
SolarEdge Technologies berhasil melipatgandakan harga sahamnya dalam setahun dengan beralih ke produksi domestik AS dan memanfaatkan insentif pajak dari Inflation Reduction Act (IRA). Margin kotor perusahaan naik menjadi 22% pada kuartal keempat 2025, didukung oleh permintaan yang pulih dan restrukturisasi operasional. Meski meraih pangsa pasar kuat dan arus kas bebas positif, SolarEdge menghadapi risiko dari rasio utang terhadap ekuitas yang tinggi sebesar 0,9 dan belum memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama. Saham ini direkomendasikan untuk dibeli dengan catatan investor harus memantau persediaan, utang, dan persaingan secara cermat.