
Warner Music Group (WMG) telah menggandakan pendapatan dan hampir tiga kali lipat EBITDA sejak IPO enam tahun lalu, didorong oleh pertumbuhan pendapatan streaming yang kuat, strategi harga yang lebih baik, dan kontrak pelanggan baru dengan perusahaan seperti Apple. Meski kemajuan keuangan ini, harga saham WMG tetap stagnan akibat penurunan valuasi. Perusahaan juga mengeksplorasi peluang AI melalui lisensi, sambil menyeimbangkan inovasi dengan kepentingan artis. Rasio harga terhadap laba ke depan diperkirakan turun ke sekitar 15x, dengan potensi pertumbuhan laba tahunan lebih dari 10%, menunjukkan potensi investasi jangka panjang yang menarik.