
Laporan dari Sen. Elizabeth Warren mengungkapkan bahwa perubahan yang dilakukan pemerintahan Trump pada Consumer Financial Protection Bureau (CFPB) telah merugikan konsumen Amerika hingga Rp380 triliun. Sebagian besar kerugian berasal dari penghapusan batasan biaya keterlambatan kartu kredit dan biaya cerukan, mencapai Rp320 triliun. Sisanya sekitar Rp60 triliun berasal dari penghentian tindakan penegakan dan penyelesaian yang seharusnya memberikan bantuan kepada konsumen. Laporan ini muncul bersamaan dengan sidang Senat terkait arah CFPB dan pencalonan Brian Johnson sebagai pemimpin tetap lembaga tersebut.