
Perbedaan suku bunga obligasi antara AS dan internasional didorong oleh produktivitas AS yang lebih tinggi, menaikkan suku bunga netral dan mengurangi daya tarik obligasi asing bagi investor berbasis dolar AS. Gangguan seperti COVID-19 dan perang Iran sempat menyembunyikan tren ini, namun kini kembali muncul. Eropa dan Jepang menghadapi tantangan demografi dan produktivitas yang stagnan, kemungkinan menjaga suku bunga mereka mendekati nol, sementara biaya lindung nilai mengurangi hasil bagi investor AS di ETF obligasi internasional seperti BNDX. Pasar obligasi AS (BND) juga kurang menarik jika suku bunga tetap tinggi lebih lama, sehingga penulis memberi peringkat Hold untuk BND dan BNDX. Investor mungkin lebih baik membeli obligasi langsung daripada bertaruh pada pergerakan suku bunga melalui ETF ini.