
Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti pada Mei 2026, dengan empat pemain Portugal menjadi tulang punggung tim. Strategi PSG yang mengandalkan bakat Portugal ini juga memperkuat peluang Portugal di Piala Dunia 2026. Selain itu, PSG menggabungkan keterlibatan kripto lewat token fan $PSG dan strategi treasury Bitcoin, meski token fan masih menghadapi tantangan dalam memberikan nilai ekonomi nyata bagi pemegangnya selain hak suara minor dan pengalaman eksklusif.