
Leverage dalam trading adalah mekanisme yang memungkinkan trader membuka posisi lebih besar dari saldo akunnya, dengan sebagian nilai posisi ditopang dana pinjaman broker atau eksposur berbasis margin. Istilahnya berasal dari kata Inggris leverage yang berarti tuas atau pengungkit: seperti tuas yang mengangkat beban berat dengan tenaga kecil, leverage membantu kamu mengontrol posisi besar dengan modal kecil.
Pada derivatif seperti futures, tidak selalu ada pinjaman harfiah. Trader menyetor margin lalu mengontrol nilai kontrak yang lebih besar, sehingga keuntungan dan kerugian sama-sama membesar.
Rasio leverage membandingkan nilai posisi yang dapat dibuka dengan margin yang kamu setorkan. Semakin besar rasionya, semakin kecil modal yang dibutuhkan, dan semakin kecil pula penurunan harga yang menghabiskan margin.
| Rasio Leverage | Nilai Posisi (Rp) | Penurunan Harga yang Setara Seluruh Margin (%) |
|---|---|---|
| 1:1 (tanpa leverage) | 1.000.000 | 100% |
| 2:1 | 2.000.000 | 50% |
| 4:1 | 4.000.000 | 25% |
| 10:1 | 10.000.000 | 10% |
| 25:1 | 25.000.000 | 4% |
Cara kerja leverage melibatkan tiga komponen utama:
Rumus dasarnya: Nilai Posisi = Margin × Rasio Leverage, sehingga Margin = Nilai Posisi ÷ Rasio Leverage.
Contoh dengan margin Rp2.500.000 dan leverage 4:1, sehingga nilai posisi Rp10.000.000:
Rumus: Nilai Posisi = Margin × Rasio Leverage; hasil terhadap modal ≈ perubahan harga × rasio leverage, belum termasuk biaya. Ini hanya simulasi. Hasil sebenarnya dapat berbeda. Simulasi edukasi dari Pluang.
Leverage adalah rasionya, sedangkan margin adalah uangnya. Keduanya sering tertukar, padahal fungsinya berbeda.
| Aspek | Leverage | Margin |
|---|---|---|
| Definisi | Rasio daya ungkit posisi terhadap modal | Modal jaminan yang kamu setorkan |
| Fungsi | Menentukan seberapa besar posisi yang bisa dibuka | Dana yang dikunci selama posisi aktif |
| Hubungan | Leverage tinggi berarti margin yang dibutuhkan lebih kecil | Margin = Nilai Posisi ÷ Leverage |
Semakin tinggi leverage, semakin kecil margin yang dibutuhkan, tetapi semakin dekat posisimu ke margin call saat harga bergerak berlawanan. Lihat juga kamus margin trading.
Besaran leverage berbeda di setiap instrumen dan penyedia layanan. Berikut tiga contoh.
Per 24 September 2026, halaman produk Saham AS di Pluang mencantumkan leverage 2x untuk posisi yang bisa ditahan ke sesi bursa berikutnya, serta leverage 4x Day Trade untuk posisi yang wajib ditutup sebelum sesi bursa berakhir. Dengan margin Rp5 juta, posisi 2x bernilai sekitar Rp10 juta dan posisi 4x Day Trade sekitar Rp20 juta (sumber: halaman produk dan FAQ leverage Pluang). Pada day trading, posisi dibuka dan ditutup di hari yang sama.
Posisi 2x yang ditahan setelah bursa tutup dikenakan biaya leverage harian setiap hari kalender, mulai dari serendah 0,0125% per hari, terlepas dari untung atau rugi.
Per 24 September 2026, halaman Crypto Futures di Pluang mencantumkan leverage hingga 25x. Sebagai ilustrasi, margin Rp1 juta dapat membuka posisi kontrak berjangka BTC senilai sekitar Rp25 juta. Secara matematis, penurunan harga sekitar 4% sudah setara seluruh margin, belum termasuk biaya.
Perusahaan efek berizin OJK dapat menyediakan fasilitas pembiayaan transaksi (margin) untuk saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memenuhi kriteria. Ketentuannya diatur oleh OJK melalui POJK Nomor 6 Tahun 2024. Syarat jaminan, batas pembiayaan, dan daftar saham yang dapat dibiayai mengikuti ketentuan OJK dan kebijakan masing-masing perusahaan efek.
Leverage memperbesar semua hasil, baik keuntungan maupun kerugian. Pahami lima risiko berikut.
Dengan leverage 4x, penurunan harga 10% berarti kerugian sekitar 40% dari modal, bukan 10%.
Margin call adalah pemberitahuan dari broker bahwa saldo margin turun di bawah batas minimum (maintenance margin), sehingga kamu diminta menambah dana atau posisi ditutup. FINRA mencatat bahwa broker dapat melikuidasi akun kapan saja untuk menutup kekurangan margin (sumber: FINRA, diakses 24 September 2026).
Saat volatilitas ekstrem, terutama di pasar crypto futures, posisimu bisa dilikuidasi otomatis sebelum sempat direspons dan seluruh margin dapat hilang. Di luar jam reguler, saham AS juga memiliki likuiditas lebih rendah dan fluktuasi harga lebih tinggi.
Posisi berleverage besar menimbulkan tekanan emosional. Trader sering bertindak impulsif, seperti averaging down pada posisi rugi atau menunda cut loss, yang dapat memperburuk kerugian.
Posisi yang ditahan melewati hari perdagangan dapat dikenai biaya leverage harian atau biaya pendanaan, tergantung produknya. Pada posisi jangka menengah, biaya ini dapat menggerus hasil.
Peringatan risiko untuk produk berleverage (Saham AS, Crypto Futures, dan saham bermargin):
Enam kebiasaan berikut membantu membatasi dampak leverage, tetapi tidak menghilangkan risikonya.
Banyak trader pemula memulai dari rasio kecil seperti 2:1. Pada 2:1, harga harus turun sekitar 50% untuk menghabiskan margin, sedangkan pada 25:1 cukup sekitar 4%.
Stop loss adalah instruksi otomatis untuk menutup posisi ketika harga menyentuh level kerugian tertentu. Ini perlindungan dasar dalam trading berleverage, meski eksekusinya bisa berbeda saat pasar bergerak sangat cepat.
Tetapkan batas kerugian per transaksi sebagai persentase kecil dari total modal, misalnya 1–2% sebagai contoh ilustratif, agar satu transaksi yang meleset tidak menghabiskan akunmu.
Hitung margin yang dibutuhkan sebelum masuk posisi, lalu sisakan dana cadangan di atas maintenance margin.
Aset yang harganya bergerak tajam membutuhkan rasio yang lebih rendah. Pada 25x, penurunan harga sekitar 4% sudah setara seluruh margin.
Cek apakah penyedia layanan berizin dan diawasi OJK, Bappebti, dan/atau Bank Indonesia (BI) sesuai jenis produknya. Izin menunjukkan penyedia berada di bawah pengawasan regulator, tetapi tidak menghilangkan risiko pasar.
Pluang adalah platform trading dan investasi multi-aset yang telah digunakan lebih dari 13 juta pengguna di Indonesia. Untuk trading berleverage, per 24 September 2026 tersedia:
Secara harfiah, leverage artinya tuas atau pengungkit, dalam bahasa Indonesia sering disebut daya ungkit. Dalam keuangan, leverage artinya penggunaan dana pinjaman atau margin untuk memperbesar ukuran posisi, misalnya rasio 4:1 yang membuat modal Rp2,5 juta mengontrol posisi Rp10 juta. Efeknya berlaku untuk keuntungan dan kerugian.
Leverage berisiko tinggi bagi pemula karena kerugian ikut terdongkrak. Pada leverage 4x, penurunan harga 10% berarti kerugian sekitar 40% dari modal. Pemula umumnya memulai dari rasio rendah seperti 2:1, memasang stop loss, dan hanya memakai dana yang siap ditanggung risikonya jika rugi.
Pada leverage 4:1, setiap Rp1 modal mengontrol posisi Rp4, dan penurunan harga sekitar 25% secara matematis menghabiskan margin. Pada 25:1, posisi mencapai 25 kali modal, dan penurunan sekitar 4% sudah setara seluruh margin, belum termasuk biaya dan maintenance margin. Rasio lebih tinggi berarti ruang gerak harga lebih sempit.
Legal jika difasilitasi penyedia berizin sesuai jenis produknya. Pembiayaan margin saham BEI diatur OJK melalui POJK Nomor 6 Tahun 2024, derivatif keuangan dan aset crypto diawasi OJK, sedangkan kontrak berjangka komoditi diawasi Bappebti. Legal tidak menghilangkan risiko kerugian, jadi cek izin penyedia.
Kurangi rasio leverage, pasang stop loss, dan jaga saldo margin di atas maintenance margin. Margin call adalah pemberitahuan bahwa saldo margin turun di bawah batas minimum, dan jika dana tidak ditambah, broker dapat menutup posisi. Hindari membuka terlalu banyak posisi berleverage sekaligus.
Leverage memperbesar ukuran posisi dan hasilnya, baik keuntungan maupun kerugian. Karena daya ungkit yang sama bekerja saat harga bergerak berlawanan arah, siapkan manajemen risiko sebelum memakainya. Poin kuncinya:
Ingin melihat cara kerja leverage langsung di aplikasi? Pelajari lebih lanjut tentang Saham AS atau Cek sekarang ketentuan Crypto Futures di Pluang. Kedua produk ini berisiko tinggi, jadi pahami risikonya sebelum trading.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Segala keputusan trading maupun investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Saham AS dan ETF: Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Seluruh transaksi dicatat di Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI). PT PG Berjangka juga merupakan Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Crypto Futures: Pluang sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi tercatat di Central Finansial X (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI).
Gambar yang ditampilkan dalam konten ini dibuat dengan menggunakan AI dan hanya ditujukan untuk tujuan ilustrasi saja.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


