
Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 15% atas impor produk polisilikon, bahan utama panel surya, untuk melindungi rantai pasok domestik dari kompetisi China. Langkah ini, bagian dari ketegangan dagang AS-China terkait chip dan energi, membuat saham tenaga surya AS naik, termasuk lonjakan 7% saham First Solar. Tarif ini diberlakukan berdasarkan Pasal 232 Undang-Undang Perluasan Perdagangan untuk memperkuat keamanan ekonomi dan nasional AS di sektor polisilikon. Tindakan ini menandakan upaya AS memperkuat rantai pasok dan bersaing dengan China di sektor teknologi dan energi.