
Petrobras menginvestasikan $20 miliar setiap tahun untuk menambah kapasitas produksi 675.000 barel per hari menggunakan FPSO tanpa menaikkan utang. Perusahaan mendukung dividen 7% yang berkelanjutan dengan hasil arus kas bebas dua digit, memprioritaskan dividen daripada pembelian kembali saham sambil mengurangi leverage. Meskipun kinerja Petrobras menurun akibat harga minyak yang turun setelah ketegangan geopolitik mereda, profitabilitasnya tetap solid pada harga minyak $70 per barel. Risiko utama adalah volatilitas harga minyak yang bisa mempengaruhi hasil di masa depan jika harga turun lebih jauh.