
Analis Truist, Youssef Squali, menurunkan target harga Lyft dari $18 menjadi $15 dengan rekomendasi Hold. Penurunan ini disebabkan gangguan badai musim dingin, dampak integrasi akuisisi Freenow, dan kenaikan biaya bahan bakar yang menekan margin. Meski pertumbuhan operasional kuat di Q4 2025 dengan jumlah pengguna aktif dan pemesanan naik, Lyft melewatkan estimasi pendapatan karena biaya hukum dan regulasi. Saham turun 31% di 2026, dan pandangan hati-hati Truist menyoroti tekanan margin jangka pendek, bukan masalah fundamental. Investor perlu memantau hasil Q1 2026 dan tren biaya untuk tanda pemulihan atau tekanan berlanjut.