
Bank of America memprediksi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan sebagian di AS akan meningkatkan konsumsi bir dan minuman ringan, memberikan dorongan penjualan sementara bagi perusahaan minuman. Berdasarkan data Piala Dunia 1994 di AS, BofA memperkirakan tambahan permintaan bir sekitar 0,8 juta barel dan kenaikan signifikan penjualan minuman ringan, terutama menguntungkan Coca-Cola karena status sponsor dan visibilitas mereknya. Acara ini juga diperkirakan meningkatkan pariwisata dan pertumbuhan penjualan ritel pada Juni dan Juli, menjadikannya katalis pemasaran kuat bagi Coca-Cola tahun ini.