
Twilio mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba kotor tertinggi dalam lebih dari tiga tahun, didorong oleh adopsi AI yang meningkatkan penggunaan produk dan pendapatan rata-rata per pengguna. Pendapatan operasional non-GAAP naik 31% secara tahunan, dengan arus kas bebas diperkirakan lebih dari $1 miliar pada 2026. Twilio juga memperbaiki alokasi modal dengan mengurangi kompensasi berbasis saham di bawah 10% dari pendapatan dan mengembalikan $1 miliar kepada pemegang saham melalui pembelian kembali saham. Perkembangan ini menunjukkan pergeseran positif menuju profitabilitas berkelanjutan dan potensi kenaikan nilai saham jika produk AI baru diterima pasar.