
Saham Chevron naik lebih dari 40% dalam setahun terakhir, didukung produksi dan arus kas rekor meski laba sedikit meleset. Perusahaan diuntungkan dari kenaikan harga minyak, terutama Brent yang melampaui $100 per barel awal 2026, serta upaya pengurangan biaya. Analis merekomendasikan tahan saham dengan target harga 12 bulan $202,62, mencerminkan nilai wajar dan dividen 3,46%. Kenaikan masa depan tergantung pada harga minyak tinggi yang berkelanjutan dan keberhasilan proyek baru seperti Guyana dan produksi lepas pantai Teluk Amerika.