
Starbucks melaporkan kenaikan penjualan toko yang sama secara global sebesar 6,2% untuk kuartal yang berakhir Maret, melampaui perkiraan kenaikan 4%. Strategi perusahaan menarik pelanggan dengan menu baru seperti ube macchiatos, layanan lebih cepat, dan program loyalitas yang diperbarui mendorong pertumbuhan ini. Setelah laporan penjualan yang kuat, Starbucks menaikkan proyeksi tahunannya, dan sahamnya naik lebih dari 5% dalam perdagangan setelah jam kerja. Momentum positif ini menunjukkan Starbucks berhasil mengembalikan pelanggan ke tokonya lebih cepat dari perkiraan.