
Raydium, bursa terdesentralisasi berbasis Solana, menemukan celah kode di program AMM V3 yang sudah tidak digunakan, memungkinkan peretas mencuri sekitar $1,34 juta dari lima pool likuiditas lama. Eksploitasi ini terjadi karena validasi token penyedia likuiditas yang lemah di kode lama, namun pengguna dan pool aktif tidak terdampak karena program rentan sudah tidak dipakai. Raydium berencana mengganti kerugian dari kasnya dan melakukan tinjauan keamanan menyeluruh pada program mainnet. Meski diretas, harga token Raydium naik sedikit, meski serangkaian peretasan DeFi lain menimbulkan kekhawatiran soal keamanan.