
Rancangan undang-undang baru di Washington, D.C. bertujuan mengizinkan kendaraan otonom tanpa sopir, memicu pertarungan regulasi antara Uber dan Waymo. Uber menentang rancangan ini karena khawatir akan menggusur pengemudi manusia dan memberi Waymo monopoli, serta mengusulkan model hibrida yang menggabungkan robotaksi dan pengemudi manusia dalam satu platform. Waymo mendukung rancangan tersebut dengan alasan dapat memungkinkan penerapan kendaraan otonom yang aman tanpa membatasi perusahaan seperti Uber. Debat ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas di industri robotaksi dan tantangan regulasi di kota-kota lain.