
Kadar emas adalah ukuran kemurnian emas dalam suatu benda, dinyatakan dalam persentase kandungan emas murni dibanding total berat logam. Emas murni 100% bersifat lunak sehingga jarang dipakai langsung untuk perhiasan; produsen biasanya mencampurnya dengan logam lain seperti perak, tembaga, atau paladium supaya lebih kuat dan tahan lama. Semakin banyak campuran logam lain, semakin rendah kadar emasnya, dan biasanya semakin murah pula harganya per gram dibanding emas kadar tinggi.
Kode angka pada cap emas memakai skala per mil, artinya angka itu menunjukkan berapa bagian emas murni dari 1.000 bagian total logam. Kode 750 misalnya berarti ada 750 bagian emas murni dari 1.000 bagian campuran, atau setara 75%.
| Kode Kadar | Persentase Emas Murni | Setara Karat | Catatan |
|---|---|---|---|
| 999 (atau 9999) | 99,9% (99,99% untuk emas batangan) | 24 karat | Emas murni, dipakai untuk emas batangan investasi |
| 916 | 91,6% | 22 karat | Populer untuk perhiasan bergaya Timur Tengah dan Asia |
| 750 | 75% | 18 karat | Standar internasional untuk perhiasan modern |
| 375 | 37,5% | 9 karat | Kadar rendah, campuran logam lain lebih dominan |
Selain empat kode di atas, sebagian toko emas tradisional di Indonesia juga memakai istilah "emas 700", yang merujuk pada kadar sekitar 70,8% atau setara 17 karat. Istilah ini umum dipakai di pasar perhiasan lokal meski bukan kode standar yang selalu tercantum resmi di sertifikat internasional.
Karat dan kode kadar sebenarnya menjelaskan hal yang sama dengan cara penulisan berbeda. Sistem karat memakai skala 24 (24 karat = emas murni), sedangkan kode kadar memakai skala 1.000 (per mil). Rumus konversinya: persentase kadar = (jumlah karat ÷ 24) x 100%. Contohnya, 18 karat = (18 ÷ 24) x 100% = 75%, yang kemudian dibulatkan dan dicetak sebagai kode 750 pada cap perhiasan.
Kadar emas perhiasan di Indonesia diatur lewat Standar Nasional Indonesia (SNI) 8880 yang diterbitkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). SNI 8880:2020 sebelumnya menetapkan batas kadar minimum 8 karat (33,33%) untuk produk perhiasan emas. Standar ini kemudian diperbarui lewat SNI 8880:2025, yang memperluas cakupan kadar minimum hingga 6 karat (25%) dan 7 karat (29,16%), sekaligus mempertegas metode pengujian: metode ICP untuk emas murni dan metode Fire Assay untuk kadar lainnya. SNI 8880:2025 juga menegaskan bahwa emas batangan wajib berkadar 99,99% (Balai Besar Kerajinan dan Batik Kemenperin, 28 Mei 2025).
Produsen dan penjual perhiasan yang sudah mengantongi Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI 8880 wajib mencantumkan kadar sesuai hasil uji laboratorium, bukan sekadar klaim sepihak. Ini yang jadi dasar kenapa kamu perlu memeriksa cap kadar dan sertifikat resmi setiap kali membeli perhiasan emas.
Revisi standar ini penting diketahui karena memperluas cakupan kadar yang diakui resmi dan mempertegas metode pengujiannya:
| Aspek | SNI 8880:2020 | SNI 8880:2025 |
|---|---|---|
| Kadar minimum diakui | 8 karat (33,33%) | 6 karat (25%) dan 7 karat (29,16%) ditambahkan |
| Metode uji | Belum dipisah secara tegas per kadar | ICP untuk emas murni, Fire Assay untuk kadar lainnya |
| Emas batangan | Tidak diatur khusus | Wajib berkadar 99,99% |
Sumber: Balai Besar Kerajinan dan Batik, Kementerian Perindustrian, 28 Mei 2025. Produsen perhiasan yang sudah menerapkan standar ini wajib mencantumkan kadar sesuai hasil uji, bukan estimasi atau klaim sepihak dari penjual.
Emas perhiasan yang dijual toko emas pada umumnya berkadar 700 hingga 916 (70,8%–91,6%), karena perlu campuran logam lain supaya cukup kuat dibentuk menjadi cincin, kalung, atau gelang. Emas batangan investasi seperti produk Logam Mulia dari PT Aneka Tambang (Antam) sudah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) sejak 1999 dan memakai kadar 99,99%, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata perhiasan toko.
Perbedaan kadar ini berdampak langsung ke fungsi masing-masing produk. Perhiasan lebih cocok untuk kebutuhan gaya sekaligus simpanan nilai jangka panjang, sementara emas batangan atau Emas Digital kadar tinggi lebih cocok sebagai instrumen investasi karena harga jual kembalinya lebih transparan dan mengikuti harga emas dunia secara langsung, tanpa potongan besar akibat ongkos pembuatan seperti pada perhiasan.
Perhiasan emas asli biasanya punya cap kecil berisi kode kadar (375, 750, 916, atau 999) di bagian dalam cincin, gesper kalung, atau bagian tersembunyi lainnya. Kalau cap ini tidak ada atau sudah aus, mintalah verifikasi ke penjual.
Sertifikat dari produsen atau toko yang sudah menerapkan SNI 8880 jadi bukti kadar emas sudah diuji laboratorium, bukan klaim sepihak. Simpan nota pembelian karena biasanya dibutuhkan juga saat menjual kembali.
Kadar emas yang lebih tinggi umumnya dihargai lebih mendekati harga emas dunia per gram. Kalau harga yang ditawarkan jauh di bawah kadar yang diklaim, ini bisa jadi tanda perlu verifikasi lebih lanjut sebelum membeli.
Kalau ragu dengan cap kadar pada perhiasan, kamu bisa membawanya ke laboratorium uji logam mulia atau balai sertifikasi independen yang menerapkan metode ICP atau Fire Assay sesuai SNI 8880. Cara ini relevan terutama untuk pembelian perhiasan bernilai besar atau emas bekas tanpa sertifikat resmi.
Harga buyback atau jual kembali emas biasanya dihitung berdasarkan kadar murni yang terkandung, bukan berat kotor perhiasan. Perhiasan berkadar 375 akan dihargai jauh lebih rendah per gram dibanding emas berkadar 916 atau 999, karena kandungan emas murninya memang lebih sedikit. Selain itu, perhiasan biasanya juga dipotong ongkos pembuatan (harga jual toko biasanya di atas harga kandungan emasnya, tapi ongkos ini tidak ikut dihitung saat dijual kembali), sementara emas batangan atau Emas Digital di Pluang umumnya punya selisih harga beli-jual (spread) yang lebih transparan karena mengikuti harga emas dunia secara langsung tanpa komponen ongkos produksi perhiasan.
Kadar 999 berarti kandungan emas murni sekitar 99,9% dari total berat logam, setara 24 karat. Untuk emas batangan investasi, standar SNI 8880:2025 mensyaratkan kadar yang lebih tinggi lagi, yaitu 99,99%.
Kadar 750 berarti kandungan emas murni 75% dari total berat, setara 18 karat. Ini adalah kadar standar internasional yang umum dipakai untuk perhiasan modern.
Kadar 916 berarti kandungan emas murni 91,6%, setara 22 karat. Kadar ini populer untuk perhiasan bergaya Timur Tengah dan sebagian pasar Asia.
Kadar 375 berarti kandungan emas murni hanya 37,5%, setara 9 karat. Sebagian besar komposisinya adalah campuran logam lain, sehingga harganya jauh lebih murah per gram dibanding kadar yang lebih tinggi.
Ya. Untuk tujuan investasi, kadar yang lebih tinggi dan tersertifikasi seperti emas batangan 99,99% umumnya lebih mudah dijual kembali dengan harga yang mengikuti pasar emas dunia, dibanding perhiasan berkadar rendah yang harga jualnya banyak dipotong ongkos pembuatan.
Kadar emas adalah penanda kemurnian yang wajib kamu cek sebelum membeli maupun menjual emas, baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan. Kode 999, 916, 750, dan 375 masing-masing punya persentase kandungan emas murni yang berbeda, dan itu langsung berpengaruh ke harga per gram serta nilai jual kembalinya. Kalau tujuanmu investasi jangka panjang, kadar tinggi yang tersertifikasi seperti emas batangan 99,99% umumnya lebih cocok dibanding perhiasan berkadar rendah.
Disclaimer:
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi untuk membeli atau menjual instrumen tertentu. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca setelah mempertimbangkan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing. Harga emas berfluktuasi mengikuti pasar dan kinerja masa lalu tidak mengindikasikan proyeksi kinerja masa depan.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


