
Harga minyak melonjak lebih dari 3% menjadi $93,92 per barel akibat ketegangan yang meningkat di Timur Tengah setelah serangan rudal dan drone yang terkait dengan Iran dan Kuwait. Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran atas keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting bagi aliran energi global. Saham Shell dan BP naik tipis sebagai respons. Meski pembicaraan gencatan senjata AS-Iran terus berjalan, serangan militer yang berlanjut dan konflik regional membuat pasar waspada terhadap resolusi yang bertahan lama dan potensi gangguan pasokan di masa depan.