
Harga minyak turun tajam dari $107 ke bawah $96 per barel karena harapan kesepakatan damai dalam konflik AS-Israel-Iran, menyebabkan saham BP dan Shell turun. Penurunan ini terjadi setelah berita tentang "nota kesepahaman" yang hampir selesai untuk mengakhiri perang, meski serangan AS terbaru ke Iran meningkatkan ketegangan kembali. Analis melihat gencatan senjata 48 hari sebagai tanda konflik mungkin segera berakhir, namun penurunan harga baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran terhadap pendapatan masa depan perusahaan minyak besar. Pasar akan terus memantau pembicaraan dan stabilitas regional untuk dampak lebih lanjut pada harga minyak dan saham energi.