
CEO Byrna Technologies, Conn Davis, memaparkan 100 hari pertamanya dengan fokus memperluas jaringan ritel dari 900 ke 2.000 lokasi hingga akhir tahun dan meningkatkan konversi pelanggan lewat edukasi dan pengalaman produk yang lebih baik. Perusahaan mengubah strategi pemasaran dari fokus senjata ke keselamatan dan penggunaan nyata untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Prioritas operasional mencakup pengelolaan inventaris yang lebih ketat, efisiensi manufaktur, dan disiplin kas guna mendukung pertumbuhan yang dapat diskalakan. Byrna juga meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan pelanggan melalui kemitraan media baru dan strategi pemasaran yang diperbarui, dengan target margin kotor sekitar 62% dan perputaran inventaris yang lebih baik pada akhir tahun fiskal 2026.