
Playboy Inc. melaporkan hasil kuartal pertama yang solid, ditandai dengan pemulihan unit lingerie Honey Birdette dan EBITDA yang dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Meski ada perbaikan operasional, saham perusahaan turun 13% karena pendapatan lisensi menurun akibat strategi keluar dan keraguan terhadap kekuatan merek serta kualitas mitra lisensi. Valuasi menguat dan leverage membaik, namun investor masih berhati-hati karena arah strategi dan komunikasi yang kurang jelas, terutama terkait rencana CEO Ben Kohn untuk Honey Birdette dan merek inti Playboy. Perusahaan menunjukkan potensi keuntungan, tapi butuh strategi yang lebih jelas untuk mengembalikan kepercayaan investor.