
Saham biasa Prospect Capital kurang menarik karena penurunan nilai aset bersih (NAV), pemotongan dividen, dan dilusi akibat penerbitan saham baru. Namun, saham preferen Seri A menawarkan hasil 8,07% yang sepenuhnya didukung oleh pendapatan investasi bersih dan diperdagangkan dengan diskon 35% dari nilai penebusan. Dividen saham biasa tidak sepenuhnya tertutup jika memperhitungkan saham preferen, tetapi pembayaran kupon preferen aman. Tingkat hasil ini mencerminkan risiko kredit yang lebih tinggi dalam portofolio Prospect Capital, menjadikan saham preferen pilihan pendapatan yang lebih stabil dibanding saham biasa.