
Royal Caribbean melaporkan hasil kuartal kedua yang sesuai ekspektasi namun menurunkan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun penuh dari 10% menjadi 9%, dengan ketidakpastian geopolitik sebagai faktor utama. Perusahaan juga mempersempit panduan hasil bersih ke depan dalam nilai tercatat, sementara tetap stabil dalam nilai konstan. Saham perusahaan tetap datar baru-baru ini, mencerminkan sentimen investor yang hati-hati di sektor kapal pesiar. Analis menilai saham Royal Caribbean sebagai 'tahan' pada level saat ini, menunjukkan potensi kenaikan yang terbatas untuk saat ini.