syarat, jadwal cum date dan ex-date, potongan pajak, hingga langkah-langkah lengkap cara dapat dividen saham di Indonesia.Untuk memahami pengertian dan jenis-jenis dividen secara lebih mendalam, kamu bisa membaca panduan dasar dividen terlebih dahulu. Artikel ini berfokus pada sisi praktis: apa saja yang harus kamu penuhi agar dividen saham benar-benar sampai ke rekeningmu, bukan hanya tercatat di laporan keuangan emiten.

Apa Syarat Utama agar Berhak Menerima Dividen Saham?

Syarat paling dasar untuk berhak atas dividen saham adalah memiliki saham tersebut di portofolio sebelum cum date — bukan sebelum tanggal RUPS atau tanggal pengumuman. Banyak investor pemula salah kira bahwa cukup membeli saham kapan saja sebelum jadwal pembayaran, padahal yang menentukan hak dividen adalah posisi kepemilikan pada tanggal pencatatan (recording date).

Karena transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memerlukan waktu penyelesaian (settlement), cum date selalu jatuh beberapa hari kerja sebelum recording date. Artinya, membeli saham tepat di hari pengumuman dividen belum tentu membuatmu berhak menerimanya — kamu harus mengecek jadwal cum date resmi dari emiten atau BEI, bukan tanggal RUPS.

  • Saham harus sudah tercatat di portofolio sebelum cum date (bukan ex-date).
  • Saham tidak boleh dijual sebelum recording date agar tetap tercatat sebagai pemegang saham yang berhak.
  • Investor asing dan domestik memiliki hak yang sama, namun tarif pajak yang dipotong berbeda.
  • Jumlah dividen yang diterima proporsional terhadap jumlah lembar saham yang dimiliki pada recording date — bukan jumlah rata-rata kepemilikan selama periode berjalan.

Syarat ini berlaku sama untuk semua jenis investor, baik yang membeli lewat pasar reguler maupun pasar negosiasi, selama order sudah selesai (matched) sebelum batas waktu cum date yang ditentukan penyelenggara bursa. Investor yang baru membuka rekening dana nasabah pun tetap berhak selama saham sudah tercatat atas namanya pada recording date — tidak ada syarat minimal lama kepemilikan sebelumnya.

Apa Itu Cum Date, Ex-Date, Recording Date, dan Payment Date Dividen Saham?

Empat tanggal ini menentukan siapa yang berhak dan kapan dividen cair. Memahami cum date dan ex-date dividen adalah kunci utama agar kamu tidak melewatkan hak dividen saham.

  1. Cum Date — Hari terakhir kamu bisa membeli saham dan masih tercatat berhak atas dividen periode tersebut.
  2. Ex-Date — Hari pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen. Pembeli yang masuk pada atau setelah ex-date tidak berhak atas dividen periode itu. Harga saham secara teknikal biasanya turun mendekati nilai dividen pada hari ex-date.
  3. Recording Date — Tanggal resmi BEI/KSEI mencatat daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen, berdasarkan posisi kepemilikan pada tanggal tersebut.
  4. Payment Date — Tanggal dividen benar-benar ditransfer ke Rekening Dana Nasabah (RDN) investor.

Urutan keempat tanggal ini selalu sama: cum date lebih dulu, disusul ex-date, lalu recording date, dan terakhir payment date — dengan jarak antar-tanggal bervariasi tergantung jadwal masing-masing emiten.

Cara Dapat Dividen Saham di Pluang: Langkah demi Langkah

Berikut langkah praktis memastikan kamu benar-benar berhak dan menerima dividen saham lewat aplikasi Pluang:

Langkah 1 — Cek Jadwal Dividen Sebelum Membeli

Gunakan fitur Screeners di aplikasi Pluang untuk menyaring saham berdasarkan dividend yield, konsistensi historis, dan jadwal cum date terdekat. Jangan menunggu sampai hari pengumuman dividen — jadwal cum date sering kali sudah bisa diperkirakan dari histori RUPS tahun-tahun sebelumnya.

Langkah 2 — Beli Saham Sebelum Cum Date

Pastikan order pembelian saham selesai (matched) sebelum cum date, bukan hanya diajukan. Order yang baru terisi setelah cum date tidak akan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak pada periode tersebut.

Langkah 3 — Tahan Saham Hingga Recording Date

Kamu tidak perlu melakukan apa pun secara manual — cukup pastikan saham tidak terjual sebelum recording date. Menjual saham setelah ex-date tidak akan menghilangkan hak dividen yang sudah melekat pada posisi kepemilikanmu di recording date.

Langkah 4 — Terima Dividen Otomatis ke RDN

Pada payment date, dividen tunai otomatis masuk ke Rekening Dana Nasabah (RDN) kamu — tidak perlu klaim manual. Kamu bisa memantau riwayat pembayaran dan portofolio saham dividen melalui Web Trading di Pluang kapan saja.

Produk saham Indonesia di Pluang difasilitasi oleh PT Pluang Maju Sekuritas selaku Perusahaan Efek yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran PPEL Level II. Seluruh transaksi tercatat resmi di BEI, sehingga proses cum date, ex-date, dan pencairan dividen mengikuti mekanisme bursa yang sama seperti sekuritas lain — kamu tidak kehilangan hak apa pun hanya karena bertransaksi lewat aplikasi.

Contoh sederhana: misalkan emiten XYZ mengumumkan cum date pada 10 Agustus, ex-date pada 11 Agustus, recording date pada 12 Agustus, dan payment date pada 5 September. Jika kamu membeli dan order-mu matched pada 8 Agustus, kamu tercatat berhak menerima dividen — meskipun kamu menjual saham tersebut pada 15 Agustus, dividen tetap cair ke RDN kamu pada 5 September karena hak dividen sudah melekat sejak recording date. Sebaliknya, jika order baru matched pada 11 Agustus (tepat di ex-date), kamu tidak berhak atas dividen periode tersebut meskipun sudah menjadi pemegang saham sebelum payment date.

Bagaimana Dividen Ditransfer ke Rekening Investor?

Mekanisme transfer berbeda tergantung jenis dividen yang dibagikan:

  • Dividen tunai — Ditransfer otomatis oleh KSEI/emiten ke RDN investor pada payment date, setelah dipotong pajak final. Dana biasanya langsung terlihat di saldo RDN tanpa aksi tambahan dari investor.
  • Dividen saham (stock dividend) — Lembar saham tambahan otomatis masuk ke portofolio investor pada payment date, tanpa perlu membeli atau mengonfirmasi apa pun secara manual.

Jika dividen belum masuk pada payment date yang dijadwalkan, penyebab paling umum adalah jadwal yang mundur dari pihak emiten (corporate action delay) — bukan kesalahan sistem broker. Kamu bisa mengecek status resmi melalui pengumuman keterbukaan informasi di BEI.

Perlu dicatat, proses transfer dividen tunai dan penambahan dividen saham berjalan otomatis melalui sistem penyelesaian transaksi bursa (KSEI), bukan diproses manual oleh masing-masing sekuritas. Artinya, kecepatan dana masuk ke RDN kamu tidak tergantung dari aplikasi atau broker yang kamu gunakan, melainkan dari jadwal resmi yang sudah ditetapkan emiten sejak RUPS. Jika sudah melewati payment date lebih dari beberapa hari kerja dan dividen belum masuk, sebaiknya hubungi layanan pelanggan sekuritas untuk memastikan status pencatatan kepemilikanmu di recording date sudah benar.

Berapa Pajak Dividen Saham yang Dipotong?

Di Indonesia, dividen tunai untuk investor individu domestik dikenakan PPh final sebesar 10%. Pemotongan ini dilakukan otomatis oleh emiten/KSEI sebelum dana ditransfer ke RDN — investor tidak perlu melaporkan atau membayar pajak dividen secara terpisah selama sudah dipotong di sumber.

Jenis InvestorTarif Pajak DividenCara Pemotongan
Individu domestik10% (final)Otomatis sebelum transfer ke RDN
Investor asing15–20% (tergantung tax treaty)Otomatis, sesuai perjanjian pajak berganda
Dividen saham (stock dividend)Dikenakan saat saham tambahan diterima, mengikuti aturan yang sama dengan dividen tunaiDipotong dari nilai wajar saham

Karena pajak sudah dipotong di muka, jumlah yang masuk ke RDN kamu adalah nilai bersih (net) — bukan jumlah kotor sesuai pengumuman dividen per saham. Misalnya, jika sebuah emiten mengumumkan dividen Rp100 per lembar dan kamu memiliki 1.000 lembar, dividen kotor yang seharusnya adalah Rp100.000. Namun karena dipotong PPh final 10%, dana yang benar-benar masuk ke RDN kamu adalah Rp90.000. Selisih ini bukan biaya tambahan dari sekuritas, melainkan pajak yang memang wajib dipotong sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Untuk dividen saham (stock dividend), pemotongan pajak dihitung dari nilai wajar saham tambahan yang diterima pada tanggal pembagian, bukan dari harga saham saat kamu membeli. Ini penting dipahami karena nilai wajar bisa berbeda dari harga beli awalmu, terutama jika harga saham sempat naik atau turun signifikan sejak kamu pertama kali membeli.

Dividen Tunai vs Dividen Saham: Apa Bedanya Saat Diterima Investor?

AspekDividen TunaiDividen Saham
Bentuk yang diterimaUang tunai ke RDNLembar saham tambahan ke portofolio
Aksi investorTidak perlu tindakan apa punTidak perlu tindakan apa pun
Efek ke jumlah sahamTidak berubahBertambah, namun harga per saham biasanya menyesuaikan (dilutive)
LikuiditasLangsung bisa dipakaiPerlu dijual dulu untuk jadi uang tunai
Waktu pencairanPayment datePayment date (langsung masuk portofolio)

Apa Manfaat dan Risiko Menerima Dividen Saham?

Manfaat utama menerima dividen saham secara rutin:

  • Pendapatan pasif tanpa harus menjual saham.
  • Dana dividen tunai bisa langsung dipakai atau diinvestasikan kembali untuk menambah jumlah lot.
  • Sinyal kesehatan arus kas perusahaan — emiten yang konsisten membagikan dividen umumnya punya fundamental yang stabil.

Risiko yang perlu diwaspadai:

  • Dividen tidak dijamin — RUPS bisa memutuskan menahan laba jika kondisi keuangan memburuk.
  • Harga saham bisa turun lebih besar dari nilai dividen yang diterima, sehingga total return tetap negatif.
  • Melewatkan cum date berarti kehilangan hak dividen periode tersebut, meskipun sudah membeli saham beberapa hari sebelum payment date.

Investasi saham selalu mengandung risiko. Pastikan kamu memahami profil risiko dan melakukan riset sebelum memutuskan membeli saham dividen tertentu.

Kesalahan Umum yang Membuat Investor Gagal Dapat Dividen Saham

  1. Membeli saham di ex-date, bukan sebelum cum date — kesalahan paling sering terjadi karena investor menyamakan ex-date dengan "batas waktu masih boleh beli".
  2. Menjual saham sebelum recording date — meski sudah lewat ex-date, menjual sebelum recording date bisa membatalkan hak dividen tergantung mekanisme pencatatan.
  3. Salah mengira tanggal RUPS sebagai cum date — RUPS hanya menetapkan besaran dividen, bukan tanggal kepemilikan yang menentukan hak.
  4. Tidak mengecek pengumuman resmi emiten — jadwal cum date dan payment date bisa berubah, selalu verifikasi lewat keterbukaan informasi BEI.
  5. Mengira dividen saham bisa langsung dicairkan seperti dividen tunai — dividen saham perlu dijual dulu di pasar untuk menjadi uang tunai.
  6. Menunggu sampai tanggal payment date untuk membeli saham — pada titik ini cum date dan ex-date biasanya sudah lewat jauh sebelumnya, sehingga pembelian di momen ini tidak lagi relevan untuk periode dividen yang sedang berjalan.

Sebagian besar kesalahan ini berakar dari kebingungan urutan tanggal. Cara paling aman adalah selalu mengecek jadwal resmi cum date sebelum membeli, bukan mengandalkan perkiraan tanggal pembayaran dividen tahun sebelumnya.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana cara mendapatkan dividen saham?

Kamu harus memiliki saham tersebut di portofolio sebelum cum date yang diumumkan emiten, lalu menahannya hingga recording date. Dividen akan otomatis ditransfer ke RDN atau ditambahkan ke portofolio pada payment date tanpa perlu klaim manual.

Kapan dividen saham dibayarkan ke rekening?

Dividen dibayarkan pada payment date yang diumumkan dalam RUPS, biasanya beberapa minggu setelah recording date. Jadwal pasti berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing emiten.

Apakah saya harus menjual saham untuk mendapatkan dividen?

Tidak. Kamu cukup memiliki saham sebelum cum date dan menahannya hingga recording date. Dividen tunai maupun dividen saham akan otomatis diterima tanpa perlu menjual kepemilikan.

Apa yang terjadi jika saya membeli saham tepat di tanggal ex-date?

Kamu tidak berhak atas dividen periode tersebut. Ex-date adalah hari pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen, sehingga pembelian pada atau setelah tanggal ini tidak tercatat sebagai pemegang saham yang berhak.

Berapa lama proses pencairan dividen saham ke RDN?

Dividen tunai biasanya langsung masuk ke RDN pada payment date yang telah dijadwalkan, setelah dipotong PPh final 10%. Tidak ada proses klaim tambahan yang perlu dilakukan investor.

Apakah semua saham memberikan dividen?

Tidak. Pembagian dividen adalah kebijakan yang diputuskan dalam RUPS masing-masing emiten. Perusahaan yang masih fokus ekspansi (growth stocks) sering menahan laba untuk reinvestasi, sementara perusahaan matang dengan arus kas stabil lebih rutin membagikan dividen.

Bagaimana cara mengetahui jadwal dividen suatu saham?

Kamu bisa memantau keterbukaan informasi resmi di BEI atau menggunakan fitur Screeners di aplikasi Pluang untuk melihat histori dan estimasi jadwal dividen sebuah emiten sebelum memutuskan membeli. Histori pembagian dividen tiga sampai lima tahun terakhir biasanya cukup untuk memperkirakan pola cum date tahun berjalan, meskipun tanggal pastinya tetap harus dikonfirmasi lewat pengumuman resmi RUPS.

Apakah dividen saham kena pajak dua kali?

Tidak. Dividen dikenakan PPh final 10% satu kali saat diterima, baik dalam bentuk tunai maupun saham. Jika kamu kemudian menjual saham hasil dividen tersebut dan mendapat capital gain, itu dikenakan biaya transaksi terpisah — bukan pajak dividen yang dipotong dua kali.

Kesimpulan

Dividen saham dapat diterima secara otomatis oleh investor — tanpa proses klaim manual — asalkan syarat kepemilikan sebelum cum date dan recording date terpenuhi. Memahami perbedaan cum date, ex-date, recording date, dan payment date, serta bagaimana pajak dividen dipotong di sumber, adalah kunci utama agar kamu tidak melewatkan hak dividen dari saham yang kamu miliki.

Mulai investasi saham dividen dengan Pluang — platform multi-aset dengan lebih dari 13 juta pengguna yang telah berizin dan diawasi oleh OJK melalui PT Pluang Maju Sekuritas untuk produk saham Indonesia. Gunakan fitur Screeners untuk menyaring saham dividen sebelum cum date, dan pantau portofolio kamu lewat Web Trading kapan saja.

Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1