
Meski harga minyak mentah melonjak akibat perang AS-Israel dengan Iran, Exxon Mobil dan Chevron melaporkan penurunan laba pada kuartal terakhir. Konflik ini menyebabkan keterlambatan besar dalam aliran minyak dan gas, dengan banyak barel terjebak di Teluk Persia dan gangguan pengiriman yang memengaruhi penjualan. Bahkan setelah Selat Hormuz dibuka kembali, butuh waktu berbulan-bulan untuk rantai pasokan kembali normal, yang akan terus memengaruhi pendapatan perusahaan-perusahaan ini dalam waktu dekat.