
Snapchat semakin diakui sebagai platform iklan ritel yang kuat namun undervalued, dengan pertumbuhan signifikan dalam adopsi dan performa iklan. Inovasi seperti otomatisasi AI dan strategi bidding baru meningkatkan median pengembalian investasi iklan (iROAS) Snapchat menjadi $2,84, mengungguli platform sosial lain meski alokasi belanja iklan rendah. Platform ini juga menciptakan efek 'halo' yang meningkatkan pengembalian di seluruh campuran iklan pencarian dan sosial merek. Dengan audiens unik dan aktif merekomendasikan produk, Snapchat siap menarik lebih banyak pemasar ritel yang ingin menjangkau konsumen muda dan meningkatkan efisiensi pemasaran.