
Para pemimpin energi Eropa dari Shell, TotalEnergies, dan Enquest memperingatkan potensi krisis pasokan energi akibat ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu akses Selat Hormuz. Harga minyak mentah melonjak hampir 40%, mendekati $120 per barel, memicu langkah darurat di Asia dan kekhawatiran yang meluas ke Eropa. Pemerintah merespons dengan pembatasan bahan bakar, subsidi, dan pelepasan cadangan minyak, namun tantangan tetap ada karena permintaan dari Asia dan Eropa meningkat bersamaan. Situasi ini menegaskan pentingnya keamanan energi bagi keamanan nasional di tengah risiko geopolitik yang berlanjut.