
Bitcoin diperkirakan akan memasuki siklus bullish besar akibat masalah likuiditas sistemik yang memaksa Federal Reserve memperluas neraca keuangannya. Indikator utama seperti gangguan pasar repo, jatuh tempo utang korporasi yang meningkat, dan cadangan bank minimum menunjukkan intervensi Fed segera terjadi. Ekspansi moneter ini, dengan pertumbuhan suplai uang M2 yang lebih cepat dari PDB, memicu inflasi aset, menjadikan Bitcoin dengan pasokan tetap dan keamanan tinggi sebagai lindung nilai unggul terhadap depresiasi mata uang fiat dan risiko sistemik dibandingkan altcoin dan aset tradisional. Analisis teknikal memproyeksikan Bitcoin bisa mencapai $157.000 secara nominal, dengan opsi investasi seperti ETF spot dan proxy leverage menawarkan potensi keuntungan besar.