
ETF Uranium Global X (URA) diperkirakan akan rebound setelah bergerak datar akibat gangguan pasokan sementara dan peristiwa geopolitik. Permintaan jangka panjang didukung oleh pusat data AI, embargo AS terhadap uranium Rusia, ekspansi reaktor China, kebijakan nuklir Uni Eropa, dan kontrak yang akan berakhir antara 2028-2032. Meski ada tantangan jangka pendek seperti pemotongan produksi dan gangguan alam, permintaan struktural uranium tetap kuat dengan kesenjangan pasokan besar yang menunjukkan target harga sekitar $129, mendekati level sebelum Fukushima.