
Terminal ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg tidak memuat tanker minyak selama empat hari berturut-turut, kejadian yang belum pernah terjadi sejak konflik dimulai. Penghentian ini bisa menandakan kekurangan penyimpanan dan tanker, kemungkinan akibat blokade angkatan laut AS atau tumpahan minyak, yang berdampak pada pasokan dan harga minyak global. Dengan hingga 90% ekspor minyak Iran ke China, gangguan ini bisa memberi Presiden AS Trump keuntungan dalam pembicaraan mendatang dengan China. Situasi ini masih belum pasti dan akan terus dipantau untuk perkembangan lebih lanjut.