
Visa dan Mastercard melaporkan hasil kuartal 1 FY2026 yang lebih baik dari perkiraan berkat pengeluaran lintas batas yang kuat. Pendapatan Visa naik 14,6% menjadi $10,9 miliar, didorong oleh pertumbuhan 17% di segmen Pemrosesan Data yang memiliki margin tinggi, sementara pendapatan Mastercard meningkat 15,8% menjadi $8,4 miliar, didukung oleh kenaikan 22% pada Layanan Bernilai Tambah. Visa fokus pada pengembangan platform Visa as a Service, sedangkan Mastercard menekankan pertumbuhan dalam perdagangan agen dan solusi stablecoin. Meskipun valuasi keduanya mirip, pertumbuhan layanan Mastercard yang lebih tinggi dan penurunan saham baru-baru ini membuatnya lebih menarik untuk dibeli, meski Visa tetap pilihan defensif. Investor akan mengamati pertumbuhan pemrosesan data Visa dan dampak litigasi, serta apakah inisiatif baru Mastercard berhasil.