
Raymond James menaikkan target harga Valero Energy dari $215 menjadi $290 dengan rekomendasi Strong Buy. Mereka menyoroti keunggulan struktural Valero dalam mengolah minyak berat, efisiensi operasional yang tinggi, dan pertumbuhan dividen yang konsisten sebagai faktor utama. Target ini mengasumsikan margin penyulingan tetap tinggi dan proyek berjalan lancar hingga 2026, dengan potensi kenaikan sekitar 20% dari harga saat ini. Risiko utama adalah margin bisa turun jika ketegangan geopolitik mereda cepat.